Preview: Argentina vs Iran, Kembali ke Pakem
Editor Bolanet | 19 Juni 2014 19:48
- akan kembali memainkan formasi 4-3-3 yang selama ini menjadi pakem mereka saat menghadapi , Sabtu (21/6) malam. Dengan bermain ofensif, Argentina berharap bisa meraup poin penuh dan memastikan tiket ke babak 16 besar.
Kemenangan di laga ini akan membawa Argentina semakin dekat dengan tiket 16 besar meski masih harus menunggu hasil di laga Grup F. Sementara bagi Iran, raihan poin bakal menjaga asa mereka untuk tetap bertahan di ajang Piala Dunia kali ini.
Dalam upaya meraih poin penuh Argentina meninggalkan formasi tiga bek yang gagal menampakkan hasil di laga sebelumnya. Sebagai gantinya, formasi yang lebih menyerang bakal memburu gol ke gawang Iran sejak menit awal.
Pada sesi latihan terakhir, Maxi Rodriguez ditempatkan di lini tengah. Jika dimainkan sebagai starter, Fernando Gago sepertinya harus mengawali laga dari bangku cadangan.
Gonzalo Higuain sebelumnya sudah berkutat dengan cedera. Tetapi setelah bermain selama 45 menit tanpa masalah melawan Bosnia, besar kemungkinan ia akan kembali menempati posisi starter menemani Lionel Messi dan Sergio Aguero.
Sementara Iran sedikit mengejutkan banyak orang dengan hasil imbang 0-0 melawan Nigeria di laga pertama. Barisan pertahanan Iran berhasil membuat frustasi barisan penyerang lawan. Bahkan Iran sempat balik membahayakan melalui serangan balik dan bola mati.
Carlos Queiroz bakal mempertahankan gaya permainan Iran di laga pertama saat melawan tim yang lebih kuat, Argentina. Dengan alasan itu, besar kemungkinan ia akan menurunkan komposisi pemain yang sama seperti di laga perdana. (bola/mac)
Kemenangan di laga ini akan membawa Argentina semakin dekat dengan tiket 16 besar meski masih harus menunggu hasil di laga Grup F. Sementara bagi Iran, raihan poin bakal menjaga asa mereka untuk tetap bertahan di ajang Piala Dunia kali ini.
Dalam upaya meraih poin penuh Argentina meninggalkan formasi tiga bek yang gagal menampakkan hasil di laga sebelumnya. Sebagai gantinya, formasi yang lebih menyerang bakal memburu gol ke gawang Iran sejak menit awal.
Pada sesi latihan terakhir, Maxi Rodriguez ditempatkan di lini tengah. Jika dimainkan sebagai starter, Fernando Gago sepertinya harus mengawali laga dari bangku cadangan.
Gonzalo Higuain sebelumnya sudah berkutat dengan cedera. Tetapi setelah bermain selama 45 menit tanpa masalah melawan Bosnia, besar kemungkinan ia akan kembali menempati posisi starter menemani Lionel Messi dan Sergio Aguero.
Sementara Iran sedikit mengejutkan banyak orang dengan hasil imbang 0-0 melawan Nigeria di laga pertama. Barisan pertahanan Iran berhasil membuat frustasi barisan penyerang lawan. Bahkan Iran sempat balik membahayakan melalui serangan balik dan bola mati.
Carlos Queiroz bakal mempertahankan gaya permainan Iran di laga pertama saat melawan tim yang lebih kuat, Argentina. Dengan alasan itu, besar kemungkinan ia akan menurunkan komposisi pemain yang sama seperti di laga perdana. (bola/mac)
1 dari 6 halaman
Perkiraan Susunan Pemain

Iran (4-2-3-1): Haghighi; Pooladi, Sadeqi, Hosseini, Montazeri; Teymourian, Nekounam; Dejagah, Hajsafi, Heydari; Ghoochanneijhad.
2 dari 6 halaman
Data dan Fakta

- Ini adalah pertemuan perdana antara Argentina dan Iran di pentas Piala Dunia.
- Satu-satunya pertemuan kedua tim terjadi pada 22 Maret 1977 di Madrid dalam laga uji coba yang berakhir dengan hasil imbang 1-1.
- Satu-satunya lawan Iran yang berasal dari Amerika Selatan adalah ketika kalah 4-1 melawan Peru di tahun 1978.
- Argentina sudah memenangkan 10 dan kalah hanya sekali dalam 13 laga Piala Dunia terakhir, dua laga lainnya berakhir imbang. Sepanjang laga itu, Argentina sudah mencetak 26 gol dan hanya kebobolan 5 gol.
- Argentina sudah meraih 5 kemenangan di 6 laga Piala Dunia terakhir, dengan kekalahan telak 0-4 dari Jerman di Piala Dunia 2010 sebagai satu-satunya pengecualian.
- Lionel Messi mencetak satu gol di satu laga Piala Dunia 2014, tetapi jumlah ini sudah sama dengan total gol yang dicetaknya pada 8 laga Piala Dunia 2006 dan 2010 digabungkan.
- Iran hanya mencatatkan sekali menang pada 10 laga terakhir mereka di Piala Dunia (3 imbang dan 6 kali kalah). Satu-satunya kemenangan adalah saat melawan Amerika Serikat pada tahun 1998 dengan skor 2-1.
- Argentina gagal mencatatkan clean sheet pada tiga laga Piala Dunia terakhir, terakhir kali mereka gagal mencatatkan clean sheet secara beruntun terjadi di edisi 1982/86.
- Dua gol terakhir yang dicetak Iran di Piala Dunia berawal dari tendangan pojok (keduanya terjadi di edisi 2006).
- Lima dari 9 gol terakhir Iran yang bersarang di gawang Iran berasal dari sundulan.
3 dari 6 halaman
Head to Head

Satu-satunya pertemuan kedua tim terjadi pada 22 Maret 1977 di Madrid dalam laga uji coba yang berakhir dengan hasil imbang 1-1.
4 dari 6 halaman
Lima Laga Terakhir Kedua Tim

- 19/11/13 Argentina 2 - 0 Bosnia-Herzegovina (Uji Coba)
- 06/03/14 Rumania 0 - 0 Argentina (Uji Coba)
- 05/06/14 Argentina 3 - 0 Trinidad dan Tobago (Uji Coba)
- 08/06/14 Argentina 2 - 0 Slovenia (Uji Coba)
- 16/06/14 Argentina 2 - 1 Bosnia-Herzegovina (Piala Dunia)
- 18/05/14 Iran 0 - 0 Belarusia (Uji Coba)
- 26/05/14 Montenegro 0 - 0 Iran (Uji Coba)
- 30/05/14 Iran 1 - 1 Angola (Uji Coba)
- 09/06/14 Trinidad dan Tobago 0 - 2 Iran (Uji Coba)
- 17/06/14 Iran 0 - 0 Nigeria (Piala Dunia)
5 dari 6 halaman
Komparasi Skuat

- Rata-rata umur skuat: 28,5
- Termuda: 24 (M. Rojo)
- Tertua: 33 (H. Campagnaro)
- Pemain di bawah 21 tahun: -
- Rata-rata umur skuat: 27,9
- Termuda: 20 (A. Jahanbakhsh)
- Tertua: 33 (R. Ahmadi)
- Pemain di bawah 21 tahun: 1
6 dari 6 halaman
Prediksi

Menghadapi Iran, Argentina akan kembali ke formasi pakem mereka, 4-3-3 dengan menekan pertahanan Iran sejak menit awal. Sementara Iran harus mati-matian untuk menahan serangan Argentina jika ingin kembali mencatatkan hasil clean sheet. Bola.net memprediksi Argentina akan meraih kemenangan 2-0 di akhir laga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi PSG vs Lyon 27 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 24 Oktober 2026, 15:00
-
Prediksi Barcelona vs Madrid 26 Oktober 2026
Liga Spanyol 24 Oktober 2026, 14:14
-
Prediksi Udinese vs Milan 26 Oktober 2026
Liga Italia 24 Oktober 2026, 13:12
-
Prediksi Lecce vs Juventus 26 Oktober 2026
Liga Italia 24 Oktober 2026, 12:05
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



