Preview: Slovakia Siap Kejutkan Belanda
Editor Bolanet | 28 Juni 2010 14:05
Belanda, yang lolos tanpa cela dari fase grup, memang merupakan salah satu tim yang diunggulkan di Piala Dunia kali ini. Simak saja, di fase grup, tim Oranje meraih nilai sempurna dengan mencatat rekor selalu menang.
Tak hanya mempertahankan kemenangan, permainan anak asuh Bert van Marwijk ini menunjukkan grafik yang meningkat dalam setiap laga mereka.
Bagi Belanda, tentu tidak sulit untuk menunjukkan permainan cepat nan memikat, sebagaimana ciri khas mereka. Apalagi, mereka memiliki sejumlah pemain dengan kualitas mumpuni macam Wesley Sneijder, Robin van Persie, Rafael van der Vaart, dan juga Arjen Robben, yang telah pulih dari cederanya. Tentulah bakal sangat mudah bagi mereka untuk melibas tim manapun, apalagi 'hanya' tim sekelas Slovakia.
Namun, Slovakia bukanlah tim yang berpredikat 'hanya'. Lihat saja penampilan mereka di fase penyisihan grup. Memang, mereka tampil kurang meyakinkan melawan Selandia Baru, dan Paraguay. Namun, di laga penentuan, melawan sang juara bertahan, Italia, mereka tampil menggila dan menggagalkan peluang Azzurri lolos ke Babak 16 Besar.
Untuk urusan amunisi, Slovakia memang memiliki beberapa pemain yang menonjol. Di lini belakang, mereka mengandalkan kokohnya bek , Martin Skrtel. Sementara, kreativitas gelandang , Marek Hamsik menjadi jaminan bakal mengalirnya umpan-umpan matang pada Robert Vittek di lini depan. Namun, sejatinya permainan Slovakia merupakan permainan kolektif. Semua pemain menjadi bagian mekanisme serangan yang diracik oleh sang pelatih, Vladimir Weiss.
Justru, di sinilah kelebihan Slovakia. Semua pemain bisa saja menjadi pencetak gol, yang harus diawasi secara cermat oleh lawan-lawannya.
Hal ini, bukan tidak diketahui oleh Van Marwijk. Arsitek Oranje ini mewanti-wanti agar anak asuhnya tidak memandang sebelah mata pada Slovakia. "Mereka adalah lawan yang tangguh. Kami tidak boleh lengah dan memandang enteng mereka," ungkapnya.
Senada dengan sang pelatih, penyerang Belanda, Robin van Persie, juga menegaskan bahwa Slovakia merupakan lawan yang sangat berbahaya. "Mereka memiliki semangat bermain yang luar biasa. Mereka telah menunjukkan hal tersebut dalam laga melawan Italia. Itu merupakan hasil yang sangat bagus bagi mereka."
Sementara, penyerang Slovakia, Robert Vittek,menyatakan bahwa mereka termotivasi kemenangan atas Italia, dan akan membawa motivasi ini sebagai tambahan amunisi untuk menghadang laju Belanda. "Sebelumnya, kami tidak bisa bermimpi lolos ke Babak 16 Besar. Saya sangat bangga, kami bisa mencapai hal ini," ujarnya.
"Jelas, Belanda lebih difavoritkan dalam laga ini. Namun, kami berusaha keras memberi perlawanan pada mereka. Toh, kami tampil tanpa beban apapun," tegas Vittek.
Memang, nyaris semua orang menjagokan Belanda. Namun, siapa bisa menutup peluang Slovakia mampu tampil seperti Turki di Piala Dunia 2002, atau Kroasia di Piala 1998. Yang jelas, ajang Piala Dunia selalu memberi kesempatan bagi tim kuda hitam untuk memberi kejutan. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:04
-
Man of the Match Tottenham vs Atletico Madrid: Xavi Simons
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:00
-
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Bayern dan Barcelona Menggila
Liga Champions 19 Maret 2026, 06:12
-
Daftar 8 Tim Lolos ke Perempat Final Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 19 Maret 2026, 06:01
-
Man of the Match Bayern Munchen vs Atalanta: Harry Kane
Liga Champions 19 Maret 2026, 05:58
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 19 Maret 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










