Gol ke-900 Lionel Messi Tak Cukup: Inter Miami Tersingkir Dramatis dari Nashville di CONCACAF Champions Cup

Gol ke-900 Lionel Messi Tak Cukup: Inter Miami Tersingkir Dramatis dari Nashville di CONCACAF Champions Cup
Aksi Lionel Messi pada laga 16 Besar CONCAF Cup 2025/2026 pada laga Inter Miami vs Nashville, Kamis (19/3) pagi WIB (c) AP Photo/Marta Lavandier

Bola.net - Inter Miami harus menelan pil pahit pada leg kedua babak 16 Besar CONCACAF Champions Cup 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Nashville FC, Kamis (19/3) pagi WIB.

Hasil tersebut membuat agregat menjadi 1-1. Pada leg pertama, kedua tim bermain tanpa gol di markas Nashville.

Namun, Inter Miami harus tersingkir. Nashville FC berhak melaju ke perempat final berkat keunggulan gol tandang.

Situasi ini menjadi pukulan telak. Terlebih, laga tersebut juga diwarnai momen bersejarah dari Lionel Messi.

Gol ke-900 Messi, Momen Bersejarah yang Terasa Hampa

Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai pemain luar biasa. Ia mencetak gol ke-900 dalam karier profesionalnya pada laga ini.

Gol tersebut lahir cepat, tepatnya pada menit ketujuh. Messi menerima umpan pendek dari Sergio Reguillon sebelum melakukan penetrasi ke kotak penalti.

Dengan kontrol rapat, Messi melewati tekanan lawan. Ia kemudian melepaskan tembakan yang melewati sela kaki Jeisson Palacios.

Kiper Brian Schwake sudah berusaha mengantisipasi. Namun, bola tetap meluncur masuk dan membawa Inter Miami unggul 1-0.

Nashville Bangkit, Inter Miami Tumbang karena Detail Kecil

Keunggulan Inter Miami tidak bertahan lama. Nashville mulai meningkatkan intensitas permainan dan tampil lebih agresif.

Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Cristian Espinoza mencetak gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol ini menjadi penentu nasib kedua tim. Dengan agregat imbang, Nashville unggul karena mencetak gol di kandang lawan.

Bagi Inter Miami, ini adalah kegagalan yang terasa menyakitkan. Messi boleh mencatat sejarah, tetapi timnya tetap harus tersingkir secara dramatis.