Profil Czeslaw Michniewicz: Pelatih 'Local Pride' yang Pimpin Polandia di Piala Dunia 2022
Serafin Unus Pasi | 17 Oktober 2022 21:03
Bola.net - Timnas Polandia punya modal kuat untuk berjalan jauh di Piala Dunia 2022. Selain kehadiran sang kapten Robert Lewandowski, Polandia juga punya sosok pelatih berpengalaman Czeslaw Michniewicz.
Michniewicz bukanlah nama asing bagi sepak bola Polandia. Pasalnya pelatih berusia 52 tahun ini punya riwayat karier kepelatihan yang cukup panjang di level klub maupun timnas Polandia.
Penunjukan Michniewicz oleh timnas Polandia bukan tanpa alasan yang jelas. Pengalaman Michniewicz selama dua dekade di sepak bola Polandia bisa mengenalkan filosofi bermain khas mereka di Piala Dunia 2022 nanti.
Pelatih ‘Local Pride’ ini akan memadukan materi pemain bintang Polandia dengan pengalamanya melatih tim-tim lokal Liga Polandia. Mari kita simak profil Czeslaw Michniewicz yang akan pimpin timnas Polandia di Piala Dunia 2022.
Karier Kepelatihan: Full Polandia
Label pelatih ‘Local Pride’ memang layak disematkan bagi pelatih Polandia, Czeslaw Michniewicz. Mengawali karier sebagai pelatih pada musim 2001/2002, Michniewicz menghabiskan dua dekade waktu melatihnya di Polandia.
Terhitung ada 11 tim lokal Polandia yang pernah merasakan jasa pelatih kelahiran Byarozawka ini. Legia Warsawa dan Zaglebie Lubin menjadi tim tersukses Michniewicz semasa menjadi pelatih.
Michniewicz berhasil membawakan masing-masing satu gelar Liga Polandia bagi kedua tim tersebut. selain itu, Michniewicz juga sukses kala menangani Lech Poznan dengan memberikan satu gelar Piala Polandia dan Piala Super Polandia.
Di level timnas, Michniewicz baru diangkat sebagai pelatih Polandia pada Januari 2022. Meskipun begitu, Michniewicz berhasil membawa timnas Polandia melaju ke Piala Dunia 2022 dengan menyingkirkan Swedia di babak Play-Off.
Michniewicz juga bukan nama baru di timnas Polandia. Pasalnya Michniewicz pernah melatih Polandia U-21 selama tiga musim sejak 2017 hingga 2022.
Karier Pemain Michniewicz
Sama seperti karier kepelatihannya, Michniewicz juga menghabiskan waktunya sebagai pemain di Liga Polandia. Semasa menjadi pemain, Michniewicz merupakan pemain yang berposisi sebagai kiper.
Ini tentu saja menarik, mengingat rata-rata pelatih biasanya lahir dari posisi diluar kiper. Namun itu tak menggetarkan semangat Michniewicz untuk membawa Polandia berjalan jauh di Piala Dunia 2022. Terlebih lagi Michniewicz punya target berat untuk membawa Polandia lolos dari Fase Grup C.
Michniewicz awalnya memperkuat Ossa Biskupiec sebelum akhirnya pindah ke Baltyk Gdynia di musim 1990/1991. Di musim 1993/1994 ia kembali berpindah tim setelah tiga musim di Baltyk Gdynia.
Tiga musim pasca kepindahannya dari Baltyk Gdynia ke Polonia Gdansk, Michniewicz kembali pindah ke tim Amica Wronki. Michniewicz pun memutuskan pensiun sebagai pemain pada musim 2001/2002 di Amica Wronki setelah lima musim di sana
Strategi dan Taktik Michniewicz
Bermodalkan materi pemain yang cukup dalam, Michniewicz punya banyak pilihan dalam menentukan strategi dan taktik bagi Polandia. Dari delapan laga yang dijalani Michniewicz di timnas Polandia, ia telah memakai lima formasi yang berbeda.
Hingga saat ini pun Michniewicz masih mencari pakem terbaiknya di timnas Polandia. Namun sepanjang karier kepelatihannya, Michniewicz dominan menggunakan formasi 3-4-2-1 di setiap tim yang ditanganinya.
Formasi ini juga sudah dua kali dipakai Michniewicz di timnas Polandia. Kala itu Michniewicz memakainya saat bermain imbang 1-1 di laga persahabatan melawan Skotlandia dan kalah 2-0 di UEFA Nations saat melawan Belanda.
Namun di laga terakhir Polandia, Michniewicz mencoba formasi 3-5-2 saat menang 1-0 atas Wales di ajang UEFA Nations. Michniewicz terlihat mencoba memaksimalkan melimpahnya striker berkualitas yang dimiliki Polandia.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Gattuso Latih Italia: Akui 'Copy Paste' Taktik Marcello Lippi
Piala Dunia 25 Desember 2025, 07:15
-
Ranking FIFA Desember 2025: Spanyol Bertahan di Puncak, Malaysia Alami Penurunan Terbesar
Piala Dunia 22 Desember 2025, 18:53
-
Portugal Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo? Itu Pandangan Keliru!
Piala Dunia 19 Desember 2025, 09:58
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










