Kisah Swedia, Kepahlawanan Gyokeres, dan Sihir Graham Potter: Dari Juru Kunci Kualifikasi, Kini Segel Tiket Piala Dunia 2026

Bola.net - Graham Potter baru saja menuntaskan misi besar bersama Timnas Swedia. Dalam lima bulan sejak ditunjuk sebagai pelatih baru, ia mengubah tim yang terpuruk di babak kualifikasi menjadi peserta di putaran final Piala Dunia 2026. Kepastian itu diraih setelah Swedia mengalahkan Polandia 3-2 pada final playoff, Rabu (1/4/2026) dini hari tadi WIB.
Keberhasilan ini terasa mengejutkan jika melihat catatan sebelumnya. Swedia menutup fase grup kualifikasi sebagai juru kunci tanpa kemenangan. Namun, mereka mendapat kesempatan lewat jalur playoff berkat status juara grup di UEFA Nations League 2024-25.
Perubahan terjadi cepat sejak Jon Dahl Tomasson dipecat pada Oktober tahun lalu. Pada masanya, pertahanan man-to-man dinilai rapuh dan komunikasi tim kurang baik.
Potter membawa pendekatan yang lebih tenang. Ia juga langsung menarik simpati publik dengan menggunakan bahasa Swedia dalam konferensi pers.
Kini, tim yang sempat kalah dari Luksemburg di laga uji coba itu berhasil lolos ke Piala Dunia 2026. Kemenangan atas Polandia bukan hanya soal tiket ke putaran final. Hasil itu juga menjadi balasan atas kekalahan dari lawan yang sama di playoff Piala Dunia 2022.
Perubahan di Ruang Ganti Swedia

Perubahan paling terasa di era Potter adalah suasana tim yang lebih harmonis. Ketegangan antara pemain dan staf pelatih yang sebelumnya muncul kini sudah hilang. Lingkungan yang lebih positif membuat pemain tampil lebih lepas.
Kekuatan mental terlihat saat menghadapi Ukraina di semifinal playoff. Swedia menang 3-1 lewat hattrick Viktor Gyokeres meski hanya menguasai 32 persen bola. Mereka bermain efektif dan disiplin, berbeda dari performa saat fase grup.
Saat melawan Polandia, ujian mental kembali datang. Swedia dua kali kebobolan setelah unggul. Namun, mereka tetap tenang dan tidak kehilangan fokus. Tim mampu menunggu momen yang tepat untuk menyerang kembali.
Pujian dari Anthony Elanga

Kesuksesan ini tidak lepas dari kepemimpinan staf pelatih baru. Para pemain merasa lebih dihargai dan memahami peran masing-masing dengan jelas. Kebingungan taktik yang sebelumnya sering muncul kini tidak terlihat lagi.
"Kami punya pemain yang sangat bagus dan kepemimpinan yang kuat sejak mereka datang," kata Anthony Elanga kepada media Swedia.
Ia menambahkan bahwa suasana tim membuat pemain kembali menikmati permainan. Kerja sama tim menjadi kunci kemenangan atas Polandia.
"Kami sangat menghargai mereka. Kami bertahan bersama dan menyerang bersama. Itu yang paling penting," ujar Elanga.
Cerita Kepahlawanan Viktor Gyokeres

Final playoff di Stockholm berlangsung ketat hingga akhir. Saat skor 2-2 dan Polandia tampil menekan, Viktor Gyokeres mencetak gol pada menit ke-88. Gol itu memastikan kemenangan 3-2 bagi Swedia.
Sebelum menjadi penentu kemenangan di laga final playoff, cerita kepahlawanan Gyokeres sudah muncul lebih dulu di semifinal melawan Ukraina. Pada laga semifinal playoff itu, penyerang Arsenal tersebut mencetak tiga gol dalam kemenangan 3-1 Swedia atas Ukraina.
Kemenangan yang memastikan mereka satu langkah lagi untuk tampil di Piala Dunia 2026. Dan puncaknya adalah ketika melawan Polandia, di mana ia memastikan kemenangan lewat gol penentunya.
Sementara itu bagi Graham Potter, hasil ini menjadi pembuktian setelah kariernya di Liga Inggris bersama Brighton, Chelsea, dan West Ham bisa dikatakan tidak terlalu sukses.Terutama di 2 klub yang disebut terakhir.
Secara taktik, Potter melakukan penyesuaian. Ia mengubah formasi menjadi lima bek untuk meningkatkan stabilitas. Dibantu Andreas Georgson, Swedia tampil lebih pragmatis dan efektif dalam serangan balik.
Potter Siapkan Topi Koboi untuk Piala Dunia

Potter terlihat sangat emosional setelah pertandingan berakhir. Meski sempat kalah 1-4 dari Swiss di laga uji coba, federasi tetap memberinya kontrak hingga 2030. Kepercayaan itu kini terbayar.
Ia mengakui timnya belum tampil sempurna. Namun, hasil akhir menjadi hal terpenting di laga playoff.
"Kami tidak sempurna, tapi siapa yang peduli? Kami berangkat ke Piala Dunia. Saya bahkan tidak bisa menganalisisnya sekarang," ujar Potter dengan penuh emosi.
Ia juga bercanda ingin merayakannya dengan minum bir sebelum memikirkan turnamen. Potter menyebut perjalanan ini terasa spesial.
"Rasanya luar biasa. Saya akan minum bir dan berpikir, 'Wow, kita akan ke Dallas.' Saya harus membersihkan debu di topi koboi saya, bukan?" pungkasnya.
Keberhasilan ini semakin berarti karena Swedia tampil tanpa Alexander Isak dan Dejan Kulusevski yang cedera. Potter tentu akan berharap keduanya bisa pulih sebelum Piala Dunia 2026 dimulai pada Juni mendatang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 10 Agustus 2026 06:42Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund di Emirates Cup, 3 Poin Evaluasi untuk Arteta
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 17:20Arsenal Siap Cuci Gudang Demi Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 15 Agustus 2026 08:00Biar Pede dari Menit Pertama, Ini Strategi Grooming Simpel buat Pria Aktif
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 07:31Gabriel Martinelli Tak Tertarik Pindah ke Galatasaray
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 06:49Deadline Terlewati, Enzo Fernandez Dipastikan Tetap di Chelsea
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 06:31Davide Frattesi Resmi Gabung Lazio dari Inter dengan Status Pinjaman
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 05:39Konsorsium Jeff Bezos Beli Saham Minoritas Liverpool
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 15 Agustus 2026 08:07Gempa NTT Lebih Besar Pernah Terjadi 34 Tahun Lalu
-
Liputan6 15 Agustus 2026 07:47Gempa NTT, Dua Warga Dilaporkan Tewas Tertimpa Reruntuhan Gedung Pelabuhan Maumere
-
Liputan6 15 Agustus 2026 07:27Gempa 7,7 M Guncang Flores, Warga Lari Jauhi Pantai Saat Air Laut Surut
-
Liputan6 15 Agustus 2026 06:30Top 3: Prabowo Ungkap Arsitektur RAPBN 2027
-
Liputan6 15 Agustus 2026 06:00Saham TINS, SMGR dan GIAA Kompak Terbang Usai Pidato Prabowo
-
Liputan6 14 Agustus 2026 23:47Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324620/original/009900700_1786753562-Screenshot_2026-08-15_070022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324634/original/062727500_1786754832-287066.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324628/original/021405600_1786753620-286711.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323914/original/089450400_1786680755-pid6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755718/original/069568600_1778657615-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316292/original/041946800_1755231248-6.jpg)
