Profil Gerardo 'Tata' Martino: Dulu Pelatih Barcelona, Kini Pimpin Meksiko di Piala Dunia 2022
Serafin Unus Pasi | 7 Oktober 2022 19:09
Bola.net - Eks pelatih Barcelona, Gerardo 'Tata' Martino bakal memimpin timnas Meksiko di Piala Dunia 2022. Publik Meksiko tentunya akan berharap banyak padanya untuk bisa membawa El Tri bisa berbicara banyak di turnamen paling bergengsi di dunia sepak bola.
Gerardo Martino punya rekam jejak cukup bagus di sepakbola internasional. Dia menangani Meksiko pada 2019. Dan, beberapa bulan kemudian, El Tri menjuarai Piala Emas CONCACAF. Dia juga membawa Meksiko melanjutkan tradisi lolos ke Piala Dunia.
Sebelumnya, Tata Martino menggantikan posisi pelatih sementara Ricardo Ferretti yang menorehkan hasil sangat buruk yakni lima kali kalah dari enam laga uji coba terakhir bersama Meksiko. Untungnya, bersama pelatih asal Argenita itu, El Tri lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar sebagai runner-up Kualifikasi Zona CONCACAF.
Di Piala Dunia 2022 Meksiko masuk Grup C. Guilermo Ochoa dan kolega bakal bersaing dengan Argentina, Arab Saudi, dan Polandia. Tentunya, Tata Martino akan menyiapkan armada terbaiknya untuk bisa melangkah lebih jauh di kejuaraan tersebut.
Berikut profil Gerardo Martino yang siap bawa Meksiko bersinar di Piala Dunia 2022. Scroll ke bawah ya, Bolaneters.
Karier Bermain
Martino hanya sekali bermain untuk timnas Argentina, menghabiskan sebagian besar kariernya di Newell's Old Boys (1980-1991) sebagai gelandang, ia mencatat bermain sebanyak 509 pertandingan dan memenangkan tiga gelar liga. Di bawah asuhan Marcelo Bielsa kala itu, dia disulap yang sebelumnya menempati gelandang bertahan untuk lebih menyerang.
Setelah cukup pengalaman di Liga Argentina, Martino mencoba peruntungannya di Liga Spanyol dengan memperkuat klub Tenerife. Hanya satu musim ia mencoba sepak bola Spanyol, Martino kembali lagi ke Newell's Old Boys dan malang melintang di sepak bola Argentina sebelum mengakhiri karier di klub Chile, O'Higgins (1997).
Karier Pelatih
Gerardo Martino mengawali karier sebagai pelatih di klub divisi bawah, Brown de Arrecifes, pada 1998. Meski sebentar, pengalaman ini membuatnya semakin lancar sebagai pelatih.
Beberapa klub pernah ia tangani. Namun, kesuksesannya terlihat pada saat melatih Libertad. Berkat moncernya bersama klub tersebut, ia ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Paraguay pada 2006. Ternyata, sentuhannya mengesankan. Ia membawa Paraguay tampil di Piala Dunia 2010.
Setelah itu, musim 2013/2014, dia dipilih menggantikan Tito Vilanova sebagai pelatih Barcelona. Hanya semusim bersama Blaugrana, Martino juga sempat menukangi Argentina. Pada 2015, dia memimpin Argentina ke final Copa America, tapi kalah oleh tuan rumah Chile melalui adu penalti.
Karier Bersama Timnas Meksiko
Sejak menjadi arsitek timnas Meksiko dari tahun 2019, Tata Martino sudah memberi dampak positif. Ia berhasil memberikan gelar Piala Emas CONCACAF 2019 usai mengalahkan Amerika Serikat di final 1-0.
Selama tiga tahun membesut El Tri, Martino telah mencatatkan 61 pertandingan di berbagai ajang dengan mengemas 40 menang, 11 imbang, dan 10 kali kalah. Selain mempersembahkan Piala Emas, Tata Martino berhasil membawa timnas Meksiko lolos ke babak utama Piala Dunia 2022 nanti meskipun di babak kualifikasi, Hirving Lozano dan kolega sempat terseok-seok.
Formasi Andalan
Gaya melatih Tata Martino sendiri konon banyak terpengaruh oleh Bielsa. Sama seperti Pep Guardiola yang dulu menyempatkan diri terbang ke Argentina untuk menimba ilmu pada Bielsa, sesaat sebelum ditunjuk sebagai pelatih Barcelona.
Menggunakan skema 4-3-3, Martino menitik beratkan bermain cepat, pressing ketat, defense line yang tinggi, serta memiliki batas yang kabur antara bertahan dan menyerang. Seperti Pep, Martino menekankan bahwa setiap pemain harus terus bergerak untuk membentuk pola triangle passing, sehingga setiap pemain yang memegang bola akan memiliki tiga alternatif pemain yang bisa diumpan.
Tak ayal, sejauh ini Meksiko mampu ia buat menjadi tim yang patut diwaspadai dalam Piala Dunia 2022 nanti.
Torehan Prestasi
Prestasi Tata Martino di level klub dimulai pada saat mengasuh Libertad. Bersama klub asal Paraguay tersebut, ia berhasil juara liga pada 2002, 2003, dan 2006. Kemudian, ia berhasil mempersembahkan trofi bagi Atlanta United yaitu MLS Cup di tahun 2017/18.
Martino juga sempat sumbang gelar saat melatih Barcelona dengan meraih Piala Super Spanyol di tahun 2013/14 dan gelar terakhir yang diraih Tata Martino adalah bersama timnas Meksiko di ajang Piala Emas 2019.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 4 September 2026, 05:44
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Isenmulang FC 4 September 2026
Bola Indonesia 3 September 2026, 16:16
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




