PSSI dan Pemerintah Harus Satu Visi Terkait Olahraga dan Sikap Politik Internasional
Abdi Rafi Akmal | 7 April 2023 05:20
Bola.net - Intervensi politik yang hadir saat Indonesia hendak jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 membuat banyak pihak kecewa. PSSI dan pemerintah disarankan harus segera duduk bersama dan menyelaraskan visi terkait olahraga dan sikap politik internasional.
Piala Dunia U-20 2023 yang sebenarnya hanya tinggal dua bulan lagi terselenggara di Tanah Air akhirnya batal dilaksanakan. FIFA mencabut status tuan rumah dari Indonesia.
Gejolak di dalam negeri, berupa penolakan terhadap timnas Israel jadi alasan FIFA untuk tidak melanjutkan hajatan besar tersebut. Akibatnya, Indonesia disanksi administratif berupa pembatasan dana FIFA Forward ke PSSI.
Menurut komentator senior Mohamad Kusnaeni, kejadian semacam ini jangan sampai terulang. Untuk bisa mencegah hal tersebut, harus ada kesepemahaman antara berbagai pihak.
Duduk Satu Meja
Hal yang diminta oleh Kusnaeni adalah pembicaraan intens antara pemerintah, PSSI, serta organisasi olahraga lain mengenai hajatan olahraga internasional dengan sikap politik Indonesia.
"PSSI harus duduk satu meja dengan organisasi olahraga lainnya untuk membahas hal ini bareng pemerintah. Kita mau di posisi apa, bersaing secara regional atau puas dengan kondisi saat ini," ujar pria yang akrab disapa Bung Kus.
"Maksudnya, kalau kita mau menggelar hajatan besar olahraga internasional, posisi politiknya harus tegas," imbuh dia.
Apa yang terjadi di Piala Dunia U-20 2023 harus jadi pembelajaran. Pemerintah jangan sampai merusak kembali upaya keras PSSI untuk jadi tuan rumah.
"Jangan lagi kejadian seperti Piala Dunia U-20. Kasihan PSSI, sudah capek-capek bidding dan akhirnya berhasil, namun akhirnya gagal jadi tuan rumah karena penolakan berbagai elemen terhadap Israel," ujarnya.
"Mereka harus dibentengi menghadapi kasus-kasus ini ke depannya,” tambah dia lagi.
Politik dan Sepak Bola Harus Terpisah
Senada dengan Bung Kus, Akmal Marhali pun meminta agar politik dan sepak bola bisa dipisahkan. Pemerintah harus berkomitmen untuk menghindari intervensi politik serupa di acara serupa ke depannya.
"Jangan main-main lagi ke depan, pemerintah harus bisa meredam gejolak, memisahkan politik dan sepak bola. Jangan sampai terjadi lagi PDIP alias Piala Dunia Isinya Politik," kata Koordinator Save Our Soccer (SOS) ini.
"Apa yang terjadi kemarin, berkaitan dengan Piala Dunia U-20 memalukan. Beruntung lewat lobi-lobi yang ciamik, akhirnya FIFA tidak menghukum Indonesia dengan berat," sambungnya.
"Cuma ke depan kejadian lagi sulit buat kita berkelit. Pemerintah harus berkomitmen terhadap sepak bola, tidak dimasuki intervensi politik,” jelas dia lagi.
Coba Baca yang Ini Juga!
FIFA Sanksi Ringan Indonesia, Erick Thohir: Alhamdulillah
Hokky Caraka: Di Atas Lapangan, Timnas Indonesia U-20 adalah Pasukan Berani Mati!
Diserang Banyak Pihak Soal Batalnya Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, Ganjar Pranowo: Saya Minta M
Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Tanah Air, Justin Hubner dkk Tetap Berminat Bela Timnas Indonesia
Waketum Bantah Piala Dunia U-20 2023 Indonesia Gagal karena Perkara Infrastruktur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






