Resmi Dilantik Jadi Pelatih Baru Timnas Australia, Begini Ambisi Tony Popovic
Editor Bolanet | 24 September 2024 09:50
Bola.net - Tony Popovic telah berjanji untuk memberikan energi baru ke dalam permainan Timnas Australia setelah mendapat mandat menggantikan Graham Arnold sebagai pelatih kepala Socceroos.
Arnold secara mengejutkan mengundurkan diri setelah enam tahun memegang jabatan tersebut pada hari Jumat waktu setempat, menyusul awal yang buruk dalam kampanye Timnas Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kekalahan 1-0 di kandang sendiri dari Bahrain dan hasil imbang tanpa gol di Indonesia membuat Socceroos berada di urutan kelima dalam klasemen kualifikasi Piala Dunia Asia, dengan hanya dua peringkat teratas yang mendapat tempat otomatis di turnamen yang diikuti oleh 48 tim tersebut.
Sejak masuk ke manajemen, Popovic telah memenangkan gelar A-League Premiership bersama Western Sydney Wanderers dan Perth Glory, juga memimpin tim yang disebut pertama meraih gelar AFC Champions League pada tahun 2014.
Simak komentar Popovic di bawah ini.
Popovich Optimis
Mantan bek tengah Crystal Palace, Popovic, yang meraih 58 caps untuk Australia antara 1995 dan 2006, mengatakan bahwa ada cukup banyak talenta yang tersedia untuk mengubah nasib mereka.
"Melatih Socceroos mungkin merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya menantikan tantangan ini. Saya sangat senang dengan hal itu," ucap Popovic.
“Socceroos berada di posisi yang bagus. Musim ini belum dimulai dengan baik, tetapi saya tahu ada cukup waktu, ada cukup banyak pertandingan."
Rombak Gaya Main Australia
Debut Popovic membesut Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C adalah pertandingan kandang yang krusial melawan Tiongkok pada 10 Oktober. Mereka kemudian akan menghadapi laga tandang berat melawan Jepang lima hari kemudian.
"Tim mungkin terlihat sedikit datar. Saya rasa tidak perlu terlalu banyak untuk mengubah cara kami bermain," sambung Popovic.
"Kami akan melakukannya dengan energi, kami akan melakukannya dengan hasrat, dan melakukannya dengan kecepatan dan tipe permainan dinamis yang saya pikir akan dinikmati para pemain.”
Ambisi Popovic
Ekspektasi terhadap Timnas Australia telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dengan tim ini telah mencapai lima Piala Dunia berturut-turut dan maju ke babak 16 besar di Qatar 2022, lolos dari grup yang berisi Denmark dan Tunisia.
"Australia harus lolos ke Piala Dunia,” kata Popovich.
"Dua kali dalam lima kali terakhir, kami lolos secara otomatis, itu tidak mudah. Namun, apakah kami tidak boleh mengincar posisi pertama? Tidak, kami harus selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik.
“Selanjutnya, kami berharap lebih banyak dalam menghadapi babak kualifikasi. Itu bukanlah hal yang buruk. Harapkan lebih banyak dari saya.”
Sumber: Official Socceroos
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Asisten Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia usai Tahan Arab Saudi dan Australia: Daya Juang dan Mentalitas Luar Biasa
- Stastitik Perfoma Calvin Verdonk Lawan Australia: Bukan Cuma Tampilan Fisik yang Mirip Dani Carvajal, Mainnya Juga!
- Terbukti Efektif! Gemuruh Suporter Timnas Indonesia Sukses Bikin Australia Terganggu hingga Frustrasi
- Timnasnya Mati Kutu vs King Indo, Netizen Australia Geram: Lawan Kalian Itu Rank 133, Memalukan!
- 2 Poin Sudah Di Kantong, Ayo Timnas Indonesia Rebut 10 Poin Lagi!
- Deretan 'Korban' Shin Tae-yong, 5 Pelatih Dipecat atau Mundur Usai Lawan Timnas Indonesia
- Graham Arnold Mengakui Mundur dari Pelatih Australia Usai Hasil Imbang Lawan Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:16
-
Hasil Atalanta vs Bilbao: Comeback Dramatis, Athletic Menang 3-2 di Bergamo
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:45
-
Hasil Newcastle vs PSV: The Magpies Tampil Perkasa Menang Tiga Gol Tanpa Balas
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:24
-
Hasil Slavia Praha vs Barcelona: Drama Enam Gol, Blaugrana Menang 4-2 di Praha
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:20
-
Hasil Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo Bawa The Blues Raih Kemenangan Tipis
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Hasil Bayern vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane Jadi Pembeda di Allianz Arena
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







