Review: Belanda Bantai Juara Bertahan Spanyol
Editor Bolanet | 14 Juni 2014 03:49
- mengawali pertandingan pertama Grup B Piala Dunia 2014 dengan hasil yang fantastis setelah meraih kemenangan telak 5-1 atas juara bertahan di Arena Fonte Nova, Sabtu (14/06).
Pesta gol anak asuh Louis van Gaal ini disumbangkan oleh Robin van Persie (2 gol), Arjen Robben (2) dan Stefan de Vrij. Sedangkan Xabi Alonso memperkecil kedudukan untuk Spanyol.
Kedua tim bermain dengan tempo cepat dan intensitas yang tinggi. Jual beli serangan tersaji di awal pertandingan. Saat memasuki menit ketujuh Wesley Sneijder hampir saja membawa timnya andai sepakannya tak dimentahkan Iker Casillas.
Spanyol menampilkan permainan yang taktis. Sedangkan lawannya Belanda cenderung bermain sedikit keras. La Furia Roja mendapat hadiah penalti di menit ke-27 setelah Diego Costa dijatuhkan di kotak penalti. Xabi Alonso yang menjadi algojo tak kesulitan untuk menaklukkan Jasper Cillessen.
Belanda yang tertinggal satu gol mencoba meningkatkan serangan. Setelah beberapa kali terjebak perangkap offside, usaha mereka menyamakan kedudukan akhirnya menemui hasil di menit 44. Umpan lambung Daley Blind dari tengah lapangan langsung diselesaikan dengan cantik lewat sundulan oleh Robin Van Persie dan bola melewati Casillas.
Sampai wasit menghentikan babak pertama kedua tim tak mampu lagi menambah koleksi golnya. Kedua tim sementara ini harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Keluar dari kamar ganti Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang dan kendali permainan berada ditangannya. Belanda mencoba memanfaatkan situasi dengan mengandalkan serangan balik.
Alhasil Tim Oranye berhasil memimpin jalannya pertandingan di menit ke-53. Blind kembali menjadi aktor utama dengan mengirim umpan ke Arjen Robben. Pemain Bayern Munich itu sempat mengecoh pemain belakang Spanyol sebelum menjaringkan bola.
Sebelas menit berselang usaha Belanda untuk menambah gol ternyata masih belum tertutup rapat. Kali ini Stefan de Vrij membawa timnya menjauh setelah memanfaatkan situasi tendangan bebas.
David Silva sebenarnya sempat mencetak gol, namun wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena sudah berada di posisi offiside. Usaha mereka memperkecil kedudukan masih gagal.
Unggul tiga gol semakin tak membuat Belanda berpuas diri. Van Persie kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit 72 memanfaatkan blunder yang dibuat Casillas.
Pesta gol pasukan Van Gaal ini rupanya masih belum berakhir. Robben membuat keunggulan menjadi lima gol. Ia seorang diri memperdaya Gerard Pique, Sergio Ramos dan akhirnya Casillas.
Akhirnya Spanyol tak mampu lagi mengatasi perlawanan Belanda di sisa waktu yang ada. Sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor akhir 5-1 tetap bertahan. Dengan kemenangan ini Belanda berhasil menempati puncak klasemen Grup B dan selanjutnya akan bertemu .
Susunan Pemain Kedua Tim:
: Casillas; Azpilicueta, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Alonso, Xavi (Pedro 63'); Silva (Fabregas 78'), Iniesta, Costa (Torres 63').
: Cillessen; Janmaat, Vlaar, de Vrij (Veltman 77'), Martins Indi, Blind; de Jong, de Guzman (Wijnaldum 62'), Sneijder; Robben, van Persie (Lens 79'). (bola/ada)
Pesta gol anak asuh Louis van Gaal ini disumbangkan oleh Robin van Persie (2 gol), Arjen Robben (2) dan Stefan de Vrij. Sedangkan Xabi Alonso memperkecil kedudukan untuk Spanyol.
Kedua tim bermain dengan tempo cepat dan intensitas yang tinggi. Jual beli serangan tersaji di awal pertandingan. Saat memasuki menit ketujuh Wesley Sneijder hampir saja membawa timnya andai sepakannya tak dimentahkan Iker Casillas.
Spanyol menampilkan permainan yang taktis. Sedangkan lawannya Belanda cenderung bermain sedikit keras. La Furia Roja mendapat hadiah penalti di menit ke-27 setelah Diego Costa dijatuhkan di kotak penalti. Xabi Alonso yang menjadi algojo tak kesulitan untuk menaklukkan Jasper Cillessen.
Belanda yang tertinggal satu gol mencoba meningkatkan serangan. Setelah beberapa kali terjebak perangkap offside, usaha mereka menyamakan kedudukan akhirnya menemui hasil di menit 44. Umpan lambung Daley Blind dari tengah lapangan langsung diselesaikan dengan cantik lewat sundulan oleh Robin Van Persie dan bola melewati Casillas.
Sampai wasit menghentikan babak pertama kedua tim tak mampu lagi menambah koleksi golnya. Kedua tim sementara ini harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Keluar dari kamar ganti Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang dan kendali permainan berada ditangannya. Belanda mencoba memanfaatkan situasi dengan mengandalkan serangan balik.
Alhasil Tim Oranye berhasil memimpin jalannya pertandingan di menit ke-53. Blind kembali menjadi aktor utama dengan mengirim umpan ke Arjen Robben. Pemain Bayern Munich itu sempat mengecoh pemain belakang Spanyol sebelum menjaringkan bola.
Sebelas menit berselang usaha Belanda untuk menambah gol ternyata masih belum tertutup rapat. Kali ini Stefan de Vrij membawa timnya menjauh setelah memanfaatkan situasi tendangan bebas.
David Silva sebenarnya sempat mencetak gol, namun wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena sudah berada di posisi offiside. Usaha mereka memperkecil kedudukan masih gagal.
Unggul tiga gol semakin tak membuat Belanda berpuas diri. Van Persie kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit 72 memanfaatkan blunder yang dibuat Casillas.
Pesta gol pasukan Van Gaal ini rupanya masih belum berakhir. Robben membuat keunggulan menjadi lima gol. Ia seorang diri memperdaya Gerard Pique, Sergio Ramos dan akhirnya Casillas.
Akhirnya Spanyol tak mampu lagi mengatasi perlawanan Belanda di sisa waktu yang ada. Sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor akhir 5-1 tetap bertahan. Dengan kemenangan ini Belanda berhasil menempati puncak klasemen Grup B dan selanjutnya akan bertemu .
Susunan Pemain Kedua Tim:
: Casillas; Azpilicueta, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Alonso, Xavi (Pedro 63'); Silva (Fabregas 78'), Iniesta, Costa (Torres 63').
: Cillessen; Janmaat, Vlaar, de Vrij (Veltman 77'), Martins Indi, Blind; de Jong, de Guzman (Wijnaldum 62'), Sneijder; Robben, van Persie (Lens 79'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Yunani vs Belanda 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 15:09
-
Pau Cubarsi Pemain Istimewa, Dewasa Melampaui Usianya
Liga Spanyol 29 September 2026, 14:25
-
Prediksi Spanyol vs Kroasia 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 15:14
-
Prediksi Serbia vs Belanda 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 11:51
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



