Review: Belanda Lolos Dramatis!
Editor Bolanet | 30 Juni 2014 01:01
- berhasil melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2014 setelah menundukkan dengan skor 2-1 di Estadio Castelao, Minggu (30/06) malam.
Belanda sempat tertinggal terlebih dahulu lewat sepakan Giovani Dos Santos. Akhirnya pasukan Louis van Gaal berhasil membalikkan kedudukan melalui Wesley Sneijder dan tendangan penalti Klass-Jan Huntelaar.
Pertandingan babak pertama dimulai dengan tempo yang cukup sedang. Belanda bermain dengan sedikit bertahan sedangkan Meksiko tak takut untuk agresif menyerang.
Peluang pertama diperoleh Meksiko setelah pertandingan berjalan tiga menit. Miguel Layun mencoba tendangan jarak jauh namun arahnya masih melambung di atas mistar.
Belanda langsung membalas saat mencoba menjebol gawang Meksiko melalui percobaan Robin van Persie. Sneijder yang bergerak dari sisi kiri mengirim umpan silang ke arah Van Persie yang dijaga ketat tapi masih belum berbahaya buat kiper Guilermo Ochoa.
Setelah itu Meksiko terlihat aktif untuk menekan pertahanan Belanda. Sejumlah peluang mereka dapatkan melalui Giovani Dos Santos, Oribe Peralta, Carlos Salcido dan Hector Herrera tapi masih belum menemui sasaran.
Serupa dengan Meksiko, Belanda juga gagal menyelesaikan peluang dari Georginio Wijnaldum dan juga Van Persie. Saat wasit menghentikan babak pertama kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Keluar dari kamar ganti, Meksiko tak butuh waktu lama untuk mengambil inisiatif menyerang. Tiga menit berselang mereka berhasil mengungguli lawannya. Tendangan keras Giovani Dos Santos dari luar kotak penalti merobek gawang Oranje yang dikawal Jasper Cillessen.
Tertinggal satu gol membuat Belanda segera meningkatkan serangan. Ochoa kembali menunjukkan magisnya setelah berhasil mementahkan dua peluang matang dari Stefan De Vrij di menit 57' dan Arjen Robben saat memasuki menit ke 73'.
Belanda semakin terlihat frustrasi lantaran gencarnya serangan mereka selalu mentah di barisan pertahanan El Tri. Meksiko yang selalu tertekan praktis hanya bisa merapatkan barisan pertahanan dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Kemenangan Meksiko yang hanya tinggal dua menit waktu normal seketika pupus. Sneijder berhasil membuat papan skor menjadi imbang. Berawal dari sepak pojok Robben mengenai Klass-Jan Huntelar, bola hasil muntahan langsung disambar oleh Sneijder.
Memasuki masa injury time justru Belanda mendapatkan hadiah penalti setelah Robben dijatuhkan di kotak terlarang. Huntelaar yang menjadi algojo tak membuang peluang untuk membawa timnya berbalik unggul.
Setelah melakukan beberapa kali percobaan Meksiko akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan Belanda di sisa waktu yang ada. Saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk keunggulan Oranje masih tetap bertahan. Belanda akhirnya berhak melaju ke babak perempat final dan akan bertemu pemenang partai Kosta Rika vs .
: Cillessen; Verghaegh (Depay 56'), De Vrij, Vlaar; Kuyt, Wijnaldum, De Jong (Martins Indi 9), Blind; Sneijder; Van Persie (Huntelaar 76'), Robben.
: Ochoa; Rodriguez, Marquez, Moreno (Reyes 46'); Aguilar, Herrera, Salcido, Guardado, Layun; Dos Santos (J. Aquino 61'), Peralta (Hernandez').
: Pedro Proenca (Portugal). (bola/ada)
Belanda sempat tertinggal terlebih dahulu lewat sepakan Giovani Dos Santos. Akhirnya pasukan Louis van Gaal berhasil membalikkan kedudukan melalui Wesley Sneijder dan tendangan penalti Klass-Jan Huntelaar.
Pertandingan babak pertama dimulai dengan tempo yang cukup sedang. Belanda bermain dengan sedikit bertahan sedangkan Meksiko tak takut untuk agresif menyerang.
Peluang pertama diperoleh Meksiko setelah pertandingan berjalan tiga menit. Miguel Layun mencoba tendangan jarak jauh namun arahnya masih melambung di atas mistar.
Belanda langsung membalas saat mencoba menjebol gawang Meksiko melalui percobaan Robin van Persie. Sneijder yang bergerak dari sisi kiri mengirim umpan silang ke arah Van Persie yang dijaga ketat tapi masih belum berbahaya buat kiper Guilermo Ochoa.
Setelah itu Meksiko terlihat aktif untuk menekan pertahanan Belanda. Sejumlah peluang mereka dapatkan melalui Giovani Dos Santos, Oribe Peralta, Carlos Salcido dan Hector Herrera tapi masih belum menemui sasaran.
Serupa dengan Meksiko, Belanda juga gagal menyelesaikan peluang dari Georginio Wijnaldum dan juga Van Persie. Saat wasit menghentikan babak pertama kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Keluar dari kamar ganti, Meksiko tak butuh waktu lama untuk mengambil inisiatif menyerang. Tiga menit berselang mereka berhasil mengungguli lawannya. Tendangan keras Giovani Dos Santos dari luar kotak penalti merobek gawang Oranje yang dikawal Jasper Cillessen.
Tertinggal satu gol membuat Belanda segera meningkatkan serangan. Ochoa kembali menunjukkan magisnya setelah berhasil mementahkan dua peluang matang dari Stefan De Vrij di menit 57' dan Arjen Robben saat memasuki menit ke 73'.
Belanda semakin terlihat frustrasi lantaran gencarnya serangan mereka selalu mentah di barisan pertahanan El Tri. Meksiko yang selalu tertekan praktis hanya bisa merapatkan barisan pertahanan dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Kemenangan Meksiko yang hanya tinggal dua menit waktu normal seketika pupus. Sneijder berhasil membuat papan skor menjadi imbang. Berawal dari sepak pojok Robben mengenai Klass-Jan Huntelar, bola hasil muntahan langsung disambar oleh Sneijder.
Memasuki masa injury time justru Belanda mendapatkan hadiah penalti setelah Robben dijatuhkan di kotak terlarang. Huntelaar yang menjadi algojo tak membuang peluang untuk membawa timnya berbalik unggul.
Setelah melakukan beberapa kali percobaan Meksiko akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan Belanda di sisa waktu yang ada. Saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk keunggulan Oranje masih tetap bertahan. Belanda akhirnya berhak melaju ke babak perempat final dan akan bertemu pemenang partai Kosta Rika vs .
: Cillessen; Verghaegh (Depay 56'), De Vrij, Vlaar; Kuyt, Wijnaldum, De Jong (Martins Indi 9), Blind; Sneijder; Van Persie (Huntelaar 76'), Robben.
: Ochoa; Rodriguez, Marquez, Moreno (Reyes 46'); Aguilar, Herrera, Salcido, Guardado, Layun; Dos Santos (J. Aquino 61'), Peralta (Hernandez').
: Pedro Proenca (Portugal). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Ketika Inggris Keluarkan Kemampuan Terbaik dalam Situasi Paling Sulit
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:13
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











