Review: Bungkam Italia, Brasil Sukses Puncaki Grup A
Editor Bolanet | 23 Juni 2013 04:09
- akhirnya berhasil menduduki puncak klasemen grup A Piala Konfederasi 2013, setelah membungkam 4-2 di Fonte Nova Arena, (23/6).
Keempat gol Brasil disumbangkan oleh di babak pertama, menyusul kemudian dan sepasang gol dari . Sedangkan gol skuad Cesare Prandelli masing-masing dicetak oleh Emanuele Giaccherini dan Giorgio Chiellini pada babak kedua.
Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, tensi pertandingan seakan langsung memanas. Permainan cepat dan duel fisik tak terelakkan. Tak pelak, sejumlah pemain pun harus diganti di babak pertama, termasuk David Luiz yang harus diganti setelah mengalami cedera.
Tuan rumah akhirnya berhasil memecah kebuntuan di penghujung babak pertama melalui Dante. Dalam sebuah situasi kemelut di muka gawang, bek Bayern Munich mendapat bola muntah, yang langsung disonteknya tanpa mampu dibendung Gianluigi Buffon.
Selecao menutup 45 menit pertama dengan keunggulan 1-0 atas Gli Azzurri. Di babak kedua, intensitas serangan kian gencar dilancarkan kedua tim, yang tampak sama-sama ingin memuncaki klasemen grup A.
Italia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Giaccherini pada menit ke-51. Mendapatkan assist brilian dari Mario Balotelli, sepakan kaki kanannya menghujam keras ke sisi kanan gawang Julio Cesar, dan mengubah skor menjadi sama kuat 1-1.
Namun kedudukan imbang tak bertahan lama, setelah Neymar membawa Brasil kembali unggul. Melalui tendangan bebas terukur yang tak mampu digapai Buffon, striker anyar Barcelona FC mengubah skor menjadi 2-1 empat menit berselang.
Tuan rumah memperlebar jarak menjadi 3-1, melalui Fred pada menit ke-66. Mendapat umpan panjang dari , kontrol menawan yang diakhiri dengan sepakan keras Fred kembali tidak mampu dihadang Buffon.
Lima menit kemudian upaya Italia untuk memperkecil skor membuahkan hasil, setelah Chiellini sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Cesar. Sepakan mendatarnya membuat lini belakang Brasil terkejut, dan gagal mengantisipasi bola.
Gol tersebut sempat menuai protes pemain Brasil, karena wasit Ravshan Irmatov sempat menunjuk titik putih, sebelum memutuskan play on untuk Italia. Skor berubah 3-2 jelang akhir laga.
Satu menit jelang laga usai, Brasil memantapkan kemenangan menjadi 4-2, setelah Fred menciptakan gol keduanya. Bola liar hasil sepakan Marcelo disonteknya ke gawang Italia, dan membuat Buffon harus pasrah kebobolan empat gol di laga ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-2 bagi tuan rumah tidak berubah. Hasil tersebut membuat Brasil menduduki pimpinan klasemen grup A dengan poin absolut dari tiga laga.
Sedangkan Italia berpeluang besar mengulang duel final Piala Eropa kontra di babak semifinal, karena hanya sanggup menempati posisi kedua dengan enam poin.
Starting line up kedua tim:
Keempat gol Brasil disumbangkan oleh di babak pertama, menyusul kemudian dan sepasang gol dari . Sedangkan gol skuad Cesare Prandelli masing-masing dicetak oleh Emanuele Giaccherini dan Giorgio Chiellini pada babak kedua.
Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, tensi pertandingan seakan langsung memanas. Permainan cepat dan duel fisik tak terelakkan. Tak pelak, sejumlah pemain pun harus diganti di babak pertama, termasuk David Luiz yang harus diganti setelah mengalami cedera.
Tuan rumah akhirnya berhasil memecah kebuntuan di penghujung babak pertama melalui Dante. Dalam sebuah situasi kemelut di muka gawang, bek Bayern Munich mendapat bola muntah, yang langsung disonteknya tanpa mampu dibendung Gianluigi Buffon.
Selecao menutup 45 menit pertama dengan keunggulan 1-0 atas Gli Azzurri. Di babak kedua, intensitas serangan kian gencar dilancarkan kedua tim, yang tampak sama-sama ingin memuncaki klasemen grup A.
Italia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Giaccherini pada menit ke-51. Mendapatkan assist brilian dari Mario Balotelli, sepakan kaki kanannya menghujam keras ke sisi kanan gawang Julio Cesar, dan mengubah skor menjadi sama kuat 1-1.
Namun kedudukan imbang tak bertahan lama, setelah Neymar membawa Brasil kembali unggul. Melalui tendangan bebas terukur yang tak mampu digapai Buffon, striker anyar Barcelona FC mengubah skor menjadi 2-1 empat menit berselang.
Tuan rumah memperlebar jarak menjadi 3-1, melalui Fred pada menit ke-66. Mendapat umpan panjang dari , kontrol menawan yang diakhiri dengan sepakan keras Fred kembali tidak mampu dihadang Buffon.
Lima menit kemudian upaya Italia untuk memperkecil skor membuahkan hasil, setelah Chiellini sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Cesar. Sepakan mendatarnya membuat lini belakang Brasil terkejut, dan gagal mengantisipasi bola.
Gol tersebut sempat menuai protes pemain Brasil, karena wasit Ravshan Irmatov sempat menunjuk titik putih, sebelum memutuskan play on untuk Italia. Skor berubah 3-2 jelang akhir laga.
Satu menit jelang laga usai, Brasil memantapkan kemenangan menjadi 4-2, setelah Fred menciptakan gol keduanya. Bola liar hasil sepakan Marcelo disonteknya ke gawang Italia, dan membuat Buffon harus pasrah kebobolan empat gol di laga ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-2 bagi tuan rumah tidak berubah. Hasil tersebut membuat Brasil menduduki pimpinan klasemen grup A dengan poin absolut dari tiga laga.
Sedangkan Italia berpeluang besar mengulang duel final Piala Eropa kontra di babak semifinal, karena hanya sanggup menempati posisi kedua dengan enam poin.
Starting line up kedua tim:
Brasil (4-2-3-1): Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz (Dante 34'), Marcelo; Hernanes, Luiz Gustavo; Hulk (Fernando 76'), Oscar, Neymar (Bernard 69'); Fred.
Italia (4-2-3-1): Buffon; Abate (Maggio 30'), Bonucci, Chiellini, De Sciglio; Aquilani, Montolivo (Giaccherini 26'); Diamanti (El Shaarawy 73'), Marchisio, Candreva; Balotelli. (bola/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
-
Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Siklus Baru Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:07
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












