Review: Drama Adu Penalti Bawa Oranje ke Semifinal
Editor Bolanet | 6 Juli 2014 05:55
- secara dramatis mampu mengalahkan Kosta Rika dalam laga perempat final Piala Dunia 2014 yang digelar di Salvador (05/07). Oranje menentukan keberhasilan mereka menembus semifinal setelah mengalahkan La Sele 4-3 lewat adu tendangan penalti.
Tampil dengan hampir seluruh pemain inti mereka minus Nigel De Jong yang mengalami cedera, Belanda menguasai penguasaan bola sejak menit pertama. Namun rapatnya pertahanan Kosta Rika membuat Oranje hanya bisa mengalirkan bola di lapangan tengah tanpa mampu menembus daerah pertahanan lawan.
Peluang emas pertama Belanda baru datang saat laga menginjak menit ke 21 lewat tendangan Robin Van Persie yang mampu ditepis oleh Keylor Navas. Bola liar kembali ditembakkan oleh Wesley Sneijder, namun lagi-lagi Navas tampil apik untuk mengamankan gawangnya.
Kiper berusia 27 tahun tersebut kembali menunjukkan tajinya di menit ke 29, saat menggunakan kakinya untuk menghalau tendangan jarak dekat Memphis Depay. Peluang pertama Kosta Rika datang lima menit kemudian melalui kaki Johny Acosta, yang masih melebar di sisi kanan gawang kiper Belanda, Jasper Cillessen.
Tendangan bebas Sneijder ke pojok kiri atas gawang yang mampu dimentahkan dengan gemilang oleh Navas menutup babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, laga berjalan lebih ketat lagi meski Belanda praktis mengurung Kosta Rika di separuh lapangan. Sneijder lagi-lagi melepaskan tembakan keras di menit ke 53, namun kali ini masih melayang di atas mistar.
Di menit ke 63, Kosta Rika membuang peluang melalui tendangan bebas setelah eksekusi Christian Bolanos masih melesat di atas gawang. Dua menit kemudian, sundulan Giancarlo Gonzalez dari jarak dekat masih melenceng di kanan gawang Cillessen.
Memasuki sepuluh menit terakhir laga, gelombang serangan Belanda semakin menggila. Setelah tendangan bebas Sneijder dari sisi kanan pertahanan Kosta Rika hanya menghajar tiang gawang, tembakan keras Van Persie semenit berselang mampu ditepis dengan gemilang oleh Navas.
Di masa injury time, Van Persie memperoleh tiga peluang emas yang semuanya secara heroik mampu digagalkan oleh Navas dan juga gelandang Yeltsin Tejeda. Skor 0-0 bertahan hingga waktu normal berakhir, membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Belanda semakin dominan di babak perpanjangan waktu. Setelah peluang Ron Vlaar mampu ditepis dengan cemerlang oleh Navas, berturut-turut sepakan Arjen Robben dan Georginio Wijnaldum mampu diblok pemain Kosta Rika.
Pelatih Belanda, Louis Van Gaal memasukkan Klaas-Jan Huntelaar sebagai striker tambahan menggantikan bek Bruno Martins Indi di babak perpanjangan waktu kedua dan membuat Belanda bermain semakin menyerang.
Keluarnya Indi membuat pertahanan Belanda rentan serangan balik. Kosta Rika justru meraih dua peluang emas lewat Christian Bolanos yang masih mampu diblok Vlaar dan juga Marcos Urena yang dengan susah payah harus diblok oleh Cillessen. Peluang emas terakhir Belanda diraih oleh Sneijder saat tendangan spekulasinya membentur mistar gawang Navas. Skor 0-0 membuat laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Sebelum adu penalti dimulai, Van Gaal secara mengejutkan melakukan pergantian tak lazim dengan menarik keluar kiper Cillessen dan memasukkan penjaga gawang cadangan, Tim Krul. Masuknya penggawa Newcastle ini terbukti berperan penting dalam membawa Oranje memenangkan adu penalti.
Di babak adu penalti, dua penendang Kosta Rika yaitu Bryan Ruiz dan Michael Umana gagal menaklukkan Krul. Sementara Celso Borges, Giancarlo Gonzalez, dan Cristian Bolanos berhasil menuntaskan tugas mereka dengan baik.
Di kubu Belanda, keempat penendang yaitu Robin Van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder, Dirk Kuyt semuanya berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik
Kemenangan ini mengantar Belanda lolos ke semifinal untuk menghadapi Argentina di Sao Paulo, 9 Juli 2014 mendatang. Tim Tango sendiri menembus babak 4 besar setelah mempecundangi Belgia 1-0 beberapa jam sebelumnya.
Susunan Pemain:
Tampil dengan hampir seluruh pemain inti mereka minus Nigel De Jong yang mengalami cedera, Belanda menguasai penguasaan bola sejak menit pertama. Namun rapatnya pertahanan Kosta Rika membuat Oranje hanya bisa mengalirkan bola di lapangan tengah tanpa mampu menembus daerah pertahanan lawan.
Peluang emas pertama Belanda baru datang saat laga menginjak menit ke 21 lewat tendangan Robin Van Persie yang mampu ditepis oleh Keylor Navas. Bola liar kembali ditembakkan oleh Wesley Sneijder, namun lagi-lagi Navas tampil apik untuk mengamankan gawangnya.
Kiper berusia 27 tahun tersebut kembali menunjukkan tajinya di menit ke 29, saat menggunakan kakinya untuk menghalau tendangan jarak dekat Memphis Depay. Peluang pertama Kosta Rika datang lima menit kemudian melalui kaki Johny Acosta, yang masih melebar di sisi kanan gawang kiper Belanda, Jasper Cillessen.
Tendangan bebas Sneijder ke pojok kiri atas gawang yang mampu dimentahkan dengan gemilang oleh Navas menutup babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, laga berjalan lebih ketat lagi meski Belanda praktis mengurung Kosta Rika di separuh lapangan. Sneijder lagi-lagi melepaskan tembakan keras di menit ke 53, namun kali ini masih melayang di atas mistar.
Di menit ke 63, Kosta Rika membuang peluang melalui tendangan bebas setelah eksekusi Christian Bolanos masih melesat di atas gawang. Dua menit kemudian, sundulan Giancarlo Gonzalez dari jarak dekat masih melenceng di kanan gawang Cillessen.
Memasuki sepuluh menit terakhir laga, gelombang serangan Belanda semakin menggila. Setelah tendangan bebas Sneijder dari sisi kanan pertahanan Kosta Rika hanya menghajar tiang gawang, tembakan keras Van Persie semenit berselang mampu ditepis dengan gemilang oleh Navas.
Di masa injury time, Van Persie memperoleh tiga peluang emas yang semuanya secara heroik mampu digagalkan oleh Navas dan juga gelandang Yeltsin Tejeda. Skor 0-0 bertahan hingga waktu normal berakhir, membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Belanda semakin dominan di babak perpanjangan waktu. Setelah peluang Ron Vlaar mampu ditepis dengan cemerlang oleh Navas, berturut-turut sepakan Arjen Robben dan Georginio Wijnaldum mampu diblok pemain Kosta Rika.
Pelatih Belanda, Louis Van Gaal memasukkan Klaas-Jan Huntelaar sebagai striker tambahan menggantikan bek Bruno Martins Indi di babak perpanjangan waktu kedua dan membuat Belanda bermain semakin menyerang.
Keluarnya Indi membuat pertahanan Belanda rentan serangan balik. Kosta Rika justru meraih dua peluang emas lewat Christian Bolanos yang masih mampu diblok Vlaar dan juga Marcos Urena yang dengan susah payah harus diblok oleh Cillessen. Peluang emas terakhir Belanda diraih oleh Sneijder saat tendangan spekulasinya membentur mistar gawang Navas. Skor 0-0 membuat laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Sebelum adu penalti dimulai, Van Gaal secara mengejutkan melakukan pergantian tak lazim dengan menarik keluar kiper Cillessen dan memasukkan penjaga gawang cadangan, Tim Krul. Masuknya penggawa Newcastle ini terbukti berperan penting dalam membawa Oranje memenangkan adu penalti.
Di babak adu penalti, dua penendang Kosta Rika yaitu Bryan Ruiz dan Michael Umana gagal menaklukkan Krul. Sementara Celso Borges, Giancarlo Gonzalez, dan Cristian Bolanos berhasil menuntaskan tugas mereka dengan baik.
Di kubu Belanda, keempat penendang yaitu Robin Van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder, Dirk Kuyt semuanya berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik
Kemenangan ini mengantar Belanda lolos ke semifinal untuk menghadapi Argentina di Sao Paulo, 9 Juli 2014 mendatang. Tim Tango sendiri menembus babak 4 besar setelah mempecundangi Belgia 1-0 beberapa jam sebelumnya.
Susunan Pemain:
: Cillessen (Krul 119'); Vlaar, De Vrij, Martins Indi (Huntelaar 105'), Blind, Van Persie, Sneijder, Robben, Kuyt, Wijnaldum, Depay (Lens 76')
Kosta Rika: Navas; Acosta, Gonzalez, Umana, Borges, Bolanos, Campbell (Urena 66'), Ruiz, Diaz, Gamboa (Myrie 79'), Tejeda (Curbero 109'). (bola/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Hasil Liverpool vs Brighton: The Reds Menang 2-0, Pangkas Jarak di Papan Atas
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:00
-
Hasil Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Dibantai 0-3 di Old Trafford
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





