Review: Forlan Bungkam Afrika Selatan
Editor Bolanet | 17 Juni 2010 04:00
Demi mengamankan tiga poin, Uruguay memainkan pola menyerang sejak menit awal dengan memasang tiga penyerang sekaligus di lini depan: , Luis Suarez dan Edinson Cavani, hasilnya mereka pun mendominasi serangan sepanjang pertandingan.
Setelah melancarkan sejumlah serangan namun tak berbuah hasil, Uruguay baru menuai hasil di menit 25 ketika dari luar kotak penalti melepas tendangan keras yang mengirim bola melayang menembus sisi atas gawang Afrika Selatan tanpa bisa dijangkau kiper Itumeleng Khune.
Unggul satu gol, Uruguay terus menekan pertahanan Bafana Bafana dan mereka nyaris menambah keunggulan di menit 32 andai tendangan Luis Suarez tak menyamping di sisi gawang Afrika Selatan.
La Celeste melanjutkan dominasi mereka di babak kedua dan mereka mendapat peluang untuk menambah keunggulan ketika Cavani menerima crossing Alvaro Pereira namun ia gagal menyarangkan bola ke gawang lawan.
Menit 53 kapten Diego Lugano yang berdiri tak terkawal berusaha menyundul tendangan bebas namun bola bisa ditepis .
Afrika Selatan sendiri memiliki peluang emas di menit 66 kala Katlego Mphela berhasil menerima umpan silang Siboniso Gaxa di depan gawang Uruguay, tetapi sundulannya melenceng dari gawang Fernando Muslera.
Usaha Afrika Selatan untuk mengejar ketinggalan mendapatkan pukulan telak ketika di menit 76 kiper Itumeleng Khune menerima kartu merah akibat dianggap menjatuhkan Luis Suarez di kotak terlarang.
yang maju menjadi eksekutor menyelesaikan tugasnya dengan baik kala mengecoh kiper pengganti Moeneeb Josephs dan membawa Uruguay unggul 2-0.
Uruguay menambah duka tuan rumah di menit akhir ketika Alvaro Pereira menerima umpan crossing Luis Suarez di depan gawang Afrika Selatan dan melesakkan bola melewati kiper .
Kemenangan ini membawa Uruguay sementara memuncaki Grup A dengan poin 4, dan membuka lebar peluang mereka lolos ke babak berikutnya. Sementara Afrika Selatan menghadapi jalan terjal karena di laga terakhir mereka harus menghadapi juara dunia 1998, Prancis. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







