Review: Italia Raih Gelar Pelipur Lara
Editor Bolanet | 1 Juli 2013 01:48
- berhasil meraih gelar pelipur lara setelah mengandaskan perlawanan dengan skor 5-4 melalui drama adu penalti dalam perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi 2013.
Azzurri mencetak gol terlebih dahulu melalui sontekan Davide Astori di menit ke 24 dan aksi dari Alessandro Diamanti di menit ke 73. Sedangkan Uruguay membalas melalui Edinson Cavani yang membobol gawang Azzurri dua kali (58' dan 78').
Lagi-lagi Azzurri harus melalui drama adu penalti. Namun kali ini, keberuntungan lebih berpihak pada mereka. Bermain imbang 2-2 hingga extra time, para algojo mereka sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan kemenangan bagi Italia. Tercatat hanya Mattia De Sciglio yang gagal menyarangkan bola. Sedangkan di kubu Uruguay, Diego Forlan, Walter Gargano, dan Martin Caceres gagal menaklukkan Gianluigi Buffon. Dengan kemenangan ini, Italia juga mampu membalas kekalahan 0-1 atas Uruguay pada 2011 silam.
Laga berjalan relatif lamban sepanjang paruh pertama. Kendati demikian, kedua tim mampu menciptakan sejumlah peluang bagus. Di kubu Italia, Stephan El Shaarawy dan Antonio Candreva tampil cukup baik. Mereka memberikan warna pada permainan Azzurri dan beberapa kali terlihat merepotkan pertahanan Uruguay yang digalang Diego Alfredo Lugano.
Sementara di pihak La Celeste, trio ujung tombak mereka belum menunjukkan tajinya. Namun Luis Suarez memiliki satu peluang emas yang masih bisa diselamatkan oleh Buffon. Dan hingga babak pertama berakhir, anak asuh Cesare Prandelli masih unggul satu gol.
Memasuki babak kedua tempo permainan meninggi. Kedua tim saling jual beli serangan untuk mengejar kemenangan. Perubahan terlihat pada Uruguay. Mereka lebih berani bermain terbuka kali ini. Hasilnya, Cavani mampu membobol gawang Buffon dua kali. Sedangkan gol dari free kick Diamanti tak mampu menutup kemenangan bagi Italia. Sehingga untuk kali kedua dalam ajang Piala Konfederasi 2013 ini, perjuangan Italia harus kembali dilanjutkan di babak extra time.
Sial bagi Italia, harus kembali menggantungkan nasib di babak extra time, mereka juga harus bermain sepuluh orang. Tepatnya di menit ke 110, Ricardo Montolivo harus pergi meninggalkan lapangan permainan setelah diusir wasit akibat pelanggaran yang ia lakukan. Sebelumnya, pemain AC Milan tersebut telah mengantongi satu kartu kuning.
Bermain sepuluh orang membuat Uruguay leluasa membombardir pertahanan Italia. Beruntung Azzurri memiliki Buffon yang tampil sangat cemerlang di bawah mistar. Berkali-kali Cavani maupun Suarez memberikan ancaman ke gawang Azzurri. Bahkan di menitmenit akhir Uruguay hampir saja menuntaskan perlawanan Italia. Namun lagi-lagi sayang, dewi fortuna masih belum memihak La Celeste sehingga pertandingan harus ditentukan dengan adu penalti.
Hasil Adu Penalti, Urguay 4-5 Italia
Starting Line-up Kedua Tim:
Uruguay (4-3-3): Muslera; Lugano, Godin, Pereira (Alvaro Pereira 81'), Gargano; Carceres, Rodriguez (Gonzalez 56'), Arevalo (Pérez 107'); Suarez, Forlan, Cavani.
Italia (4-3-2-1): Buffon; Maggio, Astori (Bonucci 96'), Chiellini, De Sciglio; Candreva, Montolivo, De Rossi (Aquilani 70'); El Shaarawy, Diamanti (Giaccherini 83'); Gilardino. (bola/gag)
Azzurri mencetak gol terlebih dahulu melalui sontekan Davide Astori di menit ke 24 dan aksi dari Alessandro Diamanti di menit ke 73. Sedangkan Uruguay membalas melalui Edinson Cavani yang membobol gawang Azzurri dua kali (58' dan 78').
Lagi-lagi Azzurri harus melalui drama adu penalti. Namun kali ini, keberuntungan lebih berpihak pada mereka. Bermain imbang 2-2 hingga extra time, para algojo mereka sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan kemenangan bagi Italia. Tercatat hanya Mattia De Sciglio yang gagal menyarangkan bola. Sedangkan di kubu Uruguay, Diego Forlan, Walter Gargano, dan Martin Caceres gagal menaklukkan Gianluigi Buffon. Dengan kemenangan ini, Italia juga mampu membalas kekalahan 0-1 atas Uruguay pada 2011 silam.
Laga berjalan relatif lamban sepanjang paruh pertama. Kendati demikian, kedua tim mampu menciptakan sejumlah peluang bagus. Di kubu Italia, Stephan El Shaarawy dan Antonio Candreva tampil cukup baik. Mereka memberikan warna pada permainan Azzurri dan beberapa kali terlihat merepotkan pertahanan Uruguay yang digalang Diego Alfredo Lugano.
Sementara di pihak La Celeste, trio ujung tombak mereka belum menunjukkan tajinya. Namun Luis Suarez memiliki satu peluang emas yang masih bisa diselamatkan oleh Buffon. Dan hingga babak pertama berakhir, anak asuh Cesare Prandelli masih unggul satu gol.
Memasuki babak kedua tempo permainan meninggi. Kedua tim saling jual beli serangan untuk mengejar kemenangan. Perubahan terlihat pada Uruguay. Mereka lebih berani bermain terbuka kali ini. Hasilnya, Cavani mampu membobol gawang Buffon dua kali. Sedangkan gol dari free kick Diamanti tak mampu menutup kemenangan bagi Italia. Sehingga untuk kali kedua dalam ajang Piala Konfederasi 2013 ini, perjuangan Italia harus kembali dilanjutkan di babak extra time.
Sial bagi Italia, harus kembali menggantungkan nasib di babak extra time, mereka juga harus bermain sepuluh orang. Tepatnya di menit ke 110, Ricardo Montolivo harus pergi meninggalkan lapangan permainan setelah diusir wasit akibat pelanggaran yang ia lakukan. Sebelumnya, pemain AC Milan tersebut telah mengantongi satu kartu kuning.
Bermain sepuluh orang membuat Uruguay leluasa membombardir pertahanan Italia. Beruntung Azzurri memiliki Buffon yang tampil sangat cemerlang di bawah mistar. Berkali-kali Cavani maupun Suarez memberikan ancaman ke gawang Azzurri. Bahkan di menitmenit akhir Uruguay hampir saja menuntaskan perlawanan Italia. Namun lagi-lagi sayang, dewi fortuna masih belum memihak La Celeste sehingga pertandingan harus ditentukan dengan adu penalti.
Hasil Adu Penalti, Urguay 4-5 Italia
Forlan (0-0), Aquilani
Cavani (1-1), El Shaarawy (1-2)
Suarez (2-2), De Sciglio (2-2)
Caceres (2-2), Giaccherini (2-3)
Gargano (2-3)
Starting Line-up Kedua Tim:
Uruguay (4-3-3): Muslera; Lugano, Godin, Pereira (Alvaro Pereira 81'), Gargano; Carceres, Rodriguez (Gonzalez 56'), Arevalo (Pérez 107'); Suarez, Forlan, Cavani.
Italia (4-3-2-1): Buffon; Maggio, Astori (Bonucci 96'), Chiellini, De Sciglio; Candreva, Montolivo, De Rossi (Aquilani 70'); El Shaarawy, Diamanti (Giaccherini 83'); Gilardino. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Piala Dunia 26 Juli 2026, 00:14
-
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Piala Dunia 24 Juli 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



