Review: Jerman Ajak Amerika ke 16 Besar
Editor Bolanet | 27 Juni 2014 01:04
- Amerika Serikat menghadapi dalam pertandingan matchday terakhir Grup G Piala Dunia 2014. Laga ini digelar di Arena Pernambuco pada Kamis (26/06).
Secara umum, pertandingan berjalan searah dengan Jerman lebih banyak menguasai bola. Jerman akhirnya berhasil menang tipis lewat gol tunggal Thomas Muller.
Tak butuh waktu lama bagi Jerman untuk mendominasi pertandingan. Jerman yang hanya butuh hasil imbang untuk menjadi pemuncak grup lebih memilih membangun serangan dengan hati-hati.
Di lain pihak, Amerika nampak sudah mempersiapkan diri untuk menerima tekanan dan serangan bergelombang dari Jerman. Amerika yang juga hanya butuh hasil imbang untuk lolos sebagai runner up Grup G lebih banyak menunggu diserang dan melepas serangan balik jika memiliki kesempatan.
Jerman mencecar pertahanan Amerika, terutama lewat tembakan-tembakan Thomas Muller. Untungnya bagi Amerika, Omar Gonzalez masih bisa menutup ruang tembak Muller.
Amerika mengancam lewat distribusi bola yang baik dari Michael Bradley. Umpan Bradley diterima oleh Graham Zusi yang kemudian melepas tendangan yang berakhir sedikit di atas gawang Tim Howard.
Jerman kemudian mendapatkan peluang lagi lewat Mesut Ozil. Sayang bagi Jerman, tembakan Ozil masih dimentahkan oleh Howard. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih belum bisa menjebol gawang lawan.
Jerman kian bernafsu mencetak gol untuk memastikan posisi sebagai pemuncak grup. Gol yang mereka tunggu akhirnya datang pada menit ke-55 lewat Thomas Muller. Berawal dari tendangan sudut Ozil, kemelut terjadi di depan gawang Howard. Bola liar kemudian disambut tendangan keras Muller dari luar kotak penalti yang kemudian bersarang di pojok bawah gawang Amerika Serikat.
Tempo pertandingan sedikit menurun setelah gol Muller ini. Jerman tentu saja masih terus menyerang pertahanan Amerika, tetapi intensitas serangan itu sudah tidak setinggi sebelumnya.
Dengan kondisi lapangan yang cukup licin, Jerman dan Amerika Serikat nampaknya sudah sama-sama puas dengan skor 1-0 ketika laga masih tersisa 10 menit. Pada menit-menit akhir, pertandingan menjadi kurang menarik. Laga pun diakhiri dengan kemenangan 1-0 Jerman.
Hasil ini membuat Jerman dan Amerika Serikat sama-sama lolos ke babak 16 besar karena dalam laga lain mengalahkan dengan skor 2-1. Jerman menjadi pemuncak grup dengan tujuh poin. Sementara itu, Amerika mengoleksi empat poin, sama dengan Portugal namun Amerika lebih unggul selisih gol.
Susunan pemain Amerika Serikat: Howard; Johnson, Gonzalez, Besler, Beasley; Jones, Bradley, Beckerman, Davis (Bedoya, 59'), Zusi (Yedlin, 84'); Dempsey.
Susunan pemain Jerman: Neuer; Boateng, Hummels, Mertesacker, Howedes; Schweinsteiger (Gotze, 76'), Lahm; Kroos, Ozil (Schurrle, 89'), Podolski (Klose, 46'); Muller. (bola/hsw)
Secara umum, pertandingan berjalan searah dengan Jerman lebih banyak menguasai bola. Jerman akhirnya berhasil menang tipis lewat gol tunggal Thomas Muller.
Tak butuh waktu lama bagi Jerman untuk mendominasi pertandingan. Jerman yang hanya butuh hasil imbang untuk menjadi pemuncak grup lebih memilih membangun serangan dengan hati-hati.
Di lain pihak, Amerika nampak sudah mempersiapkan diri untuk menerima tekanan dan serangan bergelombang dari Jerman. Amerika yang juga hanya butuh hasil imbang untuk lolos sebagai runner up Grup G lebih banyak menunggu diserang dan melepas serangan balik jika memiliki kesempatan.
Jerman mencecar pertahanan Amerika, terutama lewat tembakan-tembakan Thomas Muller. Untungnya bagi Amerika, Omar Gonzalez masih bisa menutup ruang tembak Muller.
Amerika mengancam lewat distribusi bola yang baik dari Michael Bradley. Umpan Bradley diterima oleh Graham Zusi yang kemudian melepas tendangan yang berakhir sedikit di atas gawang Tim Howard.
Jerman kemudian mendapatkan peluang lagi lewat Mesut Ozil. Sayang bagi Jerman, tembakan Ozil masih dimentahkan oleh Howard. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih belum bisa menjebol gawang lawan.
Jerman kian bernafsu mencetak gol untuk memastikan posisi sebagai pemuncak grup. Gol yang mereka tunggu akhirnya datang pada menit ke-55 lewat Thomas Muller. Berawal dari tendangan sudut Ozil, kemelut terjadi di depan gawang Howard. Bola liar kemudian disambut tendangan keras Muller dari luar kotak penalti yang kemudian bersarang di pojok bawah gawang Amerika Serikat.
Tempo pertandingan sedikit menurun setelah gol Muller ini. Jerman tentu saja masih terus menyerang pertahanan Amerika, tetapi intensitas serangan itu sudah tidak setinggi sebelumnya.
Dengan kondisi lapangan yang cukup licin, Jerman dan Amerika Serikat nampaknya sudah sama-sama puas dengan skor 1-0 ketika laga masih tersisa 10 menit. Pada menit-menit akhir, pertandingan menjadi kurang menarik. Laga pun diakhiri dengan kemenangan 1-0 Jerman.
Hasil ini membuat Jerman dan Amerika Serikat sama-sama lolos ke babak 16 besar karena dalam laga lain mengalahkan dengan skor 2-1. Jerman menjadi pemuncak grup dengan tujuh poin. Sementara itu, Amerika mengoleksi empat poin, sama dengan Portugal namun Amerika lebih unggul selisih gol.
Susunan pemain Amerika Serikat: Howard; Johnson, Gonzalez, Besler, Beasley; Jones, Bradley, Beckerman, Davis (Bedoya, 59'), Zusi (Yedlin, 84'); Dempsey.
Susunan pemain Jerman: Neuer; Boateng, Hummels, Mertesacker, Howedes; Schweinsteiger (Gotze, 76'), Lahm; Kroos, Ozil (Schurrle, 89'), Podolski (Klose, 46'); Muller. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
-
Presiden FIFA Gianni Infantino Dipanggil soal Relasi dengan Donald Trump
Piala Dunia 28 Juli 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



