Review: Kolombia Sukses Remukkan Yunani
Editor Bolanet | 15 Juni 2014 01:07
- mengawali langkah mereka di Piala Dunia 2014 dengan mulus usai mencukur tiga gol tanpa balas di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Sabtu (14/6) malam.
Tiga gol Tricolor masing-masing disumbangkan oleh Pablo Armero, Teofilo Gutierrez, serta gol penutup di masa injury time oleh James Rodriguez.
Kolombia langsung menggebrak di awal laga, hasilnya gol cepat mereka peroleh usai shooting Pablo Armero tak mampu dihadang kiper Yunani, Orestis Karnezis.
Gol ini merupakan gol kedua Armero selama membela Tricolor. Ia dan pemain lainnya pun merayakan gol ini dengan berjoget unik di pinggir lapangan. Joget ini merupakan khas Armero yang beken dengan nama 'Armeration'.
Tak ingin menyerah begitu saja, Yunani balik menekan pertahanan Kolombia, sayang beberapa peluang yang mereka peroleh, termasuk tendangan bebas Jose Holebas masih gagal menaklukkan gawang David Ospina.
Di akhir babak pertama, Yunani mendapat peluang matang kala shooting Panagiotis Kone dari luar kotak penalti mengarah ke gawang Kolombia. Sayang Ospina mampu menepisnya dengan sangat baik. Paruh pertama pun berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk keunggulan Kolombia.
Kembali dari kamar ganti, Kolombia kembali memegang inisiatif permainan. Anak asuh Jose Pekerman beberapa kali memiliki peluang menggandakan keunggulan di awal-awal paruh kedua.
Pelatih Yunani, Fernando Santos membuat perubahan dengan memasukkan Ioannis Fetfatzidis menggantikan Dimitris Salpingidis.
Namun bukan gol penyama yang mereka dapat, melainkan justru Kolombia yang mampu menambah keunggulan lewat gol Teofilo Gutierrez di menit 58 memanfaatkan sepak pojok yang dilepas James Rodriguez.
Tak lama berselang, Yunani memperoleh peluang emas kala sambaran bomber gaek, Theofanis Gekas di depan gawang Kolombia hanya menerpa mistar gawang Ospina.
Guna mengejar ketertinggalan, Santos kembali memasukkan penyerangnya. Kini giliran Kostas Mitroglou yang masuk menggantikan Gekas. Pekerman merespon dengan memainkan Alexander Mejia dan menarik keluar Abel Aguilar.
Giorgios Samaras mendapat peluang di menit 84 kala tendangan mendatar yang ia lepaskan dari luar kotak penalti hanya melebar sedikit di sisi kanan gawang Ospina.
Di lima menit terakhir laga, kedua tim nampak sedikit menurunkan tempo permainan. Namun Kolombia mampu memperbesar kemenangan mereka lewat gol James Rodriguez di masa injury time. Skor akhir pun 3-0 untuk kemenangan Kolombia.
Dengan hasil ini, untuk sementara Kolombia memimpin klasemen Grup C dengan tiga poin, dan menunggu hasil partai lainnya yang mempertemukan Pantai Gading kontra Jepang.
Susunan Pemain
Kolombia: Ospina, Zapata, Yepes, Sanchez, Armero (Arias 74'), Aguilar (Mejia 69'), Gutierrez (Martinez 76'), Rodriguez, Cuadrado, Ibarbo, Zuniga.
Yunani: Karnezis, Maniatis, Manolas, Samaras, Kone (Karagounis 78'), Salpingidis (Fetfatzidis 57'), Torosidis, Gekas (Mitroglou 64'), Sokratis, Cholevas, Katsouranis.
Statistik Kolombia - Yunani
Penguasaan bola: 48 % - 52%
Tiga gol Tricolor masing-masing disumbangkan oleh Pablo Armero, Teofilo Gutierrez, serta gol penutup di masa injury time oleh James Rodriguez.
Kolombia langsung menggebrak di awal laga, hasilnya gol cepat mereka peroleh usai shooting Pablo Armero tak mampu dihadang kiper Yunani, Orestis Karnezis.
Gol ini merupakan gol kedua Armero selama membela Tricolor. Ia dan pemain lainnya pun merayakan gol ini dengan berjoget unik di pinggir lapangan. Joget ini merupakan khas Armero yang beken dengan nama 'Armeration'.
Tak ingin menyerah begitu saja, Yunani balik menekan pertahanan Kolombia, sayang beberapa peluang yang mereka peroleh, termasuk tendangan bebas Jose Holebas masih gagal menaklukkan gawang David Ospina.
Di akhir babak pertama, Yunani mendapat peluang matang kala shooting Panagiotis Kone dari luar kotak penalti mengarah ke gawang Kolombia. Sayang Ospina mampu menepisnya dengan sangat baik. Paruh pertama pun berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk keunggulan Kolombia.
Kembali dari kamar ganti, Kolombia kembali memegang inisiatif permainan. Anak asuh Jose Pekerman beberapa kali memiliki peluang menggandakan keunggulan di awal-awal paruh kedua.
Pelatih Yunani, Fernando Santos membuat perubahan dengan memasukkan Ioannis Fetfatzidis menggantikan Dimitris Salpingidis.
Namun bukan gol penyama yang mereka dapat, melainkan justru Kolombia yang mampu menambah keunggulan lewat gol Teofilo Gutierrez di menit 58 memanfaatkan sepak pojok yang dilepas James Rodriguez.
Tak lama berselang, Yunani memperoleh peluang emas kala sambaran bomber gaek, Theofanis Gekas di depan gawang Kolombia hanya menerpa mistar gawang Ospina.
Guna mengejar ketertinggalan, Santos kembali memasukkan penyerangnya. Kini giliran Kostas Mitroglou yang masuk menggantikan Gekas. Pekerman merespon dengan memainkan Alexander Mejia dan menarik keluar Abel Aguilar.
Giorgios Samaras mendapat peluang di menit 84 kala tendangan mendatar yang ia lepaskan dari luar kotak penalti hanya melebar sedikit di sisi kanan gawang Ospina.
Di lima menit terakhir laga, kedua tim nampak sedikit menurunkan tempo permainan. Namun Kolombia mampu memperbesar kemenangan mereka lewat gol James Rodriguez di masa injury time. Skor akhir pun 3-0 untuk kemenangan Kolombia.
Dengan hasil ini, untuk sementara Kolombia memimpin klasemen Grup C dengan tiga poin, dan menunggu hasil partai lainnya yang mempertemukan Pantai Gading kontra Jepang.
Susunan Pemain
Kolombia: Ospina, Zapata, Yepes, Sanchez, Armero (Arias 74'), Aguilar (Mejia 69'), Gutierrez (Martinez 76'), Rodriguez, Cuadrado, Ibarbo, Zuniga.
Yunani: Karnezis, Maniatis, Manolas, Samaras, Kone (Karagounis 78'), Salpingidis (Fetfatzidis 57'), Torosidis, Gekas (Mitroglou 64'), Sokratis, Cholevas, Katsouranis.
Statistik Kolombia - Yunani
Penguasaan bola: 48 % - 52%
Shot (on goal): 13 (6) - 11 (2)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 19 - 14
Offside: 1 - 3
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Crystal Palace vs Man City: The Citizens Menggila, Haaland Borong Dua Gol
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 04:04
-
Hasil Barcelona vs Bilbao: Blaugrana Menang 2-0 dan Kuasai Puncak Klasemen
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 04:03
-
Hasil Chelsea vs Luton: Welbeck Buka Keran Gol, Chelsea Melenggang ke Putaran Ketiga
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 03:31
-
Hasil Real Madrid vs Real Sociedad: Mbappe Hattrick, Los Blancos Menang Telak
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 04:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
Liga Italia 5 September 2026, 13:44
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

