Review: Kroasia Hancurkan Kamerun
Editor Bolanet | 19 Juni 2014 06:57
- membuka jalan lolos ke babak 16 besar setelah menang telak 4-0 atas di laga lanjutan grup A Piala Dunia 2014, Kamis (19/06).
Kroasia tampil dominan di laga ini sementara Kamerun tampil tak kompak. Gol-gol Vatreni (julukan Kroasia) diciptakan oleh Ivica Olic, Ivan Perisic dan brace dari Mario Mandzukic.
Laga berjalan imbang di sepuluh menit pertama. Kedua tim mencoba saling bertarung untuk menguasai lini tengah. Tempo pertandingan pun berjalan cukup tinggi.
Namun setelah itu Kroasia secara perlahan mulai menguasai jalannya laga. Bahkan, Kroasia bisa unggul di menit ke-11 berkat gol dari Ivica Olic. Gol tersebut tercipta berkat umpan dari Ivan Perisic.
Kamerun mencoba untuk bangkit. Namun, Kroasia terlalu perkasa. Mereka pun masih mendominasi jalannya laga. Skuat asuhan Niko Kovac itu pun kian leluasa mendominasi laga setelah wakil Afrika tersebut bermain dengan 10 orang saja.
Gelandang mereka, Alex Song langsung diusir wasit setelah ia kedapatan memukul punggung Mario Mandzukic pada menit ke-40.
Hingga wasit mengakhiri laga di babak pertama, tak ada lagi gol yang tercipta. Skor masih tetap 1-0 bagi keunggulan Kroasia.
Kroasia tetap tampil mendominasi di babak kedua. Bahkan, tiga menit setelah wasit memulai laga, mereka langsung kembali mencetak gol. Kali ini adalah Ivan Perisic yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain Wolfsburg tersebut memanfaatkan kesalahan Charles Itandje yang tak membuang bola dengan sempurna. 2-0 Vatreni unggul.
Skor kembali berubah pada menit ke-61. Kali ini giliran Mario Mandzukic yang menggetarkan gawang Itandje. Penyerang jangkung itu berhasil lolos dari pengawalan bek-bek Kamerun dan sukses menyundul umpan sepak pojok Danijel Pranjic dengan sempurna. 3-0.
Laga semakin berjalan mudah bagi Kroasia. Kamerun mulai sedikit loyo walau masih bisa sesekali memberi perlawanan.
Angka di papan skor berubah menjadi 4-0 pada menit ke-73. Kroasia kembali membobol gawang Kamerun. Mandzukic sukses mencetak brace setelah berhasil memanfaatkan bola liar hasil sepakan Eduardo.
Setelah gol keempat tersebut, Kroasia bermain sedikit santai. Kamerun pun langsung bisa membangun serangan-serangan hingga masuk ke kotak penalti sang lawan. Di menit ke-85, Moukandjo mendapat kesempatan untuk melepas tembakan dari jarak 16 meter. Namun, bola tak menemui sasaran.
Di menit ke-87, Kroasia mendapat kesempatan emas untuk mengubah skor menjadi 5-0. Sayang, sentuhan akhir Rakitic tak sempurna sehingga bola hanya meleset tipis ke samping gawang yang sudah kosong melompong.
Hingga 45 menit babak kedua berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta. Kroasia menang telak 4-0. Dengan hasil tersebut, Kamerun akhirnya mengikuti jejak Spanyol yang tersingkir dari Piala Dunia kali ini.
Sementara itu, kesempatan Kroasia untuk lolos ke babak 16 besar kembali terbuka. Mereka bakal dipastikan lolos ke babak knock-out apabila bisa menang di laga selanjutnya melawan Meksiko.
Kroasia tampil dominan di laga ini sementara Kamerun tampil tak kompak. Gol-gol Vatreni (julukan Kroasia) diciptakan oleh Ivica Olic, Ivan Perisic dan brace dari Mario Mandzukic.
Laga berjalan imbang di sepuluh menit pertama. Kedua tim mencoba saling bertarung untuk menguasai lini tengah. Tempo pertandingan pun berjalan cukup tinggi.
Namun setelah itu Kroasia secara perlahan mulai menguasai jalannya laga. Bahkan, Kroasia bisa unggul di menit ke-11 berkat gol dari Ivica Olic. Gol tersebut tercipta berkat umpan dari Ivan Perisic.
Kamerun mencoba untuk bangkit. Namun, Kroasia terlalu perkasa. Mereka pun masih mendominasi jalannya laga. Skuat asuhan Niko Kovac itu pun kian leluasa mendominasi laga setelah wakil Afrika tersebut bermain dengan 10 orang saja.
Gelandang mereka, Alex Song langsung diusir wasit setelah ia kedapatan memukul punggung Mario Mandzukic pada menit ke-40.
Hingga wasit mengakhiri laga di babak pertama, tak ada lagi gol yang tercipta. Skor masih tetap 1-0 bagi keunggulan Kroasia.
Kroasia tetap tampil mendominasi di babak kedua. Bahkan, tiga menit setelah wasit memulai laga, mereka langsung kembali mencetak gol. Kali ini adalah Ivan Perisic yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain Wolfsburg tersebut memanfaatkan kesalahan Charles Itandje yang tak membuang bola dengan sempurna. 2-0 Vatreni unggul.
Skor kembali berubah pada menit ke-61. Kali ini giliran Mario Mandzukic yang menggetarkan gawang Itandje. Penyerang jangkung itu berhasil lolos dari pengawalan bek-bek Kamerun dan sukses menyundul umpan sepak pojok Danijel Pranjic dengan sempurna. 3-0.
Laga semakin berjalan mudah bagi Kroasia. Kamerun mulai sedikit loyo walau masih bisa sesekali memberi perlawanan.
Angka di papan skor berubah menjadi 4-0 pada menit ke-73. Kroasia kembali membobol gawang Kamerun. Mandzukic sukses mencetak brace setelah berhasil memanfaatkan bola liar hasil sepakan Eduardo.
Setelah gol keempat tersebut, Kroasia bermain sedikit santai. Kamerun pun langsung bisa membangun serangan-serangan hingga masuk ke kotak penalti sang lawan. Di menit ke-85, Moukandjo mendapat kesempatan untuk melepas tembakan dari jarak 16 meter. Namun, bola tak menemui sasaran.
Di menit ke-87, Kroasia mendapat kesempatan emas untuk mengubah skor menjadi 5-0. Sayang, sentuhan akhir Rakitic tak sempurna sehingga bola hanya meleset tipis ke samping gawang yang sudah kosong melompong.
Hingga 45 menit babak kedua berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta. Kroasia menang telak 4-0. Dengan hasil tersebut, Kamerun akhirnya mengikuti jejak Spanyol yang tersingkir dari Piala Dunia kali ini.
Sementara itu, kesempatan Kroasia untuk lolos ke babak 16 besar kembali terbuka. Mereka bakal dipastikan lolos ke babak knock-out apabila bisa menang di laga selanjutnya melawan Meksiko.
Susunan Pemain:
Kamerun: Itandje, Assou-Ekotto, Nkoulou (c), Song, Moukandjo, Aboubakar (Webo), Choupo Moting (Webo), Chedjou (Nounkeu), Mbia, Enoh, Matip.
Cadangan: Makoun, N'Guémo, Eto'o, Webo, Bedimo, Nyom, Nounkeu, N'Djock, Salli, Olinga, Feudjou, Djeugoue.
Kroasia: Pletikosa, Pranjic, Perisic (Rebic), Corluka, Lovren, Rakitic, Modric, Srna, Sammir (Kovacic), Mandzukic, Olic (Eduardo).
Cadangan: Eduardo, Jelavic, Gordon Sch, Vukojevic, Badelj, Subasic, Vrsaljko, Vida, Kovacic, Zelenika, Brozovic, Rebic. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Hasil Liverpool vs Brighton: The Reds Menang 2-0, Pangkas Jarak di Papan Atas
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:00
-
Hasil Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Dibantai 0-3 di Old Trafford
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







