Review: Les Bleus Benamkan Belarusia
Editor Bolanet | 11 September 2013 03:56
- Bertandang ke kandang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2014, sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor 4-2 pada pertandingan yang digelar dini hari tadi (11/09).
Gol Belarusia diciptakan oleh Egor Filippenko (32') dan Timofey Kalachev (57'). Sedangkan gol dari Prancis tercipta melalui aksi Franck Ribery (pen-47', 64'), Samir Nasri dan Paul Pogba masing-masing di menit ke 70' dan 73'.
Dengan hasil ini, Prancis masih tetap bertengger di posisi kedua klasemen sementara grup I. Mereka memiliki poin 14 seperti halnya pemuncak klasemen, Spanyol. Namun Spanyol masih enam kali bertanding sedangkan Les Bleus telah menyelesaikan tujuh pertandingan.
Sedangkan di kubu Belarusia, dengan kekalahan di kandang ini, posisi mereka masih berada di dasar klasemen dengan mengumpulkan empat poin dari tujuh laga.
Dalam pertandingan tersebut, Prancis yang dituntut menang dalam laga ini menggebrak sejak menit awal. Mengandalkan Olivier Giroud, mereka sempat mengancam tuan rumah. Namun, permainan cepat yang diperagakan Belarusia berhasil meredam Le Bleus.
Bencana justru menghampiri Prancis. Tandukan lemah dari Filippenko tak mampu dihalau oleh . Di pertandingan ke 50-nya ini, penjaga gawang tersebut harus kebobolan. Sialnya, gol tersebut terjadi setelah ia melakukan kesalahan. Dan Hingga babak pertama berakhir, Belarusia masih memimpin dengan skor 1-0.
Setelah turun minum, Prancis benar-benar mencoba bermain lepas demi mengejar ketertinggalan. Dan kesempatan tersebut datang ketika wasit menunjuk titik putih.
Wasit menghadiahkan Les Bleus tendangan penalti setelah Sergei Veremko melanggar Ribery di kotak terlarang. Ditugaskan menjadi algojo, pemain Bayern Munich tersebut sukses menyamakan kedudukan.
Keunggulan tersebut ternyata tak bertahan lama, 10 menit kemudian, Belarusia kembali memimpin berkat gol dari Kalachev.
Kembali tertinggal, Prancis berusaha bangkit. Beruntung mereka memiliki pemain sekelas Ribery. Ia kembali menyamakan kedudukan.
Tak salah keputusan Didier Deschamps, memasukkan Samir Nasri. Kepercayaan tersebut dijawab dengan gol enam menit setelah gol Ribery sekaligus membuat Prancis balik memimpin dengan skor 3-2.
Entah apa yang dialami oleh anak-anak Belarusia. Dengan kondisi tertinggal, Les Bleus tampak mudah membongkar pertahanan mereka. Buktinya, tiga menit berselang setelah gol Nasri, Pogba turut menyumbangkan golnya.
Berbalik unggul dua gol membuat para pemain Prancis bermain nyaman. Mereka seolah menjaga keunggulan tersebut dan berharap segera memenangkan pertandingan. Sebaliknya kubu tuan rumah tidak bermain seperti awal. Para suporter Belarusia juga terlihat kehilangan hasrat melihat timnya tertinggal. Dan akhirnya, tambahan waktu tak bisa menyelamatkan Belarusia dari kekalahan atas Prancis. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tidak berubah.
Susunan line-up kedua tim:
Belarusia (4-4-1-1): Veremko, Filipenko, Bordachev, Verkhovtsov (Vitali Rodionov 77'), Martynovich, Hleb, Putsila, Balanovich, Tigorev (Bressan 83'), Kalachev, Dragun (Edgar Olekhnovich 71').
Prancis (4-4-2): Lloris, Sagna, Abidal, Koscielny, Clichy, Ribery (Moussa Sissoko 80'), Matuidi, Valbuena (Guilavogui 90+3'), Pogba, Payet (Samir Nasri 61'), Giroud. (bola/gag)
Gol Belarusia diciptakan oleh Egor Filippenko (32') dan Timofey Kalachev (57'). Sedangkan gol dari Prancis tercipta melalui aksi Franck Ribery (pen-47', 64'), Samir Nasri dan Paul Pogba masing-masing di menit ke 70' dan 73'.
Dengan hasil ini, Prancis masih tetap bertengger di posisi kedua klasemen sementara grup I. Mereka memiliki poin 14 seperti halnya pemuncak klasemen, Spanyol. Namun Spanyol masih enam kali bertanding sedangkan Les Bleus telah menyelesaikan tujuh pertandingan.
Sedangkan di kubu Belarusia, dengan kekalahan di kandang ini, posisi mereka masih berada di dasar klasemen dengan mengumpulkan empat poin dari tujuh laga.
Dalam pertandingan tersebut, Prancis yang dituntut menang dalam laga ini menggebrak sejak menit awal. Mengandalkan Olivier Giroud, mereka sempat mengancam tuan rumah. Namun, permainan cepat yang diperagakan Belarusia berhasil meredam Le Bleus.
Bencana justru menghampiri Prancis. Tandukan lemah dari Filippenko tak mampu dihalau oleh . Di pertandingan ke 50-nya ini, penjaga gawang tersebut harus kebobolan. Sialnya, gol tersebut terjadi setelah ia melakukan kesalahan. Dan Hingga babak pertama berakhir, Belarusia masih memimpin dengan skor 1-0.
Setelah turun minum, Prancis benar-benar mencoba bermain lepas demi mengejar ketertinggalan. Dan kesempatan tersebut datang ketika wasit menunjuk titik putih.
Wasit menghadiahkan Les Bleus tendangan penalti setelah Sergei Veremko melanggar Ribery di kotak terlarang. Ditugaskan menjadi algojo, pemain Bayern Munich tersebut sukses menyamakan kedudukan.
Keunggulan tersebut ternyata tak bertahan lama, 10 menit kemudian, Belarusia kembali memimpin berkat gol dari Kalachev.
Kembali tertinggal, Prancis berusaha bangkit. Beruntung mereka memiliki pemain sekelas Ribery. Ia kembali menyamakan kedudukan.
Tak salah keputusan Didier Deschamps, memasukkan Samir Nasri. Kepercayaan tersebut dijawab dengan gol enam menit setelah gol Ribery sekaligus membuat Prancis balik memimpin dengan skor 3-2.
Entah apa yang dialami oleh anak-anak Belarusia. Dengan kondisi tertinggal, Les Bleus tampak mudah membongkar pertahanan mereka. Buktinya, tiga menit berselang setelah gol Nasri, Pogba turut menyumbangkan golnya.
Berbalik unggul dua gol membuat para pemain Prancis bermain nyaman. Mereka seolah menjaga keunggulan tersebut dan berharap segera memenangkan pertandingan. Sebaliknya kubu tuan rumah tidak bermain seperti awal. Para suporter Belarusia juga terlihat kehilangan hasrat melihat timnya tertinggal. Dan akhirnya, tambahan waktu tak bisa menyelamatkan Belarusia dari kekalahan atas Prancis. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tidak berubah.
Susunan line-up kedua tim:
Belarusia (4-4-1-1): Veremko, Filipenko, Bordachev, Verkhovtsov (Vitali Rodionov 77'), Martynovich, Hleb, Putsila, Balanovich, Tigorev (Bressan 83'), Kalachev, Dragun (Edgar Olekhnovich 71').
Prancis (4-4-2): Lloris, Sagna, Abidal, Koscielny, Clichy, Ribery (Moussa Sissoko 80'), Matuidi, Valbuena (Guilavogui 90+3'), Pogba, Payet (Samir Nasri 61'), Giroud. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalau Arsenal Saja Bisa, Kenapa MU Tidak Bisa Juara Premier League Lagi?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Senegal 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:05
-
Ousmane Dembele Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik yang Pernah Ia Lihat
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:24
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
-
Soal Rumor Cristian Romero Merapat ke MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 21 Juni 2026, 08:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia vs Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 08:02
-
MU Kelamaan, Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 21 Juni 2026, 07:34
-
Link Live Streaming Tunisia vs Jepang dan Jam Berapa Mainnya?
Piala Dunia 21 Juni 2026, 06:08
-
Daftar Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 05:52
-
Man of the Match Jerman vs Pantai Gading: Deniz Undav
Piala Dunia 21 Juni 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










