Review: Paulinho Antar Samba ke Final
Editor Bolanet | 27 Juni 2013 03:57
- Tuan rumah sukses melenggang ke babak final Piala Konfederasi 2013 setelah mengandaskan perjuangan dengan skor 2-1 dini hari tadi (27/06).
Brasil unggul terlebih dulu melalui di menit ke 41. Memasuki menit ke 48, giliran Edinson Cavani berhasil menyamakan kedudukan. Dan menjadi penentu kemenangan Selecao berkat golnya di empat menit menjelang bubaran (86').
Dengan kemenangan ini Selecao semakin mengukuhkan rekor kemenangan mereka atas Uruguay. Pada pertemuan kedua tim di tahun 2009 silam, Brasil sukses menggulung Uruguay dengan skor yang cukup mencolok, yakni 4-0. Dan kini mereka kembali berhasil menaklukkan Uruguay yang bermain ngotot sepanjang pertandingan.
Sebaliknya kekalahan ini membuat Uruguay harus mengubur mimpi lolos ke final. Tidak itu saja, terget mengulang sejarah Maracana di tahun 1950 silam juga gagal mereka wujudkan. Kala itu, mereka mampu mengalahkan Brasil di ajang final Piala Dunia. Hebatnya, kemenangan tersebut mereka raih di depan publik tuan rumah.
Jalannya pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Meski tak diunggulkan, Uruguay tampil cukup dengan kepercayaan diri tinggi. Buktinya mereka hampir mencuri gol terlebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 14 menit.
Sayang hadiah penalti dari wasit tak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Forlan. Tendangannya berhasil ditepis oleh kiper tim Samba Julio Cesar.
Namun ketenangan tim tuan rumah berhasil menjadi kunci permainan mereka. Meski terlihat bermain tak lepas di menit-menit awal, Selecao akhirnya mampu unggul menjelang turun minum. Uruguay baru bisa mengejar ketertinggalan ketika babak kedua baru berjalan tiga menit.
Memasuki 10 menit menjelang waktu normal berakhir, kedua tim masih menampilkan permainan yang cukup menarik. Brasil yang menargetkan juara masih terus penasaran untuk membobol gawang . Sebaliknya, Uruguay tak mau kalah dengan serangan balik cepatnya untuk membalikkan keadaan.
Dan akhirnya, Paulinho menjadi mimpi buruk Uruguay dalam pertandingan tersebut. Berawal dari tendangan sudut, tandukan pemain 24 tahun tersebut mengubur harapan tim tamu. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan masih bertahan dan Brasil berhak tampil di babak final nanti. Mereka masih menunggu siapa lawan yang akan dihadapi. Yaitu antara atau Italia yang saling jegal di laga semifinal esok.
Starting Line-up Kedua Tim:
Brasil (4-2-3-1): Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo; Paulinho, Luiz Gustavo; Hulk (Bernard 64'), Oscar (Hernanes 73'), Neymar (Dante 90'+2'); Fred.
Uruguay (4-3-3): Muslera; M. Pereira, Lugano, Godin, Caceres; Gonzalez (Walter Gargano 83'), Arevalo, Rodriguez; Cavani, Forlan, Suarez. (bola/gag)
Brasil unggul terlebih dulu melalui di menit ke 41. Memasuki menit ke 48, giliran Edinson Cavani berhasil menyamakan kedudukan. Dan menjadi penentu kemenangan Selecao berkat golnya di empat menit menjelang bubaran (86').
Dengan kemenangan ini Selecao semakin mengukuhkan rekor kemenangan mereka atas Uruguay. Pada pertemuan kedua tim di tahun 2009 silam, Brasil sukses menggulung Uruguay dengan skor yang cukup mencolok, yakni 4-0. Dan kini mereka kembali berhasil menaklukkan Uruguay yang bermain ngotot sepanjang pertandingan.
Sebaliknya kekalahan ini membuat Uruguay harus mengubur mimpi lolos ke final. Tidak itu saja, terget mengulang sejarah Maracana di tahun 1950 silam juga gagal mereka wujudkan. Kala itu, mereka mampu mengalahkan Brasil di ajang final Piala Dunia. Hebatnya, kemenangan tersebut mereka raih di depan publik tuan rumah.
Jalannya pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Meski tak diunggulkan, Uruguay tampil cukup dengan kepercayaan diri tinggi. Buktinya mereka hampir mencuri gol terlebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 14 menit.
Sayang hadiah penalti dari wasit tak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Forlan. Tendangannya berhasil ditepis oleh kiper tim Samba Julio Cesar.
Namun ketenangan tim tuan rumah berhasil menjadi kunci permainan mereka. Meski terlihat bermain tak lepas di menit-menit awal, Selecao akhirnya mampu unggul menjelang turun minum. Uruguay baru bisa mengejar ketertinggalan ketika babak kedua baru berjalan tiga menit.
Memasuki 10 menit menjelang waktu normal berakhir, kedua tim masih menampilkan permainan yang cukup menarik. Brasil yang menargetkan juara masih terus penasaran untuk membobol gawang . Sebaliknya, Uruguay tak mau kalah dengan serangan balik cepatnya untuk membalikkan keadaan.
Dan akhirnya, Paulinho menjadi mimpi buruk Uruguay dalam pertandingan tersebut. Berawal dari tendangan sudut, tandukan pemain 24 tahun tersebut mengubur harapan tim tamu. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan masih bertahan dan Brasil berhak tampil di babak final nanti. Mereka masih menunggu siapa lawan yang akan dihadapi. Yaitu antara atau Italia yang saling jegal di laga semifinal esok.
Starting Line-up Kedua Tim:
Brasil (4-2-3-1): Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo; Paulinho, Luiz Gustavo; Hulk (Bernard 64'), Oscar (Hernanes 73'), Neymar (Dante 90'+2'); Fred.
Uruguay (4-3-3): Muslera; M. Pereira, Lugano, Godin, Caceres; Gonzalez (Walter Gargano 83'), Arevalo, Rodriguez; Cavani, Forlan, Suarez. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
15 Hari Jelang Piala Dunia, Neymar Kembali Bikin Cemas Timnas Brasil
Piala Dunia 28 Mei 2026, 12:28
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














