Review: Pesta Ramos Dirusak Finlandia
Editor Bolanet | 23 Maret 2013 05:08
- Sergio Ramos mencetak satu gol di penampilannya yang ke-100 untuk saat menjamu dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun, tim tamu menyamakan kedudukan lewat sebuah peluang langka. Skor akhir 1-1 dan La Furia Roja pun dibuat kecewa. Sementara itu, Finlandia pulang dengan hasil yang cukup memuaskan.
Meladeni Finlandia di Estadio Municipal El Molinon, Sabtu (23/3), Spanyol mendominasi permainan dan memimpin terlebih dahulu lewat sundulan sang bek Real Madrid hasil assist David Silva pada awal babak kedua. Akan tetapi, harapan untuk meraup tiga angka musnah setelah Teemu Pukki memaksakan laga berakhir sama kuat dengan golnya 11 menit jelang bubaran.
Pesta Ramos pun ternoda dan Spanyol turun ke peringkat dua klasemen sementara Grup I dengan 8 poin dari 4 pertandingan, digeser (10 poin) yang menang 3-1 atas Georgia. Finlandia masih menempati posisi terbawah dengan 2 poin, tapi mereka baru memainkan 3 laga.
Sungguh hasil yang di luar dugaan. Melawan tim peringkat 87 dunia yang tak pernah menang dari mereka sejak Juni 1969, Spanyol justru meraih hasil mengecewakan.
Lini tengah Spanyol yang dihuni Iniesta, Busquets serta Cazorla unggul segalanya atas para gelandang Finlandia dan menjadi kunci dominasi La Furia Roja dalam laga ini. Di barisan depan, David Villa, Silva serta Cesc Fabregas berulang kali membuat lini pertahanan tim tamu yang digalang Niklas Moisander kewalahan.
Namun, meski menguasai hampir seluruh area di atas lapangan, hanya tendangan deflected Iniesta lah yang bisa memaksa kiper Niki Maenpaa sedikit bekerja keras. Sementara itu, Finlandia sekali melepas tembakan lewat Eremenko, tetapi upaya jarak jauhnya masih melebar dari gawang Victor Valdes. Skor 0-0 pun menutup babak pertama di Gijon.
Setelah jeda, Vicente del Bosque menarik Cazorla dan memasukkan Pedro untuk meningkatkan daya dobrak Spanyol.
Empat menit babak kedua berjalan, Spanyol mendapatkan juga gol yang mereka incar. Memanfaatkan corner Silva, Ramos menyundul bola jauh dari jangkauan Maenpaa, mencetak gol di hari istimewanya, dan membawa Spanyol memimpin 1-0.
Setelah itu, Negredo serta Mata dimasukkan untuk mengganti Villa dan Fabregas. Akan tetapi, langkah Del Bosque ini bukannya membuat keadaan jadi lebih baik bagi Spanyol, tapi justru berbuah petaka.
Pada menit 79, tiga menit setelah Mata masuk arena, Finlandia membangun sebuah counter attack cepat melalui Alexander Ring dari sektor kiri dan dituntaskan dengan sempurna oleh forward Schalke . Satu-satunya shot on target Finlandia di laga ini membuahkan hasil manis, menyamakan kedudukan jadi 1-1, dan membuat Spanyol terpukul.
Di sisa waktu yang ada, Spanyol semakin gencar menyerang. Akan tetapi, selain sedikit keributan akibat upaya Silva menendang bola yang sudah ditangkap Maenpaa, tidak ada lagi gol tercipta.
Malam yang seharusnya indah bagi Ramos tak tercipta, poin maksimal yang diincar Spanyol demi mempertahankan posisi puncak pun gagal didapatkan, sedangkan Finlandia pulang dengan satu angka berharga dari sang juara dunia.
Pertandingan Spanyol berikutnya dimainkan Rabu (27/3) mendatang, yakni menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France.
Susunan pemain Spanyol: Valdes; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Iniesta, Busquets, Cazorla (Pedro 46'); Villa (Negredo 65'), Cesc (Mata 76'), Silva (kuning 90').
Susunan pemain Finlandia: Maenpaa (kuning 85'); Raitala, Toivio, Moisander (kuning 90'), Arkivuo; Ring, Tainio (Sparv 69'); Eremenko, Hetemaj, Hamalainen; Pukki (Halsti 90').
Statistik Spanyol - Finlandia (via ESPN)
Meladeni Finlandia di Estadio Municipal El Molinon, Sabtu (23/3), Spanyol mendominasi permainan dan memimpin terlebih dahulu lewat sundulan sang bek Real Madrid hasil assist David Silva pada awal babak kedua. Akan tetapi, harapan untuk meraup tiga angka musnah setelah Teemu Pukki memaksakan laga berakhir sama kuat dengan golnya 11 menit jelang bubaran.
Pesta Ramos pun ternoda dan Spanyol turun ke peringkat dua klasemen sementara Grup I dengan 8 poin dari 4 pertandingan, digeser (10 poin) yang menang 3-1 atas Georgia. Finlandia masih menempati posisi terbawah dengan 2 poin, tapi mereka baru memainkan 3 laga.
Sungguh hasil yang di luar dugaan. Melawan tim peringkat 87 dunia yang tak pernah menang dari mereka sejak Juni 1969, Spanyol justru meraih hasil mengecewakan.
Lini tengah Spanyol yang dihuni Iniesta, Busquets serta Cazorla unggul segalanya atas para gelandang Finlandia dan menjadi kunci dominasi La Furia Roja dalam laga ini. Di barisan depan, David Villa, Silva serta Cesc Fabregas berulang kali membuat lini pertahanan tim tamu yang digalang Niklas Moisander kewalahan.
Namun, meski menguasai hampir seluruh area di atas lapangan, hanya tendangan deflected Iniesta lah yang bisa memaksa kiper Niki Maenpaa sedikit bekerja keras. Sementara itu, Finlandia sekali melepas tembakan lewat Eremenko, tetapi upaya jarak jauhnya masih melebar dari gawang Victor Valdes. Skor 0-0 pun menutup babak pertama di Gijon.
Setelah jeda, Vicente del Bosque menarik Cazorla dan memasukkan Pedro untuk meningkatkan daya dobrak Spanyol.
Empat menit babak kedua berjalan, Spanyol mendapatkan juga gol yang mereka incar. Memanfaatkan corner Silva, Ramos menyundul bola jauh dari jangkauan Maenpaa, mencetak gol di hari istimewanya, dan membawa Spanyol memimpin 1-0.
Setelah itu, Negredo serta Mata dimasukkan untuk mengganti Villa dan Fabregas. Akan tetapi, langkah Del Bosque ini bukannya membuat keadaan jadi lebih baik bagi Spanyol, tapi justru berbuah petaka.
Pada menit 79, tiga menit setelah Mata masuk arena, Finlandia membangun sebuah counter attack cepat melalui Alexander Ring dari sektor kiri dan dituntaskan dengan sempurna oleh forward Schalke . Satu-satunya shot on target Finlandia di laga ini membuahkan hasil manis, menyamakan kedudukan jadi 1-1, dan membuat Spanyol terpukul.
Di sisa waktu yang ada, Spanyol semakin gencar menyerang. Akan tetapi, selain sedikit keributan akibat upaya Silva menendang bola yang sudah ditangkap Maenpaa, tidak ada lagi gol tercipta.
Malam yang seharusnya indah bagi Ramos tak tercipta, poin maksimal yang diincar Spanyol demi mempertahankan posisi puncak pun gagal didapatkan, sedangkan Finlandia pulang dengan satu angka berharga dari sang juara dunia.
Pertandingan Spanyol berikutnya dimainkan Rabu (27/3) mendatang, yakni menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France.
Susunan pemain Spanyol: Valdes; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Iniesta, Busquets, Cazorla (Pedro 46'); Villa (Negredo 65'), Cesc (Mata 76'), Silva (kuning 90').
Susunan pemain Finlandia: Maenpaa (kuning 85'); Raitala, Toivio, Moisander (kuning 90'), Arkivuo; Ring, Tainio (Sparv 69'); Eremenko, Hetemaj, Hamalainen; Pukki (Halsti 90').
Statistik Spanyol - Finlandia (via ESPN)
Shots: 29 - 5
Shots on goal: 4 - 1
Penguasaan bola: 82% - 18%
Pelanggaran: 7 - 10
Corner: 19 - 0
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Dean Huijsen Mulai Tunjukkan Kapasitasnya sebagai Pewaris Nomor 4 Sergio Ramos
Liga Spanyol 12 September 2026, 16:22
-
Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:59
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







