Review: Seleccao Tekuk Luksemburg di Kandang Sendiri
Editor Bolanet | 16 Oktober 2013 01:52
- Dituntut menang dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2014, Portugal sukses menggebuk Luksemburg di kandang sendiri dengan skor 3-0 (16/10).
Kemenangan Portugal didapat berkat gol yang diciptakan oleh Silvestre Varela (30'), Nani (36'), Helder Postiga (79').
Memburu kemenangan dalam laga ini, Portugal tampil menyerang sejak menit pertama. Meski tanpa diperkuat sang kapten, Cristiano Ronaldo, Seleccao sangat dominan menguasai jalannya pertandingan.
Namun membobol gawang Luksemburg bukanlah pekerjaan mudah. Buktinya, hingga menit 25, belum ada gol tercipta. Bahkan tuan rumah harus menunggu tim tamu bermain 10 orang terlebih dahulu untuk mencetak gol. Di menit ke 28, Aurelien Joachim diusir wasit setelah melanggar . Dua menit berselang, barulah Seleccao mencetak gol melalui Varela.
Mendapatkan umpan dari Joao Mautinho, Varela mampu memperdayai . Unggul satu gol Portugal semakin nyaman bermain. Alhasil, gol kedua pun berhasil mereka lesakkan enam menit kemudian. Kali ini giliran Nani yang mencatatkan namanya di papan skor. Kerjasama cantik dengan Moutinho diakhiri dengan finishing sempurna oleh winger Manchester United tersebut.
Satu menit menjelang turun minum, Fabio Coentrao berhasil membobol gawang Luksemburg. Sayang, wasit menganulir gol tersebut akibat posisi Coentrao yang terlebih dulu offside. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 2-0 untuk tuan rumah masih bertahan.
Memasuki babak kedua, permainan masih menjadi milik Portugal. Unggul dua gol dirasa belum cukup bagi tuan rumah dalam laga kali ini. Mereka terus membombardir pertahanan tim tamu. Tak banyak yang bisa dilakukan Luksemburg selain bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Hasilnya, sangat jarang sekali Luksemburg menyentuh pertahanan Seleccao. Namun di menit ke 65, mereka hampir memperkecil kedudukan andai saja tendangan Gerson tak berhasil diamankan oleh Patricio.
Terus menerus menyerang akhirnya tuan rumah mampu menambah keunggulan melalui Postiga. Sontekannya setelah menerima umpan silang mampu membuat Joubert memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kalinya. Unggul tiga gol masih belum menyurutkan gelombang serangan Portugal. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tak berubah. Seleccao berhasil memenangkan pertandingan kali ini.
Starting line-up kedua tim:
: Rui Patricio, Coentrao (Antunes 76'), Neto, Ricardo Costa (Sereno 59'), Almeida, Moutinho, Josue, Veloso (Hugo Almeida 58'), Nani, Postiga, Varela.
: Joubert, Philipps, Mutsch, Payal (Peters), Gerson, Jans, Janisch, Bensi (Luisi 46'), Laterza, Joachim, da Mota (Martino 82'). (bola/gag)
Kemenangan Portugal didapat berkat gol yang diciptakan oleh Silvestre Varela (30'), Nani (36'), Helder Postiga (79').
Memburu kemenangan dalam laga ini, Portugal tampil menyerang sejak menit pertama. Meski tanpa diperkuat sang kapten, Cristiano Ronaldo, Seleccao sangat dominan menguasai jalannya pertandingan.
Namun membobol gawang Luksemburg bukanlah pekerjaan mudah. Buktinya, hingga menit 25, belum ada gol tercipta. Bahkan tuan rumah harus menunggu tim tamu bermain 10 orang terlebih dahulu untuk mencetak gol. Di menit ke 28, Aurelien Joachim diusir wasit setelah melanggar . Dua menit berselang, barulah Seleccao mencetak gol melalui Varela.
Mendapatkan umpan dari Joao Mautinho, Varela mampu memperdayai . Unggul satu gol Portugal semakin nyaman bermain. Alhasil, gol kedua pun berhasil mereka lesakkan enam menit kemudian. Kali ini giliran Nani yang mencatatkan namanya di papan skor. Kerjasama cantik dengan Moutinho diakhiri dengan finishing sempurna oleh winger Manchester United tersebut.
Satu menit menjelang turun minum, Fabio Coentrao berhasil membobol gawang Luksemburg. Sayang, wasit menganulir gol tersebut akibat posisi Coentrao yang terlebih dulu offside. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 2-0 untuk tuan rumah masih bertahan.
Memasuki babak kedua, permainan masih menjadi milik Portugal. Unggul dua gol dirasa belum cukup bagi tuan rumah dalam laga kali ini. Mereka terus membombardir pertahanan tim tamu. Tak banyak yang bisa dilakukan Luksemburg selain bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Hasilnya, sangat jarang sekali Luksemburg menyentuh pertahanan Seleccao. Namun di menit ke 65, mereka hampir memperkecil kedudukan andai saja tendangan Gerson tak berhasil diamankan oleh Patricio.
Terus menerus menyerang akhirnya tuan rumah mampu menambah keunggulan melalui Postiga. Sontekannya setelah menerima umpan silang mampu membuat Joubert memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kalinya. Unggul tiga gol masih belum menyurutkan gelombang serangan Portugal. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tak berubah. Seleccao berhasil memenangkan pertandingan kali ini.
Starting line-up kedua tim:
: Rui Patricio, Coentrao (Antunes 76'), Neto, Ricardo Costa (Sereno 59'), Almeida, Moutinho, Josue, Veloso (Hugo Almeida 58'), Nani, Postiga, Varela.
: Joubert, Philipps, Mutsch, Payal (Peters), Gerson, Jans, Janisch, Bensi (Luisi 46'), Laterza, Joachim, da Mota (Martino 82'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kronologi Retaknya Hubungan Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus di Timnas Portugal
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 22:13
-
Soal Pernyataan Cristiano Ronaldo, Jorge Jesus Pilih Diam Seribu Bahasa
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 19:53
-
Fred Bongkar Penyebab Cristiano Ronaldo Ngambek dan Cabut dari Manchester United
Liga Inggris 5 Oktober 2026, 14:55
-
Jorge Jesus Tegaskan Cristiano Ronaldo Masih Bisa Kembali ke Timnas Portugal
Piala Eropa 5 Oktober 2026, 06:31
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



