Review: Sikat Ghana, Portugal Tetap Pulang
Editor Bolanet | 27 Juni 2014 01:03
- melakoni pertandingan pamungkas di Grup G Piala Dunia 2014 dengan menundukkan 2-1 di Estadio Nacional, Kamis (26/06) malam.
Gol kemenangan Portugal dicetak oleh bunuh diri John Boye dan Cristiano Ronaldo. Sedangkan Ghana sempat memperkecil kedudukan lewat Asamoah Gyan. Namun kemenangan 2-1 ini masih belum mampu menyelamatkan nasib Portugal karena harus tersingkir dari Brasil.
Portugal dan Ghana sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluangnya lolos ke babak 16 besar. Terlebih untuk Portugal harus bisa menang besar.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas tinggi. Pasukan Paulo Bento langsung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu dan kerap menggempur lawannya.
Cristiano Ronaldo sebagai motor tim memang sempat mendapatkan setidaknya empat peluang matang dalam kurun waktu 30 menit namun masih belum ada yang berhasil menjadi gol.
Ghana pun tak tinggal diam. Mereka sempat membalas melalui dua percobaan dari Asamoah Gyan namun juga masih belum menemui sasaran.
Memasuki menit ke-31 Portugal berhasil memimpin terlebih dahulu gol bunuh diri John Boye. Miguel Velosso mengirim umpan silang dari sisi kiri dan Boye yang bermaksud menyapu bola justru masuk ke gawang sendiri.
Unggul satu gol membuat Portugal kian giat melancarkan serangan. Laga berjalan semakin ketat karena Ghana mulai panas meladeni perlawanan lawannya. Namun hingga wasit menghentikan babak pertama tak ada lagi gol yang tercipta.
Keluar dari kamar ganti, Portugal masih tetap menggebrak. Mereka masih belum berniat mengendurkan serangan. Namun justru Ghana yang berhasil menyamakan skor.
Asamoah Gyan berhasil mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-57. Kwadwo Assamoah mengirim umpan silang dari sisi kiri dan disambut tandukan Gyan.
Setelah kedudukan kembali imbang, kedua tim masih masih belum patah semangat untuk mencari tambahan gol. Pergerakan Ronaldo kerap membuat lini belakang Ghana kewalahan.
Portugal akhirnya berhasil kembali memimpin lewat Ronaldo. Kiper Fatau Dauda kurang sempurna membuang bola lambung dari atas dan mendarat di kaki Ronaldo. Pemain Real Madrid itu langsung menghukum Dauda dengan menceploskan bola ke gawang.
Setelah itu pertandingan tetap berjalan dengan tempo tinggi. Namun Ghana akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan Portugal di sisa waktu yang ada. Sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 tetap bertahan.
Dengan kemenangan ini Portugal berada di posisi ketiga dengan empat poin dan Ghana menghuni juru kunci. Kedua tim ini bisa dipastikan sama-sama gagal lolos ke babak 16 besar.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Gol kemenangan Portugal dicetak oleh bunuh diri John Boye dan Cristiano Ronaldo. Sedangkan Ghana sempat memperkecil kedudukan lewat Asamoah Gyan. Namun kemenangan 2-1 ini masih belum mampu menyelamatkan nasib Portugal karena harus tersingkir dari Brasil.
Portugal dan Ghana sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluangnya lolos ke babak 16 besar. Terlebih untuk Portugal harus bisa menang besar.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas tinggi. Pasukan Paulo Bento langsung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu dan kerap menggempur lawannya.
Cristiano Ronaldo sebagai motor tim memang sempat mendapatkan setidaknya empat peluang matang dalam kurun waktu 30 menit namun masih belum ada yang berhasil menjadi gol.
Ghana pun tak tinggal diam. Mereka sempat membalas melalui dua percobaan dari Asamoah Gyan namun juga masih belum menemui sasaran.
Memasuki menit ke-31 Portugal berhasil memimpin terlebih dahulu gol bunuh diri John Boye. Miguel Velosso mengirim umpan silang dari sisi kiri dan Boye yang bermaksud menyapu bola justru masuk ke gawang sendiri.
Unggul satu gol membuat Portugal kian giat melancarkan serangan. Laga berjalan semakin ketat karena Ghana mulai panas meladeni perlawanan lawannya. Namun hingga wasit menghentikan babak pertama tak ada lagi gol yang tercipta.
Keluar dari kamar ganti, Portugal masih tetap menggebrak. Mereka masih belum berniat mengendurkan serangan. Namun justru Ghana yang berhasil menyamakan skor.
Asamoah Gyan berhasil mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-57. Kwadwo Assamoah mengirim umpan silang dari sisi kiri dan disambut tandukan Gyan.
Setelah kedudukan kembali imbang, kedua tim masih masih belum patah semangat untuk mencari tambahan gol. Pergerakan Ronaldo kerap membuat lini belakang Ghana kewalahan.
Portugal akhirnya berhasil kembali memimpin lewat Ronaldo. Kiper Fatau Dauda kurang sempurna membuang bola lambung dari atas dan mendarat di kaki Ronaldo. Pemain Real Madrid itu langsung menghukum Dauda dengan menceploskan bola ke gawang.
Setelah itu pertandingan tetap berjalan dengan tempo tinggi. Namun Ghana akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan Portugal di sisa waktu yang ada. Sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 tetap bertahan.
Dengan kemenangan ini Portugal berada di posisi ketiga dengan empat poin dan Ghana menghuni juru kunci. Kedua tim ini bisa dipastikan sama-sama gagal lolos ke babak 16 besar.
Susunan Pemain Kedua Tim:
: Beto (Eduardo 89'); Amorim, Bruno Alves, Pepe, Pereira (Varela 61'); Veloso, Carvalho, Moutinho; Eder (Vieirinha 69'), Nani, Ronaldo.
: Dauda, Gyan (c), Atsu, Agyemang Badu, A. Ayew (Wakaso 82'), Rabiu (Acquah 76'), Waris (J. Ayew 71'), Mensah, Asamoah, Boye, Afful. (bola/ada)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















