Roberto Mancini Usul Slot Otomatis ke Piala Dunia Ditambah
Abdi Rafi Akmal | 23 November 2022 00:30
Bola.net - Kegagalan Italia melaju ke Piala Dunia 2022 jadi ironi karena dua tahun sebelumnya, Gli Azzuri sukses merajai Piala Eropa. Oleh sebab itu, pelatih Roberto Mancini mengusulkan slot otomatis ke Piala Dunia ditambah.
Italia sendiri gagal lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2022 gara-gara hanya finis di posisi kedua di bawah Swiss pada kualifikasi zona Eropa. Namun, mereka diberi peluang lewat jalur play-off.
Awalnya Italia digadang-gadang bisa melalui play-off tersebut dengan mudah. Lalu, kejutan tercipta. Italia takluk dari Makedonia Utara di babak semifinal, sekaligus memupus kesempatan Italia terbang ke Qatar.
Mancini masih kesal jika mengingat-ingat kegagalan tersebut. Namun yang semakin membuatnya kesal karena Italia tidak mendapat slot otomatis ke Piala Dunia meski sudah menasbihkan diri sebagai yang terbaik di Eropa.
Semua Benua Harus Seperti Itu
Saat ini, slot otomatis ke Piala Dunia hanya diberikan pada satu tim, yaitu tuan rumah. Sisanya harus melalui kualifikasi di zona masing-masing.
Dengan kata lain, Italia yang menjadi juara Piala Eropa harus mengikuti kualifikasi seperti tim lain. Di dalam pikiran Mancini, sistemnya seharusnya tidak seperti itu.
Italia dan negara-negara lain yang menjuarai turnamen di zonanya masing-masing seharusnya punya hak istimewa untuk langsung lolos ke putaran final.
“Jadi tidak hanya pemenang Piala Eropa, tetapi juga pemenang di setiap benua. Saya mengatakan ini demi sepak bola yang baik,” kata dia kepada Corriere Della Sera.
Juara Bertahan Juga Wajib Lolos

Tak hanya pemenang di setiap benua, Mancini juga mendorong supaya juara bertahan kembali mendapatkan jatah otomatis ke putaran final. Sistem semacam ini sudah diterapkan sejak edisi 1938 sampai 2002.
Jadi Brasil yang jadi juara Piala Dunia 2002 kala itu jadi juara bertahan pertama yang harus melalui jalur kualifikasi untuk lolos ke Piala Dunia 2006.
“Begitu pula dengan pemenang di edisi sebelumnya harusnya bisa langsung lolos. Memang beginilah seharusnya sejak lama,” lanjutnya.
Tidak Buru-buru Pikirkan 2026
Kegagalan mentas di edisi 2022 memaksa Italia harus benar-benar memaksimalkan peluang di edisi 2026. Namun, Mancini menegaskan tidak ingin buru-buru memikirkan hal itu.
“Saat ini kami tidak boleh memikirkan terlalu jauh ke depan. Piala Dunia 2026 kan masih sangat lama. Jadi fokusnya sekarang di final Nations League dan kualifikasi Euro,” terangnya.
“Secara pribadi saya masih ingin bertahan di sini untuk mencapai Piala Dunia. Tapi di sepak bola tidak ada yang pasti. Intinya kami kami ingin ke Piala Dunia selanjutnya dan memenangkannya,” tutup dia.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Corriere Della Sera
Coba Baca yang Ini Juga!
Link Streaming Piala Dunia: Prancis vs Australia 23 November 2022
Motivasi Dari Herve Renard, Kunci Kemenangan Arab Saudi Atas Argentina di Piala Dunia 2022
Pelatih Timnas Argentina Usai Kalah Lawan Arab Saudi: Kami Harus Bangkit!
Leroy Sane Dipastikan Absen Pada Partai Perdana Di Piala Dunia 2022
Pelatih Kiper Persebaya Jagokan Belanda di Piala Dunia 2022, Benny: Saatnya Juara
Meksiko vs Polandia: The Eagles Terakhir Kalahkan El Tri Pada Piala Dunia 1978
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Alex Martins Belum Pasti Bela Persebaya di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 20:24
-
10 Transfer Termahal Serie A 2026/2027: Goncalo Ramos Teratas, AC Milan Borong 2 Besar
Liga Italia 2 September 2026, 15:12
-
Rekap Transfer Manchester United 2026/2027: 7 Pemain Masuk, 24 Dilepas Setan Merah
Liga Inggris 2 September 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


