Romario Mengamuk Usai Brasil Gagal di Piala Dunia 2026: Ingin Robek Kontrak dan Seret Carlo Ancelotti ke Pengadilan

Asad Arifin | 11 Juli 2026 21:28
Romario Mengamuk Usai Brasil Gagal di Piala Dunia 2026: Ingin Robek Kontrak dan Seret Carlo Ancelotti ke Pengadilan
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti (c) AP Photo/Ashley Landis

Bola.net - Brasil menelan kekecewaan besar di Piala Dunia 2026. Selecao harus mengakhiri langkah lebih cepat setelah kalah dari Norwegia pada babak 16 besar, hasil yang memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan.

Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena Brasil datang ke turnamen dengan status salah satu unggulan juara. Dua gol Erling Haaland memastikan Norwegia melangkah ke perempat final sekaligus memupus harapan Brasil.

Advertisement

Hasil itu juga menjadi akhir perjalanan Neymar di Piala Dunia. Penyerang berusia 34 tahun tersebut tampak tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya setelah peluit panjang dibunyikan.

Di tengah sorotan terhadap performa tim, legenda Brasil Romario meluapkan kemarahannya kepada pelatih Carlo Ancelotti. Mantan striker yang membawa Brasil juara dunia pada 1994 itu menilai pelatih asal Italia tersebut harus bertanggung jawab atas kegagalan Selecao.

1 dari 2 halaman

Romario Minta Ancelotti Segera Dipecat

Romario Minta Ancelotti Segera Dipecat

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti melayangkan protes ke wasit keempat di laga Piala Dunia 2026 kontra Skotlandia. (c) AP Photo/Marta Lavandier

Tersingkir pada babak 16 besar menjadi pencapaian terburuk Brasil di Piala Dunia sejak edisi 1990. Catatan tersebut semakin memperpanjang penantian Selecao yang sudah 24 tahun tidak lagi mengangkat trofi dunia.

Carlo Ancelotti sebenarnya baru menangani Brasil sejak Mei 2025. Ia didatangkan dengan harapan mampu mengembalikan kejayaan tim nasional yang dalam dua dekade terakhir selalu gagal memenuhi ekspektasi.

Namun, hasil di Piala Dunia 2026 membuat posisi Ancelotti langsung berada dalam tekanan. Romario menjadi salah satu tokoh sepak bola Brasil yang secara terbuka meminta federasi segera mengakhiri kerja sama dengan mantan pelatih Real Madrid tersebut.

"Dia tidak bisa tetap menjadi pelatih kepala Brasil. Jika saya yang bertanggung jawab atas federasi, saya akan masuk ke ruang ganti, menyuruhnya pergi ke neraka dan merobek kontraknya di tempat," kata Romario melalui talkSPORT.

2 dari 2 halaman

Kritik Pedas Warnai Kegagalan Brasil

Kritik Pedas Warnai Kegagalan Brasil

Skuad Timnas Brasil merayakan kemenangan mereka atas Jepang di babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6/2026) (c) AP Photo/Ashley Landis

Romario menilai penampilan Brasil saat menghadapi Norwegia tidak mencerminkan kualitas tim lima kali juara dunia. Menurutnya, kekalahan tersebut menjadi salah satu penampilan paling memalukan dalam sejarah modern Selecao.

Legenda berusia 60 tahun itu bahkan melontarkan pernyataan yang lebih keras terkait masa depan Ancelotti. Ia menilai sang pelatih tidak layak lagi memimpin Brasil setelah kegagalan di turnamen terbesar sepak bola dunia.

"Pertandingan melawan Norwegia adalah aib. Saya bahkan akan menggugatnya ke pengadilan. Kemudian kita akan lihat apa yang terjadi, tetapi dia tidak bisa tetap tinggal," ucap Romario.

Meskipun tekanan pada Ancelotti meningkat, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) disebut tidak akan mengambil langkah gegabah. Sejauh ini, sikap CBF adalah melanjutkan kerja sama dengan pria asal Italia itu.

Sumber: Sportbible

LATEST UPDATE