Ronaldo dan Gaya Rambut Ikoniknya di Piala Dunia 2002
Serafin Unus Pasi | 21 Juli 2022 18:47
Bola.net - Ronaldo Luis Nazario de Lima atau yang lebih dikenal dengan Ronaldo merupakan sosok yang melegenda di dunia sepakbola. Ia banyak disebut sebagai pemain sepak bola terbaik sepanjang masa yang dimiliki oleh tim nasional Brasil.
Pertama kali muncul di Piala Dunia edisi 1994 sebagai seorang anak muda berumur 17 tahun, Ronaldo pun mencapai puncak kejayaannya di Piala Dunia pada tahun 2002 ketika Brasil sukses menjadi juara dunia untuk kelima kalinya. Ia menjadi salah satu aktor utama dalam keberhasilan Brasil mengangkat trofi juara itu di Nissan Stadium.
Ronaldo telah bermain untuk tim nasional Brasil sebanyak 98 pertandingan dan berhasil mencetak 62 gol serta menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Tak hanya itu, ia tercatat sebagai pemain ke-20 yang mampu mencetak gol di tiga kesempatan Piala Dunia dan pemain kedua setelah Juergen Klinsman yang mampu mencetak minimal tiga gol di tiga kesempatan tampil di Piala Dunia.
Tetapi, ketika perhelatan akbar Piala Dunia 2002 yang di gelar di Korea Selatan dan Jepang, cedera lutut yang cukup serius mwnghampiri dirinya. Ronaldo hanya memiliki kesempatan kecil untuk dapat berkiprah kembali di dunia pesepakbola dan selama kurun waktu dua tahun tersebut jarang sekali Ronaldo menendang bola.
Lalu keajaiban datang. Brasil melakukan hal yang menakjubkan dengan membuat Ronaldo sembuh dengan cepat dan siap tampil di Piala Dunia. Walaupun kecepatan dan kegesitannya berkurang, ia mampu beradaptasi dengan cepat bahkan lebih membahayakan lini pertahanan tim manapun.
Gaya Rambut Unik
Jelang laga final melawan Jerman, Ronaldo mengeluh ada sedikit cedera di kakinya sehingga pelatih Luiz Felipe Scolari saat itu menepikannya. Kemudian para wartawan melihat kejadian tersebut langsung membuat berita heboh mengenai kondisi Ronaldo saat itu.
Dia berkata " Saya mengalami cedera di kaki saya dan semua orang membicarakan itu,” ujarnya. Dan ketika perhatian semua tertuju kepada dirinya dan juga Timnas Brasil, Ronaldo langsung mengambil inisiatif.
"Saya memutuskan untuk memotong rambut saya dan sengaja meninggalkan ujung rambut kecil di sana (seraya menunjuk ujung kepala). Saya datang kembali ke tempat latihan dan semua orang melihat saya dengan berkomentar itu adalah rambut yang buruk." katanya.
Itu semua hanya siasat Ronaldo agar persiapan timnya tidak terganggu sama hal-hal yang bikin konsentrasi terpecah, apalagi keesokan harinya adalah partai final Piala Dunia. "Semua orang membicarakan rambut dan melupakan cedera yang saya alami. Itu bagus, saya bisa tetap lebih tenang, santai dan fokus pada latihan saya." ujarnya.
Menjadi Top Skor
Ronaldo akhirnya bisa tampil di final Piala Dunia 2002 melawan Jerman, ia bermain dengan gemilang. Gol pertamanya ke gawang Oliver Kahn sendiri diciptakan dari jarak dekat usai menyambar umpan dari Rivaldo.
Brasil berhasil melibas habis seluruh laga dari babak grup sampai semifinal dengan kemenangan dan Ronaldo berhasil mencetak 6 gol. Kemudian Selecao berhadapan dengan Jerman pada babak final di stadion Internasional Yokohama, 30 Juni 2002.
Il Fenomeno berhasil memborong dua gol dan sekaligus memenangkan trofi Piala Dunia serta memastikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan delapan gol.
Gelar Perdana Bersama Real Madrid
Setelah tampil gemilang di ajang Piala Dunia 2022, Ronaldo dikontrak Real Madrid pada musim panas setelahnya. Ronaldo langsung tampil di Piala Interkontinental 2002. Ia bermain untuk Real Madrid sebagai juara Liga Champions menghadapi Olimpia yang menjuarai Copa Libertadores pada saat itu.
Ronaldo sukses mencetak satu gol pada laga tersebut. Di akhir, Los Blancos meraih kemenangan 2-0.
Itu menjadi gelar pertama Ronaldo bersama Real Madrid. Ia lima tahun membela klub asal Ibukota Spanyol itu sebelum memutuskan pindah ke AC Milan.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








