Scheunemann: Jerman-Argentina, Final Piala Dunia Sesungguhnya
Editor Bolanet | 14 Juli 2014 17:47
- Partai puncak Piala Dunia 2014 antara dan mengundang decak kagum Timo Scheunemann. Penyusun 'Kurikulum dan Pedoman Dasar Sepakbola Indonesia' ini menilai pertemuan dua tim kuat ini layak disebut sebagai partai final ideal.
Partai ini merupakan bagaimana semestinya sebuah final Piala Dunia berlangsung, ujar Timo, pada .
Pertandingan ini merupakan perang kekuatan fisik, taktik dan teknik antara kedua tim, sambung pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini.
Sebelumnya, pada Final Piala Dunia 2014, Argentina gagal meraih impian mereka menjadi juara usai dibekuk Timnas Jerman dengan skor 0-1. Gol semata wayang pada laga tersebut dicetak Mario Goetze pada menit 113.
Sementara itu, Timo juga memuji penampilan Argentina pada pertandingan tersebut. Meski kalah, menurut pria berpaspor Jerman ini, Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil merepotkan Timnas Jerman.
Pertahanan Argentina luar biasa rapi. Mereka tak memberi ruang bagi pemain-pemain Jerman, papar Timo.
Counter attack mereka juga bahaya. Hal ini sangat menyulitkan Jerman, tandas mantan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI ini. (den/dzi)
Partai ini merupakan bagaimana semestinya sebuah final Piala Dunia berlangsung, ujar Timo, pada .
Pertandingan ini merupakan perang kekuatan fisik, taktik dan teknik antara kedua tim, sambung pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini.
Sebelumnya, pada Final Piala Dunia 2014, Argentina gagal meraih impian mereka menjadi juara usai dibekuk Timnas Jerman dengan skor 0-1. Gol semata wayang pada laga tersebut dicetak Mario Goetze pada menit 113.
Sementara itu, Timo juga memuji penampilan Argentina pada pertandingan tersebut. Meski kalah, menurut pria berpaspor Jerman ini, Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil merepotkan Timnas Jerman.
Pertahanan Argentina luar biasa rapi. Mereka tak memberi ruang bagi pemain-pemain Jerman, papar Timo.
Counter attack mereka juga bahaya. Hal ini sangat menyulitkan Jerman, tandas mantan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI ini. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Jerman vs Yunani 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 13:17
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Jurgen Klopp Anggap Hasil Imbang Jerman Kontra Belanda Sudah Cukup
Piala Eropa 25 September 2026, 07:13
-
Debut Mengesankan Ruben van Bommel Bersama Belanda
Piala Eropa 25 September 2026, 07:10
-
Ter Stegen Kecewa Jerman Gagal Menang di Menit Akhir
Piala Eropa 25 September 2026, 07:01
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





