Seandainya Prancis Juara, Hugo Lloris Bisa Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia
Abdi Rafi Akmal | 16 Desember 2022 16:53
Bola.net - Satu rekor atau sejarah baru bisa diciptakan Hugo Lloris di Piala Dunia. Syarat pertama, pemain berusia 35 tahun itu bisa membantu Prancis menjadi juara di Piala Dunia 2022.
Dengan kata lain, Prancis harus bisa mengandaskan perlawanan Argentina pada final Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Lusail Iconic Stadium, Minggu (18/12/2022) pukul 22.00 WIB.
Syarat kedua, Lloris harus bisa tampil di laga pamungkas tersebut. Syarat ketiga, ban kapten Prancis tidak boleh berpindah lengan dari dirinya.
Apabila tiga syarat itu tercapai, Lloris akan menjadi kapten pertama yang menjadi juara Piala Dunia dalam dua edisi beruntun.
Kesempatan Emas
Lloris menganggap bermain di final kedua secara beruntun merupakan kesempatan emas bagi Prancis. Les Bleus dapat mengikuti jejak Italia dan Brasil dua kali juara beruntun.
Brasil adalah negara terakhir yang mampu melakukannya. Jarak waktunya cukup lama, yaitu pada edisi 1958-1962.
“Kami kelelahan, tetapi kami senang. Kami punya kesempatan emas untuk menjadi bagian sejarah bersama Prancis,” kata dia dilansir dari laman resmi FIFA.
Ganti Kapten
Sejarah kapten pertama yang menjuarai Piala Dunia gagal tercipta di 1934-1938 dan di edisi 1958-1962 karena Italia dan Brasil mengganti kaptennya di dua edisi tersebut.
Giuseppe Meazza merupakan kapten Italia saat menjuarai Piala Dunia 1934. Namun saat juara lagi di Piala Dunia 1938, Meazza yang bermain di laga tersebut bukan lagi seorang kapten. Kapten berpindah tangan ke Giampiero Combi.
Bellini juga nyaris menciptakan sejarah itu, namun gagal. Setelah menjadi kapten Brasil saat juara di edisi 1958, Bellini hanya jadi cadangan di edisi 1962. Namanya bahkan kalah saing dari Mauro Ramos sebagai kapten kedua.
Gagal Juara

Selain ganti kapten, sejarah yang akan diciptakan Lloris itu gagal tercipta gara-gara Argentina dan Brasil gagal juara pada edisi berikutnya. Padahal, kapten mereka tidak ganti.
Diego Maradonna adalah kapten Argentina saat menjuarai Piala Dunia 1986. Namun, di final edisi 1990, Argentina gagal juara setelah kandas dari Jerman Barat.
Dunga pun begitu. Kapten Brasil yang juara di Piala Dunia 1994 itu gagal mengulang kesuksesannya di Piala Dunia 1998. Di edisi kedua, Brasil kalah dari Prancis.
Jadwal Final Piala Dunia 2022
Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2022
Sabtu, 17 Desember 2022 pukul 22.00 WIB
Kroasia vs Maroko
Khalifa International Stadium
Final Piala Dunia 2022
Minggu, 18 Desember 2022 pukul 22.00 WIB
Argentina vs Prancis
Lusail Iconic Stadium
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: FIFA
Baca Juga:
Jika Lionel Messi adalah Ujung Tombak Harapan Argentina, Emiliano Martinez adalah Tamengnya
Prediksi Piala Dunia: Argentina vs Prancis 18 Desember 2022
Legenda Sejati: Lionel Messi Pecahkan 6 Rekor Bergengsi di Piala Dunia 2022
Bintang J.League Tak Pernah Absen Ramaikan Piala Dunia Sejak 1994, Berikut Daftar Pemain dan Ulasann
Waktu Masih Aktif Jadi Pemain, Pelatih Argentina Pernah Kalahkan Prancis di Final, Akankah Terulang?
Calon GOAT! 7 Rekor Piala Dunia yang Bisa Dipecahkan Kylian Mbappe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


