Semifinal Piala Dunia 2010: Belanda Akhiri Mimpi Indah Uruguay dan Diego Forlan
Serafin Unus Pasi | 19 September 2022 20:11
Bola.net - Uruguay membuktikan diri sebagai salah satu tim tangguh di Piala Dunia 2010. Wakil Amerika Selatan tersebut bermain gemilang selama di Afrika Selatan.
Oscar Tabarez mampu membawa tim asuhannya berbicara banyak di Piala Dunia 2010. Kala itu, Uruguay sanggup bertahan hingga babak Semifinal.
Uruguay bahkan punya peluang besar lolos hingga partai puncak. namun langkahnya digagalkan timnas Belanda asuhan Bert van Marwijk.
Diego Forlan dkk harus mengakui keunggulan Tim Oranye dengan skor tipis 3-2. Kekalahan atas Belanda akhirnya mengubur mimpi indah Uruguay untuk tampil di Final Piala Dunia 2010.
Perjalanan Uruguay di Piala Dunia 2010
Uruguay berangkat ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan berstatus sebagai tim kuda hitam. Tim asal Amerika Selatan ini mengusung misi melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2010.
Tergabung di Grup A, langkah Uruguay tidaklah mudah. Mereka harus tergabung dengan finalis Piala Dunia 2006 Prancis, tuan rumah Afrika Selatan dan langganan Piala Dunia Meksiko.
Namun secara mengejutkan, Uruguay tampil atraktif hingga menduduki juara Grup A. Diego Forlan dkk bahkan mampu menyingkirkan tim unggulan Prancis di Fase Grup A sebagai juru kunci.
Lolos ke Fase Knock-Out, Uruguay tampil sangat menghibur. Mereka mampu mengalahkan Korea Selatan di babak 16 besar dan melewati hadangan Ghana di Perempat Final.
Namun kisah heroik Uruguay harus terhenti di babak Semifinal. Menghadapi Belanda, Uruguay tak mampu menandingi permainan agresif wakil Eropa ini.
Hujan Gol di Cape Town Stadium
Laga Uruguay vs Belanda diwarnai dengan hujan gol. laga yang berjalan terbuka tersebut diakhiri dengan torehan lima gol.
Belanda yang tampil menyerang mampu unggul terlebih dahulu lewat gol tendangan roket jarak jauh Giovanni van Bronckhorst di menit 18. Diego Forlan akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol tak kalah indah di menit 41.
Di babak kedua, Belanda tampil lebih agresif. Hasilnya mereka mampu mencetak dua gol dalam kurun waktu tiga menit saja.
Tendangan kaki kanan Wesley Sneijder dan sundulan kepala Arjen Robben memastikan Belanda unggul 3-1. Uruguay mampu memperkecil ketertinggalan dengan gol Maximiliano Pereira di injury time.
Sneijder vs Forlan
Tak hanya tim secara keseluruhan yang bertarung di Semifinal Piala Dunia 2010, para pemain juga memiliki pertarungan tersendiri. Laga Uruguay vs Belanda menjadi ajang pertarungan bagi dua top skor Piala Dunia 2010, Wesley Sneijder dan Diego Forlan.
Kala itu Sneijder lebih unggul dengan torehan empat gol sementara Forlan baru mencetak tiga gol. Top skor hingga babak Semifinal masih dipegang striker Spanyol, David Villa dengan lima gol.
Forlan yang ditunjuk sebagai kapten Uruguay mampu mencetak gol terlebih dahulu di menit 41. Gol tersebut memastikan Forlan sejajar dengan Sneijder dan penyerang Jerman, Thomas Muller.
Namun Sneijder tidak mau kalah, ia akhirnya mencetak gol di menit 70. Gol ini memastikan dirinya satu langkah di atas Forlan sekaligus menyingkirkan timnas Uruguay.
Hingga akhir turnamen, Sneijder dan Forlan harus rela berbagi tempat. Mereka mencetak lima gol di Piala Dunia 2010 sama dengan dua striker lainnya, David Villa dan Thomas Muller.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Waduh, Kalvin Phillips Berpotensi Batal Perkuat Timnas Inggris di Piala Dunia 2022?
- Cedera Tidak Terlalu Parah, Marco Reus Masih Bisa Main di Piala Dunia 2022?
- Cara Fans Arab Saudi dan Mesir Awayday ke Piala Dunia 2022: Menginap di Tenda Gurun!
- 4 Pemain Bintang yang Dibeli Real Madrid Setelah Piala Dunia: Banyak yang Gagal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
LATEST UPDATE
-
Liverpool Diminta Beri Rio Ngumoha Lebih Banyak Menit Bermain
Liga Inggris 28 Februari 2026, 20:14
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21







