Senegal vs Mesir: Mo Salah Diserbu Pasukan Senter Hijau di Drama Adu Penalti
Yaumil Azis | 30 Maret 2022 05:56
Bola.net - Kejadian tidak menyenangkan dialami penyerang Mesir dan Liverpool, Mohamed Salah, dalam laga leg kedua babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022. Dan bisa jadi, insiden ini adalah penyebab dirinya gagal mengeksekusi penalti.
Mo Salah dipanggil untuk membela Timnas Mesir dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2022 ini zona CAF ini. The Pharaohs dipertemukan dengan negara yang mengalahkan mereka pada laga ifinal African Cup of Nations, Senegal.
Pada pertemuan pertama, Mesir berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 berkat gol bunuh diri Saliou Ciss. Kekalahan itu dibalas Senegal di leg kedua, juga lewat gol bunuh diri yang dibuat Hamdi Fathi.
Keunggulan 1-0 Senegal bertahan sampai menit ke-90. Mengingat kedua tim sama kuat, baik dari segi agregat skor hingga gol tandang, pertandingan pun harus dilanjukan ke babak perpanjangan waktu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Terganggu Senter
Kedua negara gagal mencetak gol di 2x30 menit, sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti. Perlu diketahui bahwa pada duel di laga final Africa Cup of Nations, Mesir kalah dari Senegal dalam drama adu penalti.
Mohamed Salah ditugaskan sebagai penendang kelima, dan tidak mendapatkan giliran sama sekali kala itu karena Mesir berakhir di penendang keempat. Tak mau mengulangi hal serupa, Mo Salah pun dipercaya sebagai penendang pertama.
Ia gagal melaksanakan tugasnya. Bisa jadi penyebabnya adalah gangguan dari penggemar Senegal yang menggunakan senter hijau untuk menghalangi pandangan sang bintang. Dan datangnya tidak hanya dari satu orang, tapi banyak.
Pada akhirnya Mesir kalah dengan skor 1-3 dalam drama adu penalti tersebut. Mereka pun dipastikan tidak bisa ikut serta dalam ajang Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar pada akhir bulan November nanti.
Perlakuan Tidak Menyenangkan Lainnya
Perlakuan tidak menyenangkan dari fans Senegal terhadap Mo Salah tak berhenti sampai di situ saja. Mereka juga melakukan serangan lemparan botol kepada sang pemain setelah duel berakhir.
Lemparan botol tersebut cukup berbahaya, dan tidak hanya dilakukan oleh satu orang saja. Alhasil, pemain berusia 29 tahun tersebut harus meninggalkan lapangan dengan perlindungan.
Perihal senter hijau, sejumlah warganet di media sosial Twitter menganggapnya sebagai hal lumrah. Mereka menggarisbawahi bahwa pendukung Mesir juga pernah melakukan hal serupa di berbagai kesempatan. Berikut beberapa reaksi warganet.
Tradisi fans Mesir
Menenggak Racunnya Sendiri
Ingat Ini?
Warisan Sepak Bola Mesir
Senjata Fans Mesir
(Twitter)
Baca juga:
- Inilah 5 Wakil Benua Afrika di Piala Dunia 2022: Siapa Lagi Selain Senegal?
- Hasil Pertandingan Portugal vs Makedonia Utara: Skor 2-0
- Hasil Pertandingan Polandia vs Swedia: Skor 2-0
- Sengit, Senegal Lolos ke Piala Dunia 2022 Usai Mengalahkan Mesir Lewat Adu Penalti
- Momen Ketika Timnas Kanada Akhiri Penantian 36 Tahun ke Piala Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














