Spanyol, Akankah Juara Eropa Kembali Menaklukkan Dunia?
Gia Yuda Pradana | 19 Juli 2026 23:04
Bola.net - Spanyol kembali berada di ambang pencapaian bersejarah menjelang final Piala Dunia 2026. La Roja berpeluang mengulangi prestasi langka sebagai juara Eropa yang kemudian menaklukkan dunia.
Laga final mempertemukan Spanyol dengan Argentina di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Duel ini menjadi kesempatan emas bagi pasukan Luis de la Fuente untuk memperpanjang dominasi mereka setelah menjuarai Euro 2024.
Sepanjang sejarah, hanya ada dua tim yang mampu menyandingkan gelar juara Eropa dan Piala Dunia secara beruntun. Spanyol pernah melakukannya, sementara Jerman Barat menjadi tim pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut.
Kini, Spanyol memiliki peluang untuk kembali masuk ke dalam kelompok eksklusif itu. Jika berhasil mengalahkan Argentina, La Roja akan kembali menguasai sepak bola Eropa sekaligus dunia.
Jerman Barat Membuka Jalan
Jerman Barat menjadi negara pertama yang mampu menyatukan gelar Euro dan Piala Dunia. Mereka menjuarai Euro 1972 sebelum menjadi kampiun Piala Dunia 1974 di kandang sendiri.
Perjalanan menuju gelar dunia tidak berlangsung mulus. Kekalahan dari Jerman Timur pada fase grup justru menjadi titik balik yang mendorong perubahan komposisi tim.
Pelatih Helmut Schon merombak susunan pemain menjelang fase berikutnya. Hasilnya, Jerman Barat menyapu bersih laga putaran kedua dan melaju ke final menghadapi Belanda.
Pada partai puncak, Belanda unggul lebih dahulu lewat penalti Johan Neeskens. Namun, Paul Breitner menyamakan kedudukan sebelum Gerd Muller mencetak gol kemenangan yang memastikan gelar dunia kedua bagi negaranya.
Spanyol Bangun Era Emas Lewat Tiki-Taka
Spanyol mengikuti jejak Jerman Barat beberapa dekade kemudian. Kesuksesan itu diawali saat Luis Aragones mengantar La Roja menjadi juara Euro 2008 melalui gaya bermain tiki-taka.
Tongkat estafet kemudian berpindah kepada Vicente del Bosque. Ia mempertahankan fondasi permainan tersebut dengan beberapa penyesuaian, termasuk memperkuat keseimbangan lini tengah melalui Sergio Busquets dan Xabi Alonso.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2010 juga sempat menghadirkan kejutan. Spanyol kalah dari Swiss pada laga pembuka, tetapi mampu bangkit dan menyapu bersih pertandingan berikutnya hingga lolos sebagai juara grup.
Di fase gugur, Spanyol menyingkirkan Portugal, Paraguay, dan Jerman dengan skor identik 1-0. Pada final melawan Belanda, gol Andres Iniesta di babak perpanjangan waktu memastikan gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.
Kesempatan Mengulang Sejarah
Spanyol datang ke final Piala Dunia 2026 dengan status juara Eropa. Tim racikan Luis de la Fuente tampil konsisten sepanjang turnamen dan hanya kebobolan satu gol hingga mencapai partai puncak.
Keseimbangan antara lini belakang yang kokoh dan kreativitas para gelandang menjadi fondasi permainan La Roja. Di lini depan, Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal memberikan ancaman yang terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan.
Argentina Jadi Ujian Terbesar
Meski memiliki peluang besar mengukir sejarah, Spanyol masih harus melewati tantangan paling berat. Sang juara bertahan Argentina memiliki pengalaman bermain di laga-laga bertekanan tinggi.
Pertemuan dua tim terbaik turnamen menjanjikan duel taktik dan kualitas individu yang menarik. Jika mampu melewati rintangan terakhir itu, Spanyol akan kembali tercatat sebagai negara yang berhasil menyandingkan mahkota juara Eropa dan juara dunia.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



