Superkomputer Prediksi Peluang Inggris Juara Piala Dunia 2026, Masuk Tiga Favorit Teratas

Richard Andreas | 4 Juni 2026 02:28
Superkomputer Prediksi Peluang Inggris Juara Piala Dunia 2026, Masuk Tiga Favorit Teratas
Selebrasi Harry Kane bersama skuad Timnas Inggris dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 versus Albania, Senin (17/11/2025). (c) AP Photo/Vlasov Sulaj

Bola.net - Timnas Inggris memasuki Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara. Skuad asuhan Thomas Tuchel datang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang membuat mereka mendapat banyak perhatian sebelum turnamen dimulai.

Kepercayaan diri tinggi juga terlihat dari dalam skuad. Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo, menegaskan bahwa seluruh pemain dan staf memiliki keyakinan yang sama bahwa Inggris mampu melangkah hingga akhir kompetisi.

Advertisement

Optimisme tersebut ternyata tidak hanya datang dari ruang ganti Inggris. Prediksi yang dibuat superkomputer Opta juga menempatkan Three Lions sebagai salah satu tim dengan peluang terbesar untuk meraih gelar juara dunia tahun ini.

1 dari 3 halaman

Mainoo Yakin Inggris Punya Modal untuk Menjadi Juara

Mainoo Yakin Inggris Punya Modal untuk Menjadi Juara

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave Shopland

Mainoo menegaskan bahwa status favorit yang melekat pada Inggris bukanlah sesuatu yang berlebihan. Menurutnya, seluruh anggota tim memiliki target yang jelas untuk memenangkan turnamen.

"Seratus persen . Saya merasa semua orang di dalam skuad, staf, semuanya percaya bahwa kami bisa memenangkannya. Tetapi itu tidak akan datang dengan mudah," ungkap Mainoo.

Pemain muda Manchester United itu juga mengungkapkan kebanggaannya bisa tampil di ajang terbesar sepak bola dunia.

"Ini sangat istimewa, sesuatu yang saya impikan. Saya yakin semua pemain juga telah memimpikannya sejak masih sangat muda."

"Jadi bisa berada di sini dan mengatakan bahwa saya bermain di Piala Dunia sungguh luar biasa. Saya selalu ingin bermain di Piala Dunia sepanjang hidup saya."

2 dari 3 halaman

Superkomputer Prediksi Inggris Lolos Mudah dari Fase Grup

Superkomputer Prediksi Inggris Lolos Mudah dari Fase Grup

Bek kiri Timnas Inggris, Nico Oreilly saat tampil melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Menurut simulasi superkomputer Opta, Inggris menjadi favorit kuat untuk memuncaki Grup L yang juga dihuni Kroasia, Ghana, dan Panama.

Inggris diberi peluang sebesar 67,76 persen untuk finis sebagai juara grup. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara seluruh peserta turnamen.

Kroasia diperkirakan menjadi pesaing utama dengan peluang 19,73 persen untuk menjuarai grup. Sementara Ghana dan Panama masing-masing hanya memiliki peluang 7,40 persen dan 5,11 persen.

Selain itu, peluang Inggris untuk lolos ke babak 32 besar mencapai 95,91 persen. Kroasia berada di posisi kedua dengan peluang 76,66 persen, sedangkan Ghana dan Panama masing-masing memiliki peluang 50,09 persen dan 39,93 persen.

3 dari 3 halaman

Peluang Inggris Menuju Gelar Juara Dunia

Setelah fase grup, superkomputer tetap menempatkan Inggris sebagai salah satu kandidat terkuat untuk melaju jauh di turnamen.

Tim asuhan Tuchel memiliki peluang 68,57 persen untuk mencapai babak 16 besar dan 47,20 persen untuk lolos ke perempat final. Pada tahap ini, beberapa lawan potensial yang disebut bisa muncul antara lain Meksiko atau rival tradisional mereka, Skotlandia.

Peluang Inggris mencapai semifinal diperkirakan sebesar 29,76 persen. Namun, pada fase ini mereka berpotensi menghadapi lawan berat seperti Brasil yang dapat membuat persaingan semakin sulit.

Untuk mencapai final, Inggris diberi peluang 18,52 persen. Menariknya, angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan peluang Argentina yang berada di angka 17,82 persen.

Meski demikian, ketika berbicara soal juara dunia, Inggris masih berada di belakang dua tim Eropa lainnya. Superkomputer memberikan peluang 10,92 persen bagi Three Lions untuk mengangkat trofi, sementara Spanyol memimpin dengan 16,23 persen dan Prancis berada di posisi kedua dengan 12,84 persen.

LATEST UPDATE