Surat Haru Istri Diogo Jota untuk Andy Robertson Jelang Piala Dunia 2026

Ari Prayoga | 9 Juni 2026 17:20
Surat Haru Istri Diogo Jota untuk Andy Robertson Jelang Piala Dunia 2026
Dua dari tiga anak Diogo Jota, Dinis dan Duarte, bergabung dengan para maskot pada pertandingan Liverpool vs Wolves di Anfield, 27 Desember 2025 (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Kapten Timnas Skotlandia, Andy Robertson, menerima pesan emosional dari istri mendiang Diogo Jota menjelang tampil di Piala Dunia 2026. Surat tersebut berisi ungkapan terima kasih sekaligus harapan agar Robertson membawa mimpi Jota yang tak sempat terwujud ke panggung sepak bola terbesar dunia.

Robertson sebelumnya menjadi sorotan setelah sukses mengantarkan Skotlandia lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998. Usai kemenangan atas Denmark yang memastikan tiket ke turnamen tersebut, bek berusia 32 tahun itu mengaku terus teringat kepada Jota, sahabat sekaligus mantan rekan setimnya di Liverpool.

Advertisement

Kedekatan keduanya terjalin selama beberapa tahun membela klub yang sama. Mereka bahkan pernah membicarakan impian tampil di Piala Dunia saat menjalani sesi latihan bersama pada edisi 2022. Ketika itu, Jota gagal memperkuat Portugal karena cedera.

Namun takdir berkata lain. Empat bulan lalu, Jota meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang juga merenggut nyawa sang adik, Andre Silva. Kepergian pemain berusia 28 tahun tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan, dan dunia sepak bola.

1 dari 2 halaman

Isi Surat Rute Cardoso

Dalam surat yang dipublikasikan FIFA, istri Jota, Rute Cardoso, mengungkapkan rasa bangga sekaligus kerinduannya terhadap sang suami. Ia menyebut Robertson sebagai salah satu sosok yang sangat berarti dalam perjalanan karier Jota.

Menurut Cardoso, Jota kerap menceritakan tentang persahabatannya dengan Robertson. Mereka tidak hanya berbagi pengalaman di lapangan, tetapi juga melalui berbagai tantangan, canda tawa, hingga percakapan panjang mengenai sepak bola dan impian yang ingin dicapai.

Cardoso menegaskan bahwa tampil di Piala Dunia merupakan salah satu cita-cita terbesar yang mereka berdua perjuangkan bersama. Karena itu, saat Skotlandia memastikan kelolosan ke turnamen tersebut, ia merasa Jota seolah masih menjadi bagian dari perjalanan itu.

Ia meyakini bahwa ketika Robertson melangkah ke lapangan pada Piala Dunia nanti, sahabatnya tersebut akan selalu hadir dalam pikiran dan hatinya. Bagi Cardoso, keberhasilan Robertson mencapai turnamen itu juga berarti membawa serta impian yang dahulu dibangun bersama Jota.

Dalam suratnya, Cardoso juga berterima kasih karena Robertson tidak pernah melupakan Jota. Ia mengapresiasi cara sang kapten Skotlandia mengubah rasa kehilangan menjadi motivasi dan kekuatan untuk terus melangkah maju.

“Jaga mimpi itu, Andy. Jalani untuk dirimu sendiri dan juga untuk Diogo,” demikian pesan yang disampaikan Cardoso dalam surat tersebut.

2 dari 2 halaman

Reaksi Andy Robertson

Robertson kemudian membacakan surat itu dalam sebuah video yang dirilis FIFA. Ia mengaku sangat tersentuh oleh perhatian Cardoso, terutama mengingat masa sulit yang masih harus dihadapi keluarga Jota setelah tragedi tersebut.

Bek yang akan bergabung dengan Tottenham Hotspur pada musim panas ini mengatakan bahwa surat tersebut akan selalu memiliki tempat khusus dalam hidupnya.

Robertson juga menegaskan bahwa kenangan tentang Jota tidak akan pernah hilang. Ia yakin sahabatnya akan selalu menyertainya sepanjang perjalanan di Piala Dunia, mulai dari pertandingan pertama hingga fase-fase berikutnya.

Menurutnya, ada kalanya kenangan itu menghadirkan tawa, tetapi tidak jarang pula membawa air mata. Meski begitu, semua momen tersebut menjadi bagian penting yang akan terus ia bawa.

“Dia akan selalu ada bersama saya. Ketika Piala Dunia dimulai, saya tahu dia akan menjadi salah satu hal pertama yang saya pikirkan,” ujar Robertson.

Kapten Skotlandia itu menutup pernyataannya dengan kalimat yang menggambarkan betapa besar arti persahabatan mereka. Baginya, tampil di Piala Dunia 2026 bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk mewujudkan mimpi yang pernah ia bagi bersama Diogo Jota.

“Saya tidak hanya bermain untuk diri saya sendiri. Saya bermain untuk kami berdua,” kata Robertson.

Sumber: FIFA

LATEST UPDATE