Tampil Jelek di Rusia, Khedira Bingung Sendiri
Dimas Ardi Prasetya | 30 Juni 2018 02:16
Bola.net - - Sami Khedira mengaku bingung mengapa ia bisa tampil buruk selama di Piala Dunia 2018 meski dirinya dalam kondisi bugar dan percaya diri usai tampil apik bersama .
Skuat berstatus sebagai juara bertahan di Piala Dunia 2018. Tentunya mereka juga diunggulkan untuk bisa melaju jauh di turnamen yang digelar di Rusia ini.
Tapi yang terjadi cukup mengejutkan. Sejak awal mereka kesulitan untuk bisa menampilkan performa terbaiknya di Grup F. Di laga perdana mereka langsung tumbang dari Meksiko.
Lawan Swedia, mereka bisa menang meski didapatkan secara dramatis. Lalu di laga penentuan, pasukan Joachim Loew ini dipermalukan oleh Korea Selatan dengan skor 2-0.
Jerman pun harus rela angkat koper dari Rusia. Mereka juga harus menerima kenyataan pahit terpuruk sebagai juru kunci.
Musim Fantastis

Khedira memasuki turnaman empat tahunan ini dengan mood yang positif. Sebab ia baru saja meraih sukses bersama dengan Juventus.
Ia membantu mereka meraih trofi Scudetto ketujuh secara beruntun. Pemain berusia 31 tahun ini juga ikut andil membawa timnya juara Copa Italia keempat kalinya secara beruntun.
Performa pribadi saya masih tidak dapat dijelaskan hingga hari ini, kata Khedira kepada Bild.
“Empat pekan yang lalu, semuanya sempurna. Saya memainkan musim terbaik dalam karir saya di Turin, mencetak sembilan gol dan memiliki penampilan yang sangat bagus di Liga Champions, serunya.
“Dan kemudian dua pertandingan ini terjadi pada saya. Saya belum pernah mengalami hal itu selama karir sepak bola saya dan karena itu saya harus mempertanyakan sendiri, mengapa ini bisa terjadi. Rekan-rekan setim saya dan saya telah dikritik dengan sangat keras, tuturnya.
Benar-benar Bingung

Khedira mengaku dirinya sangat kebingungan dengan melempemnya penampilannya itu. Ia pun tak bisa menemukan alasan atau penjelasan yang tepat.
Ada hal-hal yang tidak dapat saya jelaskan. Misalnya, mengapa saya tidak bisa mendapatkan performa saya dalam dua pertandingan, meskipun saya dalam kondisi yang baik sebelumnya, terangnya.
“Saya duduk di bangku melawan Swedia dan tidak tampil di dua pertandingan lainnya yang seharusnya diperlukan dan yang saya harapkan dari diri saya sendiri. Saya harus menyalahkan diri sendiri, tandasnya.
Dukungan Untuk Loew

Hasil buruk itu membuat pelatih Jerman Joachim Loew berada dalam tekanan. Ia pun didesak untuk mundur. Akan tetapi Khedira mendukung bosnya itu untuk tetap bertahan.
Apakah ia menginginkan itu atau tidak itu adalah keputusannya. Tapi ia telah melakukan pekerjaan hebat selama bertahun-tahun, membawa pemain muda ke tim. Saya berharap Jogi akan terus bertahan, serunya.
Kami pemain 100% menerima kesalahan karena hasil memalukan ini dan ambisius untuk memperbaikinya. Setelah kekalahan seperti itu, Anda kembali lebih kuat dan lebih terarah. Selain itu, orang-orang hebat datang setelahnya.
[initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hajar Rosenborg, Manchester United Pesta Gol di Norwegia
Liga Inggris 25 Juli 2026, 00:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Melaju ke Semifinal SEA V Cup 2026
Voli 24 Juli 2026, 22:24
-
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Piala Dunia 24 Juli 2026, 21:09
-
Link Streaming Manchester United vs Rosenborg, 24 Juli 2026
Liga Inggris 24 Juli 2026, 21:00
-
DPMM FC Antusias Tantang Tampines Rovers di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:57
-
Persib Tanpa 8 Pemain Kunci pada Laga Perdana Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:42
-
Daftar Skuad Pramusim Chelsea untuk Laga Lawan AC Milan di Indonesia
Liga Inggris 24 Juli 2026, 20:15
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Arema FC 25 Juli 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:03
-
Manchester United Hidupkan Minat untuk Carlos Baleba?
Liga Inggris 24 Juli 2026, 20:00











