Tandukan Zidane dan Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2006
Serafin Unus Pasi | 22 Juli 2022 20:23
Bola.net - Kemenangan Italia terhadap Prancis pada ajang Piala Dunia 2006 menjadi ‘tontonan drama’ yang sangat prestisius di sepanjang perhelatan Piala Dunia edisi ke-18. Faktanya, di laga final yang berlangsung pada 9 Juli 2006 tersebut menjadi partai yang paling berwarna dimana Italia sukses menggondol Piala Dunia yang keempatnya dengan mengandaskan Prancis dalam babak adu penalti.
Perih memang tidak bisa dihindari oleh Les Bleus yang sudah unggul terlebih dahulu atas Italia. Pada saat itu Zinedine Zidane berhasil mencetak gol melalui eksekusi penalti dalam laga yang baru berjalan selama tujuh menit.
Namun, 12 menit kemudian Italia membalasnya dengan sundulan bek Marco Materazzi dan membuat skor imbang 1-1 hingga pertandingan harus dilanjutkan di babak tambahan waktu.
Padahal, dalam waktu 90 menit laga tersebut begitu menarik. Serangan kedua tim silih berganti hingga tercipta beberapa peluang. Seperti tandukan Zidane dimentahkan dengan gemilang oleh Gianluigi Buffon.
Itulah mengapa semua banyak yang menganggap bila pertemuan antara Prancis dan Italia di partai final sangat layak untuk diikuti. Betapa tidak, pemain yang tampil di partai puncak itu nyaris semuanya dikenal orang.
Tandukan yang Berujung Kartu Merah

Setelah pertandingan berjalan sampai 90 menit, tidak ada lagi gol yang tercipta skor bertahan sama kuat 1-1.
Pada babak perpanjangan waktu, ada insiden yang mengejutkan antara Zidane dan Materazzi. Keduanya terlibat sedikit cekcok, yang kemudian dilanjutkan dengan ‘sundulan’ kepala Zidane ke dada Materazzi.
Tepat di menit ke 108, mulanya Zidane terlibat adu mulut dengan Materazzi. Sempat meninggalkan sang bek asal Italia, Zidane kemudian berbalik dan melakukan aksi yang tak pernah diduga-duga sebelumnya.
Alhasil, Zidane harus diusir keluar oleh wasit karena mendapatkan kartu merah pada menit ke-110 babak kedua perpanjangan waktu. Pertandingan pun selesai dengan kemenangan Timnas Italia atas Prancis lewat babak adu penalti (5-3). Italia keluar jadi juara Piala Dunia 2006.
Zidane Ungkap Hal yang Mengejutkan

Menjelang ulang tahun yang ke-50, Zidane mengatakan dalam program televisi Prancis bahwa ia tidak pernah bangga ‘menyundul’ Marco Materazzi. Seperti diketahui bersama, insiden mengejutkan tersebut terjadi pada final Piala Dunia 2006 silam.
Zidane mengatakan tidak pernah bangga dengan tindakannya itu. Menurutnya, tindakannya itu hanya merupakan bagian dari masa lalu nya yang kurang baik. Ia membicarakan hal itu menjelang ulang tahunnya yang ke-50 pada 23 Juni lalu.
"Saya sama sekali tidak bangga dengan apa yang saya lakukan tetapi itu adalah bagian dari masa lalu saya,” kata Zidane kepada Telefoot.
Kembali dari Masa Pensiun

Ketika Prancis diambang kegagalan di awal putaran, Zidane yang sempat dilabeli sebagai pemain termahal dunia ini datang sebagai pahlawan. Zidane memang tak sendirian. Tapi ketika itu, kharisma serta skill dewa yang dimilikinya sukses menyihir semua penggemar.
Perjalanan Zidane di Piala Dunia 2006 memang sangat istimewa. Pasalnya, dia menjadi pemain yang diundang langsung oleh sang pelatih Raymond Domenech untuk kembali dari masa pensiunnya. Zidane sejatinya telah putuskan pensiun sejak tahun 2004, usai Prancis tersingkir dari babak perempat final Piala Eropa.edisi Portugal.
Namun, Domenech masih sangat membutuhkan Zidane hingga membuat sang pemain kembali dipanggil pada babak kualifikasi Piala Dunia 2006 kala itu.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



