Timnas Spanyol Dituduh Wakili Diktator
Editor Bolanet | 13 November 2013 13:05
- Ujicoba antara timnas dan Guinea Ekuatorial di akhir pekan nanti bisa dibilang menjadi keberuntungan tersendiri bagi rakyat Guinea. Pasalnya, tim juara dunia itu akan datang tanpa bayaran.
Namun tidak semua orang rupanya senang akan hal ini. Tutu Alicante, salah seorang aktivis kemanusiaan di Guinea Ekuatorial, menyebut bahwa kedatangan timnas Spanyol ini tak lebih dari cara diktator setempat, Teodoro Obiang Nguema Mbasogo untuk membuat rakyat melupakan isu yang lebih penting.
Saya tidak bisa membayangkan Inggris bermain di Zimbabwe ketika Robert Mugabe sedang berkuasa, jelas Alicante menurut laporan yang dilansir oleh The Guardian.
Menggunakan even olahraga besar seperti ini, atau mendatangkan Julio Iglesias (presiden Obiang mendatangkannya musim panas lalu) dan menjadi tuan rumah kompetisi kecantikan dengan dana jutaan dolar, merupakan cara diktator untuk mengalihkan isu dan membuat rakyat miskin tetap senang.
Alicante pun kemudian menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa timnas Spanyol sengaja menutup mata akan kenyataan ini dan tidak peduli dengan nasib rakyat Guinea Ekuatorial.
Presiden Obiang sendiri dituduh melakukan pelanggaran serius dengan menyiksa lawan politiknya serta melakukan tindakan korupsi di negaranya. [initial]
(gua/rer)
Namun tidak semua orang rupanya senang akan hal ini. Tutu Alicante, salah seorang aktivis kemanusiaan di Guinea Ekuatorial, menyebut bahwa kedatangan timnas Spanyol ini tak lebih dari cara diktator setempat, Teodoro Obiang Nguema Mbasogo untuk membuat rakyat melupakan isu yang lebih penting.
Saya tidak bisa membayangkan Inggris bermain di Zimbabwe ketika Robert Mugabe sedang berkuasa, jelas Alicante menurut laporan yang dilansir oleh The Guardian.
Menggunakan even olahraga besar seperti ini, atau mendatangkan Julio Iglesias (presiden Obiang mendatangkannya musim panas lalu) dan menjadi tuan rumah kompetisi kecantikan dengan dana jutaan dolar, merupakan cara diktator untuk mengalihkan isu dan membuat rakyat miskin tetap senang.
Alicante pun kemudian menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa timnas Spanyol sengaja menutup mata akan kenyataan ini dan tidak peduli dengan nasib rakyat Guinea Ekuatorial.
Presiden Obiang sendiri dituduh melakukan pelanggaran serius dengan menyiksa lawan politiknya serta melakukan tindakan korupsi di negaranya. [initial]
(gua/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mesin Sepakbola Spanyol: Pabrik Talenta yang Tak Pernah Mati
Piala Dunia 16 Oktober 2025, 10:58
-
Gelandang Arsenal Ini Disebut Sudah Sekelas Rodri dan Pedri
Liga Inggris 16 Oktober 2025, 06:05
-
Kasus Memburuk, Barcelona Bisa Blokir Lamine Yamal Bela Spanyol
Liga Spanyol 30 September 2025, 09:05
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37














