5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Boleh Melewatkan Euro 2020
Serafin Unus Pasi | 11 Juni 2021 21:08
Bola.net - Euro 2020 dalam hitungan jam akan resmi dibuka. Laga pertama mempertemukan Turki versus Italia pada babak penyisihan Grup A di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.
Pesta sepak bola Eropa itu baru bisa digelar tahun ini karena tantangan global pandemi COVID-19. Dalam penyelenggaraannya juga diterapkan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.
Euro 2020 pastinya sayang untuk dilewatkan. Sebab, ada banyak alasan mengapa tidak boleh sampai ketinggalan mengikuti turnamen ini.
Berikut setidaknya lima alasan mengapa kamu tidak boleh melewatkan Euro 2020. Beragam alasan ini Bola.net rangkum dari berbagai sumber:
1. 24 Negara, Persaingan Makin Sulit
Ini merupakan kali kedua Piala Eropa diselenggarakan dengan 24 negara peserta. Edisi pertamanya pada 2016, dan berlangsung di Prancis.
Sebelum diputuskan diikuti 24 negara, UEFA menggelar Piala Eropa dengan 16 peserta. Euro 2012 di Ukraina dan Polandia jadi edisi terakhir yang digelar dengan 16 tim.
Perubahan jumlah negara peserta ini dilakukan agar persaingan menjadi lebih sengit. Selain itu juga memperbesar peluang negara-negara kecil di Benua Biru untuk bisa lolos ke Piala Eropa.
Imbasnya, persaingan menjadi lebih sengit dan dramatis. Sebab, jumlah pertandingan yang ada di turnamen ini bertambah.
Meski begitu, format turnamen tetap fase grup, kemudian 16 besar, perempat final, semifinal, dan final. Pada edisi pertama Piala Eropa yang diikuti 24 negara, Portugal keluar sebagai juara.
2. Pesta yang Tertunda
Penundaan Euro 2020 selama satu tahun membuat pencinta sepak bola Eropa menjadi tidak sabar untuk menonton turnamen ini. Penggemar dibuat penasaran dengan persaingan yang akan terjadi.
Apalagi, undian grup Euro 2020 sudah selesai dilakukan pada 30 November 2019. Itu artinya, fans berbagai timnas peserta sudah tahu bakal satu grup dengan siapa, dan penasaran menantikan pertandingan seru yang bakal tersaji.
Dalam penyelenggaraan Euro 2020 ini, penonton sudah boleh masuk ke stadion. Tapi, ada limitasi jumlah, dan ditetapkan berbeda-beda di setiap venue.
Namun jangan khawatir karena semua pertandingan bakal bisa dinikmati lewat layar kaca. Di Indonesia bahkan ada banyak laga yang disiarkan langsung lewat berbagai platform, satu di antaranya melalui siaran berlangganan di Mola TV.
3. Kesempatan Menonton Generasi Terbaik Prancis
Dalam penyelenggaraan Euro 2020 ini ada juara bertahan Piala Dunia. Mereka adalah Timnas Prancis yang berhasil menjadi juara dunia di Rusia pada 2018.
Di Euro 2020 ini, diyakini skuad Timnas Prancis adalah generasi terbaik. Bahkan, bisa jadi lebih kuat dibandingkan saat menjuarai Piala Dunia 2018.
Alasannya karena banyak pemain angkatan 2018 lalu yang sekarang tambah matang di klub masing-masing. Contohnya seperti Paul Pogba, N'Golo Kante, Antoine Griezmann, hingga pemain sarat pengalaman Olivier Giroud.
Jangan lupakan pula comeback Karim Benzema di Timnas Prancis. Pada Euro 2020 ini, striker Real Madrid itu sudah baikan dengan pelatih Didier Deschamp sehingga diyakini bakal mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
4. Format Baru
Euro 2020 menjadi sejarah dalam hal tuan rumah penyelenggaraan. Untuk pertama kalinya, ajang ini diselenggarakan di lebih dari satu atau dua negara.
Tak tanggung-tanggung, ada 11 negara yang menjadi tuan rumah. Jumlah itu malah dikurangi dari sebelumnya 13 negara karena pandemi COVID-19.
Dengan banyaknya negara yang menjadi tuan rumah, kita akan disuguhi atmosfer pertandingan yang berbeda-beda. Hal itu akan menambah keseruan kita dalam menikmati semua laga di Euro 2020.
Keseruan lainnya adalah banyak tim yang akan melakukan perjalanan lintas negara. Hal itu menjadi tantangan pelatih dalam menjaga kebugaran pemain, ditambah sekarang masih dalam masa pandemi COVID-19.
5. Waktunya Inggris Juara?
Pada Euro 2020 ini, Inggris bisa dikatakan adalah tuan rumah sesungguhnya. Itu karena pertandingan finalnya diselenggarakan di Stadion Wembley.
Stadion yang terletak di London itu juga paling banyak menggelar pertandingan Euro 2020. Dari fase grup hingga final, venue berkapasitas 90.000 tempat duduk itu hanya absen saat babak perempat final.
Semua pertandingan semifinal bahkan diselenggarakan di Stadion Wembley. Ini adalah kabar baik buat Timnas Inggris, karena mereka bisa banyak bermain di rumah.
Maka dari itu, tidak salah menempatkan Inggris menjadi salah satu negara favorit untuk menjadi kampiun Euro 2020. Dukungan publik Inggris dan bermain di rumah memberikan tambahan motivasi untuk mengejar gelar juara.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






