5 Pelajaran Slovakia vs Spanyol: Pembuktian La Roja, Tapi Bukan dari Morata!
Asad Arifin | 24 Juni 2021 08:36
Bola.net - Timnas Spanyol menang telak atas Slovakia pada matchday ketiga Grup E Euro 2020. Pertandingan yang digelar di Estadio de La Cartuja pada Rabu (24/6/2021) berakhir dengan skor 5-0 untuk Spanyol.
La Furia Roja, begitu julukannya, menutup babak pertama dengan keadaan unggul 2-0. Gol bunuh diri Martin Dubravka serta sundulan Aymeric Laporte membuat aroma kemenangan Spanyol menjadi semakin pekat.
Tiga gol tambahan dihasilkan di babak kedua. Berawal dari aksi Pablo Sarabia, ditambah gol dari Ferran Torres serta Juraj Kucka yang mengikuti langkah Dubravka membuat pertandingan bisa ditutup dengan skor 5-0 untuk Spanyol.
Tambahan tiga poin membuat Spanyol bisa dipastikan lolos ke babak 16 besar.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Slovakia vs Spanyol? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Pembuktian La Roja

Spanyol memulai kiprahnya di Euro 2020 dengan sangat lambat, bahkan bisa disebut buruk. Spanyol hanya meraih hasil imbang pada dua laga awal. Spanyol tumpul dan tampil tidak meyakinkan.
Namun, pada laga ketiga, La Roja tampil impresif. Sempat kesulitan di awal laga, Spanyol mendapat ritme permainan terbaiknya dan menang 5-0 atas Slovakia.
Menurut Opta, ini pertama kalinya Spanyol bisa mencetak 5 gol dalam satu pertandingan di kompetisi Eropa. Spanyol sudah menempuh total 43 pertandingan di Euro (Piala Eropa) dan baru kali ini mereka bisa mencetak total 5 gol dalam satu pertandingan.
Duh, Dubravka!
Martin Dubravka harusnya bisa jadi pahlawan bagi Slovakia, jika laga berakhir pada menit ke-12. Sebab, pada momen itu, kiper 32 tahun melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis penalti Alvaro Morata.
Slovakia akan lolos ke babak 16 Besar jika laga berakhir imbang dan Dubravka akan jadi pahlawan.
Namun, laga tidak berhenti pada menit ke-12. Pada menit ke-30, Dubravka membuat blunder fatal dan mencetak gol bunuh diri. Kiper Newcastle itu kemudian harus melihat bola bersarang di gawangnya empat kali lagi.
Sulit ya Cetak Gol Penalti?
Spanyol punya kesempatan unggul cepat atas Slovakia. Pada menit ke-12, Spanyol mendapat penalti. Akan tetapi, eksekusi Alvaro Morata gagal menjadi gol. Saat itu, kedudukan masih imbang 0-0.
Spanyol pun mencatatkan rekor buruk dalam hal eksekusi penalti. Sebab, La Roja kini telah gagal pada lima kesempatan penalti secara beruntun. Sergio Ramos gagal dua kali.
Sebelum Morata, ada Gerard Moreno yang gagal menendang penalti di Euro 2020. Butuh bantuan Bruno Fernandes atau Cristiano Ronaldo kah?
Perubahan Lucho

Luis Enrique, atau biasa disapa Lucho, membuat sejumlah perubahan di laga melawan Slovakia. Lucho tetap memakai formasi 4-3-3, tetapi menurunkan pemain yang berbeda.
Masuknya Cesar Azpilicueta membuat sisi kanan pertahanan makin kuat. Lalu, ada keputusan memainkan Pablo Sarabia sejak menit awal yang memberi banyak opsi di lini depan.
Perubahan paling terasa adalah dengan kembalinya Sergio Busquets di lini tengah. Busquets menjadi kunci bagi alur permainan La Roja pada duel ini.
Ayo, Morata!

Morata boleh bahagia dengan kemenangan dan performa apik Spanyol. Morata pun harusnya ikut senang dengan sukses Spanyol lolos ke babak 16 Besar. Akan tetapi, kebahagiaan Morata mungkin tidak penuh.
Sebab, Morata lagi-lagi gagal tampil meyakinkan. Morata punya peluang besar mencetak gol pada menit ke-12. Spanyol mendapat hadiah penalti. Namun, Morata gagal menjalankan tugasnya.
Morata belum tampil meyakinkan hingga akhirnya diganti Ferran Torres pada menit ke-66.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga:
- Waduh, Cristiano Ronaldo Mendapat Lemparan Botol Minuman Soda dari Fans
- Menakar Masa Depan Harga Perangko Euro 2020
- Penantian 5 Tahun dan 258 Hari Karim Benzema Mencetak Gol untuk Prancis
- Imbang Melawan Portugal, Tanda Prancis Masih Harus Berbenah Lagi
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Euro 2020: 2 Big Match, Bracket Kiri Lebih Alot!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









