Belajar dari Insiden Swedia, Mancini Ingin Italia Main Menyerang
Yaumil Azis | 7 September 2018 09:58
- Pengalaman disingkirkan Swedia pada kualifikasi Piala Dunia 2018 lalu menjadi pengalaman berharga untuk pelatih anyar Italia, Roberto Mancini. Untuk itu, ia ingin tim besutannya itu bermain menyerang selama di bawah asuhannya.
Seperti yang diketahui, Italia tidak bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia 2018 kemarin lantaran gugur sejak babak kualifikasi. Mereka tumbang di tangan Swedia dan membuat sang pelatih, Gian Piero Ventura, harus kehilangan pekerjaannya.
Kini, Gli Azzurri ditukangi oleh Roberto Mancini yang akan segera melakoni laga debutnya di kompetisi resmi. Pada hari Sabtu (8/9) dini hari nanti, mereka akan menjamu Polandia dalam ajang UEFA Nation League.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Roberto Mancini.
Ingin Main Menyerang
Kegagalan Italia masuk Piala Dunia jelas merupakan luka bagi para penggemarnya, dan Mancini pastinya tidak ingin kejadian sama terulang kembali. Pria berumur 53 tahun tersebut menjadikan kekalahan atas Swedia sebagai pembelajaran.
Kami harus menyerang dan bermain untuk menang. Italia gagal lolos karena kami tidak mencetak gol melawan Swedia dalam dua leg, dan harus berlatih agar bisa lebih tajam, ujar Mancini dalam konferensi persnya, dikutip dari Football Italia.
Tidak ada waktu untuk kalah dan kami punya beberapa masalah, tetapi turnamen ini bisa memberi kami rasa puas, lanjutnya.
Sambut Positif Nation League
Mancini juga menyambut baik kehadiran UEFA Nation League yang dianggapnya memberikan perkembangan positif. Sebab ia meyakini sebuah kompetisi memang harus membuat para pemain perlu bermain demi meraih poin.
Saya pikir Nation League adalah sebuah perkembangan yang positif, karena para pemain lebih baik merasa harus berjuang untuk meraih tiga angka, tambahnya.
Itu bisa membantu kami memperkenalkan para pemain muda di pentas internasional, tutupnya.
Saksikan Juga Video Ini
Bagaimana tanggapan publik soal stadion kebanggaan Indonesia, Gelora Bung Karno Senayan? Yuk dengar komentar mereka pada tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hancurkan Tunisia Adalah Awal yang Bagus Bagi Swedia di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 14:54
-
Man of the Match Swedia vs Tunisia: Alexander Isak
Piala Dunia 15 Juni 2026, 11:53
LATEST UPDATE
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Brasil?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 17:00
-
Andoni Iraola Depak Pemain Ini dari Skuad Liverpool?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 16:30
-
Siapa Lawan Timnas Jerman di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 16:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









