Blanc Mundur, Presiden Federasi Prancis Menuai Kecaman
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 16:16
- Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Noel le Graet mendapat hujan kritik dari media lokal menyusul mundurnya pelatih timnas, Laurent Blanc.
Blanc mundur dari kursi pelatih Les Bleus Sabtu kemarin - tepat di tanggal terakhir kontraknya dan selang beberapa hari dari kekalahan atas Spanyol di perempat final Euro 2012. Meski mundur, mantan pelatih itu tetap sosok yang populer dan mendapat banyak dukungan di dalam negeri.
'Tiada Harapan' adalah judul headline yang dipasang Le Parisien. Mereka juga menulis: Tim Prancis tak bisa menolong diri sendiri. Dalam krisis di empat tahun terakhir, tak hanya dalam tim tapi juga citranya, mereka kian tenggelam setelah kepergian spektakuler Laurent Blanc.
Dinodai oleh enam tahun kepemimpinan Raymond Domenech (pelatih yang juga selalu didukung Le Graet) dan oleh sistem federal yang nyaris tewas, tim Prancis tak punya satu suara bersatu untuk diandalkan. Tim Prancis sudah hancur moralnya, tak punya harapan. Les Bleus benar-benar sakit!
Tak kalah pedas, Le Journal de Dimanche juga menuduh Le Graet menawarkan kontrak baru dengan kondisi yang ia tahu bakal ditolak Blanc.
Le Graet kini sudah memulai perburuan untuk manajer baru Les Bleus, namun ia paham betul reputasinya dipertaruhkan demi mendapatkan sosok yang tepat. (espn/row)
Blanc mundur dari kursi pelatih Les Bleus Sabtu kemarin - tepat di tanggal terakhir kontraknya dan selang beberapa hari dari kekalahan atas Spanyol di perempat final Euro 2012. Meski mundur, mantan pelatih itu tetap sosok yang populer dan mendapat banyak dukungan di dalam negeri.
'Tiada Harapan' adalah judul headline yang dipasang Le Parisien. Mereka juga menulis: Tim Prancis tak bisa menolong diri sendiri. Dalam krisis di empat tahun terakhir, tak hanya dalam tim tapi juga citranya, mereka kian tenggelam setelah kepergian spektakuler Laurent Blanc.
Dinodai oleh enam tahun kepemimpinan Raymond Domenech (pelatih yang juga selalu didukung Le Graet) dan oleh sistem federal yang nyaris tewas, tim Prancis tak punya satu suara bersatu untuk diandalkan. Tim Prancis sudah hancur moralnya, tak punya harapan. Les Bleus benar-benar sakit!
Tak kalah pedas, Le Journal de Dimanche juga menuduh Le Graet menawarkan kontrak baru dengan kondisi yang ia tahu bakal ditolak Blanc.
Le Graet kini sudah memulai perburuan untuk manajer baru Les Bleus, namun ia paham betul reputasinya dipertaruhkan demi mendapatkan sosok yang tepat. (espn/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:17
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
-
Kylian Mbappe dan 'Rumah' Bernama Piala Dunia
Piala Dunia 18 Juni 2026, 10:06
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Inggris vs Ghana di Piala Dunia 2026, Rabu 24 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 23:00
-
Trump Bakal Hadir di Final Piala Dunia 2026, Serahkan Trofi Juara
Piala Dunia 23 Juni 2026, 22:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










