Blunder Fatal Tak Masalah, Spanyol Tetap Percaya Pada Unai Simon
Yaumil Azis | 29 Juni 2021 03:08
Bola.net - Blunder fatal yang dilakukan Unai Simon sulit dimaafkan. Sebab, kesalahan tersebut nyaris membuat Spanyol terdepak lebih dulu dari ajang Euro 2020.
Simon dipercaya sebagai kiper sejak menit awal ketika La Furia Roja bertemu Kroasia dalam laga 16 besar yang dilangsungkan di Parken Stadium hari Senin (28/6/2021). Semuanya berjalan normal sampai menit ke-20.
Pada momen itu, Spanyol tertinggal lebih dulu setelah Pedri mencetak gol bunuh diri. Namun gelandang Barcelona itu tak sepenuhnya salah, karena yang dilakukan olehnya hanyalah sekadar backpass biasa.
Kesalahan patut dilimpahkan kepada Simon. Kiper Athletic Bilbao tersebut gagal menerima backpass dari Pedri sehingga bola bisa bergulir dan melewati garis gawang. Alhasil, skor berubah jadi 1-0 untuk Kroasia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Spanyol Tetap Percaya
Untungnya, Spanyol mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3. Permainan harus berlanjut hingga ke babak extra time. Padahal, sampai pertengahan babak kedua, Spanyol sempat unggul 3-1 berkat aksi Cesar Azpilicueta dan Ferran Torres.
Sayang gawang Simon kebobolan dua kali jelang waktu normal berakhir yang membuat skor kembali imbang 3-3. Pada masa extra time, pasukan Luis Enrique mencetak dua gol tambahan melalui Alvaro Morata dan Mikel Oyarzabal.
Kemenangan tersebut menyelamatkan wajah Simon yang sangat ternoda akibat blunder fatal tersebut. Meski begitu, Spanyol masih memiliki kepercayaan yang sangat besar pada pria berumur 24 tahun itu.
"Unai Simon tahu bahwa dia memiliki kepercayaan dari kami. Gol itu hanya ketidak beruntungan, tapi mentalitasnya sangat santai sembari tetap ambisius, dan dia menunjukkannya hari ini," ujar gelandang Spanyol, Sergio Busquets, dikutip dari situs resmi UEFA.
Sistem Kroasia Menyulitkan Spanyol
Pertandingan seharusnya tidak perlu berlanjut hingga ke masa extra time andai Spanyol bisa mempertahankan keunggulan dua gol hingga peluit panjang dibunyikan. Namun kecerdikan Kroasia yang mengubah strategi membuat Spanyol kesulitan.
"Kami punya peluang untuk menyelesaikan pertandingan lebih cepat tapi kami menunjukkan karakter sepanjang waktu," kata Busquets lagi, masih di kesempatan yang sama.
"Ketika Kroasia mengubah sistemnya, mereka membanjiri lapangan dan kami tidak cukup mampu beradaptasi dengan cepat," pungkasnya.
Kemenangan 5-3 yang sudah mutlak membuat Spanyol bisa melaju ke babak perempat final. Mereka menjadi negara ke-5 yang berhasil mencapai titik ini setelah Denmark, Republik Ceko, Belgia dan Italia.
(UEFA)
Baca Juga:
Masih Meragukan Kualitasnya? Morata Kini Jadi Top Skorer Spanyol di Euro, Loh!
Unai Simon Parah! Warganet: Kirain yang Bisa Ngelucu Cuma De Gea dan Kepa Saja
Keluarga Alvaro Morata Diancam Pembunuhan, Luis Enrique Serukan Polisi untuk Bertindak
Battle of WAGs Euro 2020: Kroasia vs Spanyol
5 Pemain Kunci Kroasia untuk Tendang Spanyol dari Euro 2020: Selain Luka Modric, Siapa Lagi Sih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
-
Jose Mourinho Temukan Formula Keseimbangan Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 22 Oktober 2026, 18:23
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








