Cesc: Spanyol Membosankan? Yang Benar Saja!
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 18:30
- Spanyol adalah negara pertama yang mampu memenangkan tiga turnamen besar secara beruntun. Namun pencapaian La Roja bukannya tanpa disertai kritik. Banyak yang menyebut permainan Spanyol membosankan, apalagi saat mereka tidak bermain dengan penyerang tengah.
Vicente Del Bosque lebih sering memilih menggunakan penyerang bayangan alias false nine untuk melengkapi gaya tiki-taka. Cesc Fabregas adalah pemain yang kebagian peran itu. Fabregas tidak paham alasan pihak-pihak yang menyebut permainan Spanyol membosankan.
Orang-orang yang berkata bahwa permainan kami membosankan itu, menurut saya, tidak paham sepakbola, ucap Fabregas kepada BBC Radio 5 Live.
Ini adalah salah satu hari terbaik dalam kehidupan saya. Meraih tiga trofi turnamen besar secara beruntun belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah sepakbola.
Fabregas juga menolak anggapan bahwa timnya melenggang dengan mudah di partai final. Meski menang dengan empat gol tanpa balas, Fabregas menganggap Italia memberi perlawanan yang keras.
Jika sebelum pertandingan ada yang bilang bahwa kami akan menang 4-0, saya tak akan percaya. Pertandingan itu lebih berat dari kelihatannya, ungkap gelandang Barcelona ini. hanya bermain dengan 10 orang setelah Thiago Motta cedera, dan itu adalah akhir perjuangan mereka.
Mengenai kaos tribute yang dipakainya, Fabregas memberikan penjelasan. Seperti diketahui, Fabregas mempersembahkan kemenangan itu untuk para pesepakbola Spanyol yang telah meninggal yakni Dani Jarque, Miki Roque, Manolo Preciado, dan Antonio Puerta.
Saya memakai kaos dengan nama orang-orang yang telah meninggalkan kami, tapi mereka sebenarnya tetap bersama kami. Kami sangat menghargai hidup, terutama dalam momen-momen seperti ini. Kami berharap keluarga mereka bisa menikmati momen ini dengan sebaik-baiknya, pungkas pemain berusia 25 tahun ini. (gl/hsw)
Vicente Del Bosque lebih sering memilih menggunakan penyerang bayangan alias false nine untuk melengkapi gaya tiki-taka. Cesc Fabregas adalah pemain yang kebagian peran itu. Fabregas tidak paham alasan pihak-pihak yang menyebut permainan Spanyol membosankan.
Orang-orang yang berkata bahwa permainan kami membosankan itu, menurut saya, tidak paham sepakbola, ucap Fabregas kepada BBC Radio 5 Live.
Ini adalah salah satu hari terbaik dalam kehidupan saya. Meraih tiga trofi turnamen besar secara beruntun belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah sepakbola.
Fabregas juga menolak anggapan bahwa timnya melenggang dengan mudah di partai final. Meski menang dengan empat gol tanpa balas, Fabregas menganggap Italia memberi perlawanan yang keras.
Jika sebelum pertandingan ada yang bilang bahwa kami akan menang 4-0, saya tak akan percaya. Pertandingan itu lebih berat dari kelihatannya, ungkap gelandang Barcelona ini. hanya bermain dengan 10 orang setelah Thiago Motta cedera, dan itu adalah akhir perjuangan mereka.
Mengenai kaos tribute yang dipakainya, Fabregas memberikan penjelasan. Seperti diketahui, Fabregas mempersembahkan kemenangan itu untuk para pesepakbola Spanyol yang telah meninggal yakni Dani Jarque, Miki Roque, Manolo Preciado, dan Antonio Puerta.
Saya memakai kaos dengan nama orang-orang yang telah meninggalkan kami, tapi mereka sebenarnya tetap bersama kami. Kami sangat menghargai hidup, terutama dalam momen-momen seperti ini. Kami berharap keluarga mereka bisa menikmati momen ini dengan sebaik-baiknya, pungkas pemain berusia 25 tahun ini. (gl/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 26 Juni 2026, 19:00
-
Kabar Gembira MU! Aurelien Tchouameni Buka Kans Pindah ke Old Trafford!
Liga Inggris 26 Juni 2026, 18:30
-
Jose Mourinho Sebut Satu Laga yang Ingin Diulang Sepanjang Kariernya
Liga Spanyol 26 Juni 2026, 16:45
-
Neymar Beberkan Isi Komunikasinya dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 16:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:58
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









