Cruyff: Rivalitas Clasico Bisa Hancurkan Spanyol
Editor Bolanet | 9 Juni 2012 12:00
- Legenda Belanda, Johan Cruyff yakin perjalanan Spanyol di Euro 2012 bisa terhambat dengan meningkatnya rivalitas pemain Real Madrid dan di skuad timnas.
Sejak Madrid dibesut Jose Mourinho, tensi persaingan di antara kedua musuh bebuyutan itu - yang dikenal dengan nama Clasico, sudah memanas dengan sejumlah perseteruan di antara kedua pemain hingga staf pelatih kedua kubu.
Dan Cruyff yang menghabiskan lima tahun bermain di Camp Nou dan delapan tahun sebagai pelatih, sangat percaya jika hal itu akan merugikan tim Matador dalam usaha mereka mempertahankan mahkota Eropa.
Spanyol punya tim yang sangat bagus, namun pelatih Vicente del Bosque disibukkan dengan pertentangan yang dibikin Mourinho antara pemain Real Madrid dan Barcelona, paparnya pada De Telegraaf.
Cruyff kemudian mengalihkan perhatian pada grup neraka yang menempatkan negaranya dengan para raksasa macam Jerman, Portugal dan Denmark.
Tak ada favorit, ada banyak tim kuat. Ini menarik, terutama saat ini, bahwa kualitas individu pemain tak banyak mempengaruhi tim, imbuhnya.
Contoh bagusnya adalah Portugal. Anda melihat sejumlah nama di sana dan Anda memperkirakan mereka tim yang besar namun dengan cara apapun, mereka tak tampil sebagai tim.
Tim Jerman, tentu saja adalah tim yang sangat bagus. Mereka boleh kalah dalam laga pemanasan, namun itu tak ada artinya. Jerman malah semakin berbahaya. Sementara Denmark jelas tidak lemah. Itulah keindahan grup Belanda, tak ada yang tahu siapa yang bakal menang. [initial]
PIALA EROPA - Pique: Hubungan Saya Dan Ramos Baik-baik Saja (gl/row)
Sejak Madrid dibesut Jose Mourinho, tensi persaingan di antara kedua musuh bebuyutan itu - yang dikenal dengan nama Clasico, sudah memanas dengan sejumlah perseteruan di antara kedua pemain hingga staf pelatih kedua kubu.
Dan Cruyff yang menghabiskan lima tahun bermain di Camp Nou dan delapan tahun sebagai pelatih, sangat percaya jika hal itu akan merugikan tim Matador dalam usaha mereka mempertahankan mahkota Eropa.
Spanyol punya tim yang sangat bagus, namun pelatih Vicente del Bosque disibukkan dengan pertentangan yang dibikin Mourinho antara pemain Real Madrid dan Barcelona, paparnya pada De Telegraaf.
Cruyff kemudian mengalihkan perhatian pada grup neraka yang menempatkan negaranya dengan para raksasa macam Jerman, Portugal dan Denmark.
Tak ada favorit, ada banyak tim kuat. Ini menarik, terutama saat ini, bahwa kualitas individu pemain tak banyak mempengaruhi tim, imbuhnya.
Contoh bagusnya adalah Portugal. Anda melihat sejumlah nama di sana dan Anda memperkirakan mereka tim yang besar namun dengan cara apapun, mereka tak tampil sebagai tim.
Tim Jerman, tentu saja adalah tim yang sangat bagus. Mereka boleh kalah dalam laga pemanasan, namun itu tak ada artinya. Jerman malah semakin berbahaya. Sementara Denmark jelas tidak lemah. Itulah keindahan grup Belanda, tak ada yang tahu siapa yang bakal menang. [initial]
PIALA EROPA - Pique: Hubungan Saya Dan Ramos Baik-baik Saja (gl/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julian Alvarez Bisa Kenakan Nomor Punggung Ini Jika ke Barcelona
Liga Spanyol 29 Mei 2026, 14:08
-
Juventus dan Atletico Gigit Jari, Bernardo Silva OTW ke Barcelona
Liga Spanyol 29 Mei 2026, 10:59
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 22:43
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 22:01
-
Link Live Streaming Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:55
-
Klasemen Pembalap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 21:42
-
Di Mana Tempat Menonton PSG vs Arsenal?
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:14
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 21:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04













