Del Bosque Tolak Sebut Prancis Bermain Bertahan
Editor Bolanet | 24 Juni 2012 08:21
- Pelatih , Vicente del Bosque menolak menyebut bermain bertahan saat menghadapi timnya di perempat final Euro 2012, dini hari tadi.
Menghadapi Spanyol, Prancis memilih untuk menurunkan dua bek sayap guna menahan gempuran dua pemain di sisi kiri Spanyol, Jordi Alba dan Andres Iniesta. Namun sayangnya Alba yang lolos dari hadangan dua bek sayap Prancis, Mathieu Debuchy dan Anthony Reveillere akhirnya bisa mengirim umpan silang yang dimaksimalkan menjadi gol oleh Xabi Alonso.
Saya tidak ingin berbicara mengenai taktik pelatih lawan, ucap Del Bosque kepada reporter usai laga. Kami memang kuat di sisi kiri melalui Jordi Alba serta Andres Iniesta, dan dari sisi itu gol kami berasal.
Saya juga tidak berpikir jika Prancis bermain bertahan. Mereka mempunyai Franck Ribery dan Karim Benzema. Mereka berdua bermain menyerang dan menciptakan peluang. Lalu kemudian masuk Olivier Giroud dan Samir Nasri.
Jadi saya tidak berpikir mereka memutuskan untuk bermain bertahan. Kami bermain secara kolektif dan itu jauh lebih penting dari masalah yang dimiliki Prancis.
Del Bosque juga membicarakan waktu istirahat Spanyol yang relatif pendek jika dibandingkan Portugal, lawan mereka di semifinal. Mantan pelatih Real Madrid itu, tak menyangkal jika ekstra libur sehari menjadi keuntungan tersendiri, namun timnya tetap akan memaksimalkan waktu istirahat yang ada.
Kami semua lelah di akhir laga, tetapi itu hal yang normal dan kami akan berusaha beristirahat semaksimal mungkin. ekstra libur sehari (milik Portugal) tentu menjadi sedikit ketidakberuntungan bagi kami, pungkas Del Bosque. (afp/mac)
Menghadapi Spanyol, Prancis memilih untuk menurunkan dua bek sayap guna menahan gempuran dua pemain di sisi kiri Spanyol, Jordi Alba dan Andres Iniesta. Namun sayangnya Alba yang lolos dari hadangan dua bek sayap Prancis, Mathieu Debuchy dan Anthony Reveillere akhirnya bisa mengirim umpan silang yang dimaksimalkan menjadi gol oleh Xabi Alonso.
Saya tidak ingin berbicara mengenai taktik pelatih lawan, ucap Del Bosque kepada reporter usai laga. Kami memang kuat di sisi kiri melalui Jordi Alba serta Andres Iniesta, dan dari sisi itu gol kami berasal.
Saya juga tidak berpikir jika Prancis bermain bertahan. Mereka mempunyai Franck Ribery dan Karim Benzema. Mereka berdua bermain menyerang dan menciptakan peluang. Lalu kemudian masuk Olivier Giroud dan Samir Nasri.
Jadi saya tidak berpikir mereka memutuskan untuk bermain bertahan. Kami bermain secara kolektif dan itu jauh lebih penting dari masalah yang dimiliki Prancis.
Del Bosque juga membicarakan waktu istirahat Spanyol yang relatif pendek jika dibandingkan Portugal, lawan mereka di semifinal. Mantan pelatih Real Madrid itu, tak menyangkal jika ekstra libur sehari menjadi keuntungan tersendiri, namun timnya tetap akan memaksimalkan waktu istirahat yang ada.
Kami semua lelah di akhir laga, tetapi itu hal yang normal dan kami akan berusaha beristirahat semaksimal mungkin. ekstra libur sehari (milik Portugal) tentu menjadi sedikit ketidakberuntungan bagi kami, pungkas Del Bosque. (afp/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Spanyol Menggila! Belum Terkalahkan di 30 Laga Sejak Awal 2023
Piala Dunia 17 November 2025, 17:05
-
Man of the Match Azerbaijan vs Prancis: Malo Gusto
Piala Dunia 17 November 2025, 04:20
-
Hasil Azerbaijan vs Prancis: Les Bleus Balikkan Keadaan Lewat Tiga Gol Babak Pertama
Piala Dunia 17 November 2025, 02:12
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
















