Demo Topless Anti Euro Gagal Menyuarakan Pesan
Editor Bolanet | 20 Juni 2012 16:39
Femen adalah sebuah organisasi feminis radikal yang menentang penyelenggaran Euro 2012 . Mereka menganggap even tersebut hanya akan memperluas kegiatan prostitusi serta menambah angka perempuan yang akan terseret ke dalam bisnis hitam tersebut. Ciri khas mereka, para aktivis itu kerap melakukan demo tanpa busana. Seperti yang baru-baru ini terjadi Kiev yang menjadi pusat berkumpulnya suporter Swedia.
Awalnya para pendukung tim ini sempat bingung harus bagaimana menyikapi aksi buka baju dua perempuan tersebut. Karena setelah menaiki sebuah meja dan membuang baju atasan, mereka memamerkan tulisan F**k You Euro 2012 di tubuh mereka. Banyak yang tidak menyadari pesan politik yang diusung para perempuan tersebut, namun ada juga yang lantas meneriakkan ejekan dan menyuruh mereka turun.
Setelah salah satu fans berhasil menarik mereka turun, beberapa penjaga membawa mereka ke petugas keamanan yang sudah menunggu di luar area.
Salah seorang suporter yang bernama n berkomentar bahwa pada dasarnya negara-negara di Eropa menghargai aksi perlawanan terhadap kegiatan prostitusi dan bentuk pelecehan yang lain, namun apa yang dilakukan aktivis Femen ini malah berakibat sebaliknya.
Menurutku pasti ada di antara laki-laki yang menyaksikan mereka justru senang melihat mereka tanpa busana, ujarnya. Tapi aku sendiri yakin bukan itu maksud gadis-gadis itu. (3n/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
















