
Bola.net - Timnas Swedia kini berada di ambang pintu masuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Kesempatan ini datang meski mereka sempat mencatatkan performa buruk sepanjang fase kualifikasi Piala Dunia.
Langkah ini menjadi sangat signifikan mengingat perjalan mereka sebelumnya penuh dengan rintangan dan kegagalan. Kini, hanya satu kemenangan yang memisahkan skuad Blagult dengan tiket menuju turnamen sepak bola paling bergengsi di planet ini.
Sebelumnya, Swedia sempat terpuruk di dasar klasemen Grup B, berada di bawah Swiss, Kosovo, hingga Slovenia. Hasil minor tersebut bahkan sempat membuat federasi mengambil tindakan tegas dengan memecat pelatih Jon Dahl Tomasson.
Graham Potter yang kini menukangi tim pun melihat situasi ini sebagai sebuah berkah yang harus dimaksimalkan. Ia menyadari bahwa posisi timnya saat ini tidak lepas dari keberuntungan sistem kompetisi yang ada.
Keajaiban Jalur UEFA Nations League

Kesempatan kedua Swedia ini muncul berkat performa impresif mereka di ajang UEFA Nations League sebelumnya. Keberhasilan menjuarai Grup C1 menjadi penyelamat saat jalur kualifikasi reguler mereka tertutup rapat.
Meskipun Potter sempat menelan kekalahan dari Swiss dan hasil imbang kontra Slovenia di laga terakhir, status juara grup di Nations League tetap memberikan mereka tiket play-off. Sistem ini memang memberikan ruang bagi tim-tim yang tampil apik di kompetisi liga tersebut.
"Ini terasa seperti peluang yang luar biasa. Kami memiliki kesempatan ini karena apa yang dilakukan tim di Nations League," ungkap Graham Potter.
"Jadi kami berada di posisi kami sekarang, dan kini kami memiliki satu pertandingan tersisa untuk dimainkan demi mencapai Piala Dunia, yang merupakan sebuah impian," lanjutnya dalam sesi konferensi pers.
Momentum Kebangkitan di Valencia
Kepercayaan diri Swedia mulai pulih setelah mereka berhasil menumbangkan Ukraina dengan skor 3-1 di Valencia pekan lalu. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi meski sempat terseok-seok.
Kini memori manis Piala Dunia 1994, saat Swedia berhasil meraih peringkat ketiga di tanah Amerika, kembali membayangi benak para pemain. Mereka bertekad untuk kembali mengulangi sejarah hebat di lokasi yang sama dua tahun mendatang.
"Kami jelas sangat senang dan puas mendapatkan kesempatan ini, meskipun pertandingan kualifikasi tidak berjalan sebaik yang kami harapkan," tegas kapten Swedia, Victor Lindelof.
"Nations League dan hasil yang kami dapatkan di sana jelas memberikan kami kesempatan ini. Kami sangat senang berada di situasi sekarang," tambahnya.
Dukungan Penuh di Strawberry Arena
Ujian terakhir Swedia adalah menghadapi Polandia dalam laga hidup mati yang akan digelar di Strawberry Arena. Dukungan suporter tuan rumah diprediksi akan menjadi faktor pembeda setelah sebelumnya tim sempat mendapat cemoohan.
Stadion dipastikan akan penuh sesak oleh pendukung yang ingin melihat tim nasional mereka memastikan tempat di putaran final. Atmosfer ini diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain di atas lapangan hijau.
"Selalu menyenangkan memiliki penggemar di belakang kami, di arena yang penuh di mana mereka memberi kami energi. Itu sangat berarti bagi saya dan seluruh rekan tim," tutur bek Aston Villa tersebut.
"Saya pikir ada banyak orang yang menantikan untuk turun ke lapangan besok dan merasakan langsung pengalaman tersebut," tutup Lindelof.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
-
Liga Italia 30 September 2026 13:38John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:13AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 19:00Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 18:39Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 18:30Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:12BRIN Punya 4 Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Riset Dipercepat
-
Liputan6 27 Oktober 2026 18:48Ada Demo Sumpah Pemuda Besok, TNI-Polri Kawal Jakarta
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:19Prabowo Panggil Kepala BRIN, Riset Penanganan Kebakaran Hutan Dibahas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383841/original/017191300_1793103340-IMG_0345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615998/original/074288400_1635414615-20211028-Aksi-Mahasiswa-Dan-Buruh-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-FANANI-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383494/original/044750700_1793089062-IMG-20261027-WA0030.jpg)
