Diutak-atik Sedemikian Rupa, Identitas Italia Tidak Berubah
Yaumil Azis | 21 Juni 2021 02:18
Bola.net - Satu hal yang patut diapresiasi dari Italia di Euro 2020. Meski mereka melakukan perombakan besar-besaran pada starting XI-nya, identitasnya tidak hilang. Setidaknya begitu kata sang pelatih, Roberto Mancini.
Pada Minggu (20/6/2021) malam WIB, Italia menutup rangkaian perjalanannya di fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Wales. Hasil tersebut cukup untuk membuat mereka duduk di posisi teratas klasemen Grup A.
Sembilan poin mereka raih dari tiga kemenangan - torehan yang sempurna. Tujuh gol berhasil diciptakan dan tak pernah kebobolan sama sekali. Mungkin banyak yang berpikir kalau Italia memainkan skuat terbaiknya di setiap laga.
Pemikiran itu benar untuk dua pertandingan awal, namun tidak yang ketiga. Saat melawan Wales, Mancini merombak starting XI Italia dan memainkan delapan pemain yang sebelumnya duduk manis di bangku cadangan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Identitas Tetap Sama
Berbeda dengan starting XI di kedua laga sebelumnya, Italia kali ini memakai banyak nama-nama yang tak familiar. Bahkan mungkin banyak yang belum tahu pencetak satu-satunya gol Italia, Matteo Pessina, yang bermain untuk Atalanta.
Gaetano Castrovilli, Francesco Acerbi, dan Giacomo Raspadori juga pasti tidak diketahui oleh sebagian pecinta sepak bola Meski demikian, Italia tetap menang. Mereka nampak sudah memahami pola permainan yang diinginkan Mancini.
"Penting bahwa identitas tim tetap sama, karena mengganti tiga atau empat pemain seharusnya tidak memberikan perbedaan. Mereka semua tahu apa yang harus dilakukan dan hasil akhir tidak berubah," ujar Mancini kepada RAI Sport.
"Mereka membuktikan bahwa semua pemain adalah pilihan utama. Menang tidak benar-benar diperlukan, yang di mana itu membuatnya sulit dari segi mentalitas, namun kami tetap berjuang demi kemenangan," lanjutnya.
Penampilan yang Memuaskan
Mancini nampak puas dengan performa anak asuhnya pada malam kemarin. Dan bisa menjadi lebih gembira andaikata mereka mampu menghasilkan lebih banyak gol.
"Kami tidak bisa melakukan yang lebih baik dari ini, kecuali mungkin mencetak lebih banyak gol. Itu tidak mudah, cuacanya benar-benar panas dan ini adalah pertandingan yang sangat mengandalkan fisik, jadi para pemain bermain apik," tutupnya.
Sekarang Italia hanya perlu menunggu calon lawannya di babak 16 besar nanti. Menurut catatan, mereka akan bertemu dengan runner-up Grup C di Wembley Stadium pada Minggu (27/6/2021) mendatang.
(Rai Sport - via Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
Bola Indonesia 4 Maret 2026, 13:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25












