'Egois, Balotelli Layak Ditampar'
Editor Bolanet | 4 Juli 2012 22:00
- Mario Balotelli memang pemain yang penuh dengan kontroversi. Di satu sisi, kemampuannya di lapangan sangat bagus meskipun usianya masih terhitung sangat muda. Tapi di sisi lain, Balotelli juga tak bosan membuat masalah.
Balotelli sempat menjadi pahlawan saat menaklukkan Jerman dengan dua golnya. Namun ternyata hal itu tak cukup untuk membuat Paolo Di Canio terkesan.
Manajer Swindon yang juga berasal dari Italia ini berharap agar Cesare Prandelli memberikan pelajaran buat si bengal Balotelli. Mario Balotelli itu anak yang egois. Dia layak dapat banyak tamparan, ucap Di Canio kepada Sky Sports 24.
Saat melawan , Balotelli melakukan dua hal baik dengan mencetak dua gol. Tapi pada akhirnya saya hanya melihat seorang pemain yang hanya ingin merayakan golnya. Balotelli tidak bermain untuk tim, hanya untuk dirinya sendiri saja.
Di Canio juga memberi sedikit saran untuk Prandelli. Balotelli adalah orang yang egois, dia berpikir bahwa seluruh dunia harus mendukungnya. Untuk pemain muda yang seperti itu, dia lebih pantas dapat tamparan ketimbang tepukan di pundak dari Prandelli.
Di Canio mengakhiri dengan memuji penampilan Antonio Cassano. Dia menyebut Cassano adalah pemain kunci bagi Azzurri yang bisa mencapai final. Cassano sangat penting. Dia memimpin Italia ke final. (gl/hsw)
Balotelli sempat menjadi pahlawan saat menaklukkan Jerman dengan dua golnya. Namun ternyata hal itu tak cukup untuk membuat Paolo Di Canio terkesan.
Manajer Swindon yang juga berasal dari Italia ini berharap agar Cesare Prandelli memberikan pelajaran buat si bengal Balotelli. Mario Balotelli itu anak yang egois. Dia layak dapat banyak tamparan, ucap Di Canio kepada Sky Sports 24.
Saat melawan , Balotelli melakukan dua hal baik dengan mencetak dua gol. Tapi pada akhirnya saya hanya melihat seorang pemain yang hanya ingin merayakan golnya. Balotelli tidak bermain untuk tim, hanya untuk dirinya sendiri saja.
Di Canio juga memberi sedikit saran untuk Prandelli. Balotelli adalah orang yang egois, dia berpikir bahwa seluruh dunia harus mendukungnya. Untuk pemain muda yang seperti itu, dia lebih pantas dapat tamparan ketimbang tepukan di pundak dari Prandelli.
Di Canio mengakhiri dengan memuji penampilan Antonio Cassano. Dia menyebut Cassano adalah pemain kunci bagi Azzurri yang bisa mencapai final. Cassano sangat penting. Dia memimpin Italia ke final. (gl/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
-
Ngeri! Skuad Jerman Melihat Ular Berbisa di Kamp Latihan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 09:48
-
5 Angka Penting dari Pesta Gol Jerman atas Curacao
Piala Dunia 15 Juni 2026, 15:15
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Inggris vs Ghana di Piala Dunia 2026, Rabu 24 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 23:00
-
Trump Bakal Hadir di Final Piala Dunia 2026, Serahkan Trofi Juara
Piala Dunia 23 Juni 2026, 22:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











