Ngeri! Skuad Jerman Melihat Ular Berbisa di Kamp Latihan Piala Dunia 2026

Ngeri! Skuad Jerman Melihat Ular Berbisa di Kamp Latihan Piala Dunia 2026
Pemain Jerman, Jamal Musiala merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 melawan Curacao, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Eric Smith

Bola.net - Persiapan Timnas Jerman untuk menghadapi Piala Dunia kali ini ternyata tidak hanya berkutat pada strategi, kondisi fisik pemain, atau analisis kekuatan lawan. Die Mannschaft justru harus menghadapi tantangan tak biasa di luar lapangan: ancaman ular berbisa di sekitar kamp latihan mereka.

Kapten Jerman, Joshua Kimmich, mengungkapkan kekhawatirannya setelah dirinya dan sejumlah rekan setim dikabarkan melihat seekor ular copperhead di area kamp latihan mereka di Winston-Salem, North Carolina, Amerika Serikat. Copperhead dikenal sebagai salah satu spesies ular berbisa yang cukup umum ditemukan di wilayah tersebut.

Menurut Kimmich, para pemain telah mendapat peringatan bahwa ular tersebut berbahaya dan gigitan yang ditimbulkan bisa berakibat serius.

"Kami melihat seekor ular kemarin dan diberi tahu bahwa ular itu berbisa. Jika tergigit, Anda harus pergi ke rumah sakit," ujar Kimmich.

Skuad Jerman Berhati-hati

Skuad Jerman Berhati-hati

Selebrasi Kai Havertz bersama pemain Jerman usai mencetak gol ke gawang Curacao di Piala Dunia 2026, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Eric Gay

Meski tidak dianggap mematikan dalam sebagian besar kasus, pemain Bayern Munich itu mengakui keberadaan ular tersebut membuat para pemain lebih waspada saat beraktivitas di sekitar area latihan.

"Saya tidak berpikir Anda akan meninggal jika tergigit, tetapi jelas berbahaya. Saya merasa jika Anda tanpa sengaja menginjak ular seperti itu, akibatnya bisa buruk," lanjutnya.

Kondisi tersebut membuat para pemain Jerman harus lebih berhati-hati dibanding saat bermain di negara asal mereka. Kimmich bahkan mengaku tidak terbiasa dengan keberadaan satwa liar yang berpotensi membahayakan seperti di Amerika Serikat.

"Itulah mengapa kami berusaha menjaga jarak dari hewan-hewan di sini. Saya menghormati masyarakat setempat yang hidup berdampingan dengan kondisi ini. Di Jerman, saya merasa tidak banyak hewan berbahaya seperti itu," katanya.

Bukan Hanya Jerman

Bukan Hanya Jerman

Pemain Swiss merayakan gol Breel Embolo dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Qatar, Minggu (14/6/2026). (c) AP PhotoEakin Howard

Kekhawatiran terhadap satwa liar ternyata juga dirasakan tim peserta lainnya. Timnas Swiss dilaporkan sampai menandai salah satu area di kamp mereka di San Diego sebagai "zona ular" demi meningkatkan kewaspadaan para pemain dan staf selama turnamen berlangsung.

Sementara itu, Timnas Norwegia yang juga bermarkas di North Carolina turut menghadapi situasi serupa. Situs resmi Kota Greensboro bahkan menyebut bahwa ular copperhead sangat umum ditemukan di wilayah tersebut.

Kabar itu jelas tidak disambut antusias oleh kapten Norwegia, Kristian Thorstvedt.

"Saya sama sekali tidak senang mendengar itu," ujar Thorstvedt saat diberi tahu mengenai keberadaan ular berbisa di sekitar lokasi timnya.

Fokus Persiapan Terganggu

Fokus Persiapan Terganggu

Starting XI Jerman saat melawan Curacao di Piala Dunia 2026 Grup E, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Eric Gay

Bagi Kimmich, keberadaan ular berbisa menjadi distraksi yang tidak pernah ia bayangkan saat datang ke ajang sepak bola terbesar di dunia. Menurutnya, para pemain kini tidak hanya memikirkan pertandingan, tetapi juga harus memperhatikan setiap langkah yang mereka ambil.

"Begitu Anda mengetahui jenis ularnya dan apa yang bisa terjadi jika tergigit, hal itu tidak lagi terasa lucu," kata Kimmich.

"Kami datang ke sini untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen sepak bola terbesar di dunia, tetapi sekarang para pemain justru melihat ke tanah sebelum setiap langkah yang mereka ambil."

Situasi unik ini menjadi warna tersendiri dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Di tengah persaingan ketat antartim nasional, para pemain ternyata juga harus beradaptasi dengan lingkungan baru yang menghadirkan tantangan di luar sepak bola.