Euro 1972: Awal yang Manis bagi Jerman Di Ajang Euro
Editor Bolanet | 21 April 2016 10:27
Akan tetapi di setiap edisi Euro, selalu ada negara-negara baru yang menjalani debut pertama mereka di ajang empat tahunan ini, seperti contoh pada Euro 2016 nanti Wales akan melakoni turnamen Euro perdana mereka. Semua tim debutan di Euro berharap mampu menjadi kejutan di event sepakbola terakbar di benua biru tersebut, namun momen debut termanis yang bisa dirasakan sebuah negara tidak akan semanis Debut Jerman (pada saat itu Jerman Barat) yang melakoni debutnya di Euro pada tahun 1972.
Pada pertengahan abad 20 hingga hari ini, Jerman selalu diperhitungkan sebagai salah satu negara adikuasa dalam urusan sepakbola. Diperkuat oleh pemain-pemain terbaik di dunia setiap tahunnya membuat Juara Piala Dunia 2014 ini selalu disegani setiap tahunnya. Namun di kancah sepakbola Eropa, mereka baru bisa menunjukkan taji mereka pada ajang Euro 1972, setelah pada tiga edisi Euro sebelumnya mereka tidak turut serta.
Pada babak kualifikasi Euro 1972, mereka berada satu grup dengan Polandia, Turki dan Albania. Namun tim besutan Helmut Schon tidak kesulitan untuk lolos ke putaran final dengan mengumpulkan enam laga tanpa kekalahan dengan rincian empat laga menang dan dua laga seri. Di putaran final, mereka sudah ditunggu oleh sang tuan rumah .
Pada pertandingan yang digelar di Bosuilstadion, Antwerp tersebut Der Panzer langsung tancap gas di mana tuan rumah harus bertekuk lutut setelah mereka hanya mampu membalas brace Gerd Mullerr dengan gol Odilon Polleunis di menit 83. Kemenangan tersebut membawa Der Panzer ke babak final, di mana mereka sudah ditunggu Uni Soviet yang mengalahkan Hungaria di babak semi final.
Melawan Uni Soviet yang notabene mantan juara Euro edisi perdana dan runner up Euro kedua, Jerman tidak begitu diunggulkan. Namun anak asuh Helmut Schon tampil dominan dan membantai sang mantan juara tersebut dengan skor 3-0. Gerd Muller pada laga ini kembali mencetak Brace sebelum Herbert Wimmer mengunci kemenangan Der Panzer kontra Uni Soviet.
Setelah keberhasilan Jerman Barat meraih gelar juara di musim debutnya, tidak ada negara lain yang mampu mengulangi pencapaian tersebut hingga hari ini.[initial]
Baca Juga:
- Kisah Tragis Prancis di Euro 1988
- Euro 1996: Debut Spektakuler Kroasia di Euro
- Flashback Euro 2000: Pembantaian Terbesar Sepanjang Sejarah Euro
- Flashback Euro 1992: Balas Dendam Sempurna Belanda
- Flashback Euro 2012: Voli Roket Sami Khedira Hancurkan Yunani
- Flashback Euro 2004: Saat Rui Costa Beri Nafas Kehidupan Pada Portgual
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waduh! Punya Senjata Ilegal, Karim Adeyemi Kena Penalti Rp8,7 Miliar
Bolatainment 18 November 2025, 12:50
-
Jerman vs Slovakia: Kenapa Aleksandar Pavlovic Ditarik Keluar, Cedera?
Piala Dunia 18 November 2025, 09:24
LATEST UPDATE
-
Situasi Sudah Genting! Chelsea Mungkin Tidak Main di UCL Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2026, 16:15
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59










