Euro 1992: Sensasi Penyerang Muda Ajax Amsterdam, Dennis Bergkamp
Editor Bolanet | 2 Mei 2016 12:11
Meski namanya lebih dikenal saat membela Arsenal, namun perjalanan karir Bergkamp tidak bisa dilepaskan dari klub asal Belanda, Ajax Amsterdam. Berkamp adalah salah satu produk asli akademi Ajax, di mana ia bergabung dengan tim muda Ajax saat ia masih berusia 11 tahun. Saat ia masih berusia 17 tahun, ia mendapat kepercayaan manajer Ajax saat itu, Johan Cruyff untuk promosi ke tim utama. Bergkamp memanfaatkan peluang ini dengan baik, di mana pada musim pertamanya ia hanya mampu membuat 2 gol dari 14 penampilan dan lima tahun berselang ia mampu membuat 25 gol dari 33 pertandingan.
Ketajaman Bergkamp muda mendapat perhatian dari pelatih Timnas Belanda saat itu, Rinus Michel yang baru menggantikan Beenhaker. Alhasil pada tahun 1990 Berkamp mendapat debut pertamanya di timnas Belanda dan masuk kedalam skuat Belanda dalam kualifikasi Euro 1992. Selama babak kualifikasi berlangusung, Bergkamp yang tampil menjadi tandem Marco van Basten tampil apik dengan mencetak 4 gol sehingga membawa Belanda menjadi juara grup 6 babak kualifikasi Euro 1992.
Di turnamen utama Euro 1992, Bergkamp masih menjadi pilihan utama Rinus Michel untuk memperkuat lini serang De Oranje pada turnamen empat tahunan tersebut. Tergabung di grup 2 bersama dengan Jerman, Skotlandia, dan CIS, Bergkamp memberikan perkenalan yang mengesankan saat ia mencetak gol kemenangan Belanda atas Skotlandia pada pertandingan pertama Euro 1992. Ia juga kembali mencetak gol saat Belanda menang atas Jerman di pertandingan terakhir Grup 2 sehingga Belanda keluar sebagai juara Grup 2 dan melenggang ke semi final.
Di partai semifinal, Belanda berhadapan dengan calon juara Euro 1992, Denmark. Bergkamp berkontribusi cukup besar pada laga ini saat ia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah Belanda tertinggal dahulu melalui gol Henrik Larsen. Namun sayang usaha Bergkamp tersebut bisa dikatakan sia-sia, karena pada babak adu penalti Belanda harus mengakui ketangguhan Denmark, khususnya sang kiper Peter Schmeichel yang berhasil menggagalkan penalti Marco van Basten.
Meski gagal di partai semi final, namun kemampuan Dennis Bergkamp mendapat pengakuan dari dunia Internasional. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan sepatu emas yang ia raih di Euro 1992 bersama dengan Tomas Brolin (Swedia), Henrik Larsen (Denmark) dan Karl-Heinz Riedle (Jerman). Ia juga masuk dalam Euro 1992 Team of The Tournament, bersanding dengan seniornya Marco van Basten di posisi penyerang terbaik Euro 1992.
Seusai Euro 1992, Bergkamp tetap tampil mengkilap bersama Ajax Amsterdam, di mana ia membuat total 33 gol dari 40 penampilan bersama De Gondenzonen di semua kompetisi. Pada akhir musim 1992/1993 ia memutuskan untuk pindah ke Inter Milan, di mana karirnya sempat meredup karena masalah cedera sebelum ia dilepas ke Arsenal pada tahun 1996, di mana ia mencapai puncak karirnya sebagai pesepakbola.[initial]
Baca Juga:
- Henrik Larsen, Pemain Cadangan Yang Jadi Top Scorer Euro 1992
- Tomas Brolin, Bintang Cerah Swedia Yang Meredup Karena Ketidaksabaran
- Andy Roxburgh, Sang Pengangkat Derajat Skotlandia
- Igor Dobrovolski, Pemain Yang Pernah Memperkuat 3 Negara di Ajang Euro
- Robbie Keane, Predator Spesialis Kualifikasi Euro
- Inilah Pencetak Gol Tertua Euro Sepanjang Masa
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:03
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





